Laporan dari Bangkok
Langsing dan Awet Muda dengan Terapi Gas Super Dingin Favorit Artis Dunia
Eny Kartikawati - wolipop
Sabtu, 05 Mei 2018 11:41 WIB
Bangkok
-
Demi langsing dan awet muda, wanita bisa melakukan apa saja. Termasuk masuk ke pendingin bersuhu minus 110 derajat, terapi yang jadi favorit artis dunia.
Wolipop berkesempatan mencoba perawatan gas dingin yang dikenal dengan nama cryotherapy ini dalam kunjungan ke Bangkok, Thailand bersama tim dari Tourism Authority of Thailand. Adalah pusat klinik kecantikan APEX Medical Center yang menawarkan terapi gas dingin ini dengan nama Ice Lab.
Sudah setahun Ice Lab hadir di APEX Medical Center dan langsung menjadi favorit oleh para pecinta olahraga. Ya, selain bisa membantu membakar kalori dan meningkatkan produksi kolagen, terapi gas super dingin ini juga bisa meningkatkan kemampuan fungsi metabolisme pada otot tubuh dan mengurangi inflamasi pada otot dan persendian.
Para atlet sepakbola yang menjalani cryotherapy ini membuat performa mereka saat bermain menjadi lebih baik, terutama untuk atlet yang cidera. Aktor Daniel Craig pun menjalani terapi ini saat mempersiapkan diri untuk syuting film James Bond, Skyfall. Jennifer Aniston dan Lindsay Lohan juga pernah mencoba terapi gas dingin ini.
Bagi kamu yang tertarik menjalani cryotherapy di APEX Medical Center, sebelum menjalani perawatan Ice Lab, akan diminta mengisi data diri dan syarat dan ketentuan yang ada. Mereka yang tidak disarankan melakukan perawatan ini di antaranya penderita sakit jantung, tekanan darah tinggi, takut akan ruangan tertutup, penderita anemia parah, dan alergi dingin.
Baca Juga: Mengenal Cryotherapy, Terapi Gas Dingin yang Kencangkan Kulit & Bakar Kalori
Setelahnya kamu akan diukur tekanan darahnya, diminta berganti pakaian dan melepas semua perhiasan hingga jam tangan. Untuk masuk ke dalam Ice Lab harus menggunakan busana yang telah disediakan yaitu celana pendek dan sports bra untuk wanita, sedangkan prianya hanya celana pendek. Perlengkapan pendukung lainnya adalah kaus kaki, sneakers, sarung tangan, headband dan masker mulut. Semua perlengkapan tersebut harus dipakai saat berada di dalam Ice Lab.
Ice Lab yang berada di APEX Medical Center terdiri dari tiga ruangan yang memiliki suhu dingin berbeda-beda. Ruangan pertama suhunya minus 10 derajat celcius, ruangan kedua minus 60 derajat celcius dan ruangan ketiga minus 110 derajat celcius. Semua ruangan tersebut dihubungkan dengan pintu yang terkoneksi.
Bagi yang pertamakali melakukan terapi gas dingin ini, akan didampingi oleh tim dari APEX Medical Center saat berada di dalam. Satu tim APEX lainnya juga akan berada di luar untuk memberikan instruksi melalui pengeras suara kapan harus berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Baca Juga: 4 Perawatan Kecantikan Selebriti yang Bisa Berbahaya untuk Kesehatan
Setelah kamu siap, kamu akan diminta masuk ke ruangan pertama yang memiliki suhu minus 10 derajat celcius. Saat Wolipop mencobanya, berada di dalam ruangan ini rasa dingin yang keluar masih dapat ditolerir. Apalagi kita diminta menggerak-gerakkan anggota tubuh, tapi jangan terlalu ekstrem.
Kurang lebih satu menit berada di ruangan pertama, kamu akab diminta pindah ke ruangan kedua yang suhunya lebih dingin, minus 60 derajat celcius. Rasa dingin cukup menusuk dan kulit mulai terasa baal. Dan satu menit kemudian, tibalah waktunya masuk ke ruangan ketiga yang suhunya paling dingin minus 110 derajat. Dinginnya ruangan tersebut sudah terasa sejak pintu penghubung antar ruangan dibuka. Ketika masuk ke dalam ruangan ketiga ini kulit rasanya seperti ditusuk-tusuk, namun kamu harus tetap bergerak agar tubuh tidak kaku. Dan karena waktu yang dihabiskan di dalam ruangan ketiga ini hanya kurang lebih satu menit, tubuh mampu mengatasi rasa dingin menusuk yang dirasakan.
Dan menurut Director of Sales and Marketing APEX Medical Center Denjai Mukdapludthikul, ketika masuk ke dalam ruangan bersuhu minus 110 derajat celcius, tubuh akan bereaksi mengirimkan sinyal ke sistem syaraf seolah mengatakan bahwa tubuh berada dalam kondisi kritis. Saat hal itu terjadi tubuh akan mengaktifkan sistem imunitas yang ada di dalam. Akhirnya sirkulasi darah akan meningkat dan tubuh memproduksi hormon endorfins serta serotonin (penghilang rasa sakit alami). Hal-hal yang terjadi pada tubuh inilah yang membuat terapi di ruangan super dingin bisa menyehatkan.
Bagi kamu yang tertarik mencoba Ice Lab ini biaya untuk satu sesi terapi dalam sehari adalah 5.000 Bath atau sekitar Rp 2 jutaan. Biasanya orang yang membeli sesi one day pass ini adalah mereka yang akan menjalani maraton atau olahraga berat lainnya. Sebelum menjalani maraton bisa masuk ke dalam Ice Lab dan setelah selesai dapat kembali lagi ke dalam ruangan dingin tersebut untuk pemulihan.
(eny/ami)
Wolipop berkesempatan mencoba perawatan gas dingin yang dikenal dengan nama cryotherapy ini dalam kunjungan ke Bangkok, Thailand bersama tim dari Tourism Authority of Thailand. Adalah pusat klinik kecantikan APEX Medical Center yang menawarkan terapi gas dingin ini dengan nama Ice Lab.
Sudah setahun Ice Lab hadir di APEX Medical Center dan langsung menjadi favorit oleh para pecinta olahraga. Ya, selain bisa membantu membakar kalori dan meningkatkan produksi kolagen, terapi gas super dingin ini juga bisa meningkatkan kemampuan fungsi metabolisme pada otot tubuh dan mengurangi inflamasi pada otot dan persendian.
Foto: Eny Kartikawati/Wolipop |
Bagi kamu yang tertarik menjalani cryotherapy di APEX Medical Center, sebelum menjalani perawatan Ice Lab, akan diminta mengisi data diri dan syarat dan ketentuan yang ada. Mereka yang tidak disarankan melakukan perawatan ini di antaranya penderita sakit jantung, tekanan darah tinggi, takut akan ruangan tertutup, penderita anemia parah, dan alergi dingin.
Baca Juga: Mengenal Cryotherapy, Terapi Gas Dingin yang Kencangkan Kulit & Bakar Kalori
Setelahnya kamu akan diukur tekanan darahnya, diminta berganti pakaian dan melepas semua perhiasan hingga jam tangan. Untuk masuk ke dalam Ice Lab harus menggunakan busana yang telah disediakan yaitu celana pendek dan sports bra untuk wanita, sedangkan prianya hanya celana pendek. Perlengkapan pendukung lainnya adalah kaus kaki, sneakers, sarung tangan, headband dan masker mulut. Semua perlengkapan tersebut harus dipakai saat berada di dalam Ice Lab.
Foto: Eny Kartikawati/Wolipop |
Bagi yang pertamakali melakukan terapi gas dingin ini, akan didampingi oleh tim dari APEX Medical Center saat berada di dalam. Satu tim APEX lainnya juga akan berada di luar untuk memberikan instruksi melalui pengeras suara kapan harus berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Baca Juga: 4 Perawatan Kecantikan Selebriti yang Bisa Berbahaya untuk Kesehatan
Setelah kamu siap, kamu akan diminta masuk ke ruangan pertama yang memiliki suhu minus 10 derajat celcius. Saat Wolipop mencobanya, berada di dalam ruangan ini rasa dingin yang keluar masih dapat ditolerir. Apalagi kita diminta menggerak-gerakkan anggota tubuh, tapi jangan terlalu ekstrem.
Kurang lebih satu menit berada di ruangan pertama, kamu akab diminta pindah ke ruangan kedua yang suhunya lebih dingin, minus 60 derajat celcius. Rasa dingin cukup menusuk dan kulit mulai terasa baal. Dan satu menit kemudian, tibalah waktunya masuk ke ruangan ketiga yang suhunya paling dingin minus 110 derajat. Dinginnya ruangan tersebut sudah terasa sejak pintu penghubung antar ruangan dibuka. Ketika masuk ke dalam ruangan ketiga ini kulit rasanya seperti ditusuk-tusuk, namun kamu harus tetap bergerak agar tubuh tidak kaku. Dan karena waktu yang dihabiskan di dalam ruangan ketiga ini hanya kurang lebih satu menit, tubuh mampu mengatasi rasa dingin menusuk yang dirasakan.
Foto: Eny Kartikawati/Wolipop |
Bagi kamu yang tertarik mencoba Ice Lab ini biaya untuk satu sesi terapi dalam sehari adalah 5.000 Bath atau sekitar Rp 2 jutaan. Biasanya orang yang membeli sesi one day pass ini adalah mereka yang akan menjalani maraton atau olahraga berat lainnya. Sebelum menjalani maraton bisa masuk ke dalam Ice Lab dan setelah selesai dapat kembali lagi ke dalam ruangan dingin tersebut untuk pemulihan.
(eny/ami)
Elektronik & Gadget
iPad Generasi ke-11, Tablet Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari
Fashion
Converse Chuck 70 Purple/Blue, Sepatu Stylish untuk Gaya Kasual
Olahraga
Tecnifibre WALL MASTER 365, Raket Padel Stabil untuk Rally Cepat
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut Berkilau Saat Mudik Lebaran dengan MO.RA Keratin Intensive Hair Repair Mask!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Cara Reapply Sunscreen Saat Mudik, Makeup Tetap Rapi
Serum Microneedling Viral di TikTok, Dokter Ungkap Risikonya
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
Rambut Kering dan Bercabang? Coba 6 Cara Merawat Kulit Kepala Ini
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
Most Popular
1
Pakai Gaun Armani, Gaya 'Berisiko' Gwyneth Paltrow di Oscar Tuai Kontroversi
2
Penampilan Perdana Nicole Kidman di Oscars Setelah Cerai, Pakai Gaun Dramatis
3
5 Pasangan Drama China Paling Populer, Chemistry-nya Bikin Baper
4
Pertama Kali, Leonardo DiCaprio Ajak Vittoria Ceretti ke Oscars
5
Cinlok Hingga Menikah, Tiffany SNSD Ungkap Cara Byun Yo Han PDKT
MOST COMMENTED












































Foto: Eny Kartikawati/Wolipop
Foto: Eny Kartikawati/Wolipop
Foto: Eny Kartikawati/Wolipop