Gara-gara Pencet Jerawat, Wanita Ini Alami Infeksi Hingga Wajah Membengkak

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 24 Jun 2018 14:15 WIB
Foto: dok. Facebook Foto: dok. Facebook

Jakarta - Pakar kecantikan sudah sering mewanti-wanti untuk tidak memencet jerawat. Sayangnya hal ini sulit kadang dihindari karena ulah tangan yang iseng hingga ketidaksengajaan. Apapun alasannya, memencet jerawat sebaiknya benar-benar tidak dilakukan. Apalagi jika letaknya di sekitar hidung. Jangan sampai Anda merasakan penderita seperti wanita ini.

Seorang wanita bernama Hannah Torres berbagi cerita di Facebook mengenai penderitaannya setelah memencet jerawat. Meski dilakukan secara tidak sengaja, ia tak menyangka jika hal tersebut bisa berakibat fatal. Hannah mengalami infeksi yang menyebabkannya jatuh sakit dan wajah membengkak.

Gara-gara Pencet Jerawat, Wanita Ini Alami Infeksi Hingga Wajah MembengkakFoto: dok. Facebook

Baca Juga: Bikin Gemas, Ada Produk Mainan Pencet Jerawat

Sebenarnya sejak awal wanita asal Filipina itu sudah mengetahui bahwa jerawat di bagian dalam hidung tersebut tak seharusnya disentuh meski mengganggu. Namun sialnya suatu hari jerawat tersebut tidak sengaja terpencet karena seorang teman. Keesokan harinya, Hannah terkejut menemukan mulutnya bengkak.

Masih berlanjut hingga dua hari kemudian, ia memeriksakan diri ke dokter. Hannah pun diberikan beberapa obat antibiotik dan diminta untuk tidak kerja selama lima hari.

Baca Juga: Viral, Video Dokter Kulit Pencet Jerawat 'Tanduk Unicorn' di Dahi Pasien

Sayangnya hingga empat hari kemudian kondisi Hannah belum membaik. Ia malah menemukan matanya bengkak dan tubuhnya terasa sakit dan lemah. Hannah lalu memeriksakan diri ke dokter kulit dan diberi tiga jenis obat, salah satunya steroid. Ternyata infeksi Hannah sudah parah sehingga antibiotik tidak mempan mengobatinya.

Hannah pun harus istirahat selama seminggu karena jerawat yang terpencet itu. Ia pun membagi kisah ini di media sosial dan berharap agar orang lain menghentikan kebiasaan memencet jerawat agar tidak mengalami kejadian serupa.
(ami/kik)