Ngeri! Cara Orang Zaman Dulu Perawatan Supaya Jadi Cantik

Hestianingsih - wolipop Rabu, 25 Apr 2018 19:31 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa

Jakarta - Sejak dulu wanita ingin selalu terlihat cantik dan menarik. Ada yang mengikuti tren kecantikan terkini sampai melakukan hal-hal ekstrem yang membahayakan diri.

Dari era Elizabeth I berkuasa pun, wanita maupun pria rela memakai bahan-bahan berbahaya agar dilihat orang dengan penampilan terbaiknya. Ini tren kecantikan paling berbahaya yang pernah tercipta.

1. Cat Wajah Mengandung Timbal

Foto: Dok. The Vintage News

Ratu Elizabeth I terkenal dengan wajah sangat putih dan pucat, dengan bibir berwarna merah. Pada masa itu, kulit putih pucat memang jadi tren yang digandrungi banyak wanita.

Makin putih kulit seseorang, maka makin memperlihatkan simbol kekayaan dan kecantikan. Sementara wanita yang kulitnya lebih gelap dianggap berasal dari kelas sosial yang rendah.

Untuk mendapatkan tampilan kulit putih, banyak orang mewarnai kulitnya dengan cat wajah yang beracun dan bisa merusak kulit. Cat tersebut tinggi kandungan timbal, logam beracun yang bisa mengakibatkan sakit kepala, kerontokan rambut, sakit perut, gigi keropos dan membusuk, lumpuh bahkan kematian.

2. Wig dari Rambut Kuda
Foto: Dok. The Vintage News

Seperti dikutip dari The Vintage News, Raja Louis XIII disebut-sebut jadi tokoh yang yang memulai tren kecantikan berbahaya ini. Pada era 1784, rambut panjang dijadikan sebagai simbol status keningratan baik untuk pria maupun wanita. Jadi saat Raja Prancis itu mengalami kebotakan, dia memutuskan untuk memakai wig yang kemudian jadi tren di seantero Eropa.

Sebagian besar wig terbuat dari rambut kuda dan kambing. Sebelum digunakan, wig di-wax, diberi parfum dan dibedaki. Tapi tidak pernah dicuci sehingga jadi tempat bersarangnya kutu bahkan tikus. Hii!

Anehnya, wig tersebut masih menjadi simbol kalangan kelas atas dan bertahan sampai akhir abad 19. Wig dengan model yang sama masih dipakai oleh sejumlah hakim dan pengacara di Inggris dan Australia sebagai representasi monarki.

3. Makeup Radioaktif
Foto: Dok. The Vintage News

Marie Curie menemukan radium (sejenis unsur kimia berwarna putih bersih) pada 1898. Setelah penemuan, unsur kimia ini langsung jadi populer dan banyak digunakan industri kosmetik pada masa itu.

Perawatan kecantikan menggunakan radioaktif ini pun jadi hal biasa di Prancis. Salah satu brand yang memakai bahan kimia ini adalah Thoradia. Mereka meluncurkan produk berbasis thorium chloride dan radium mulai dari parfum, krim, bedak wajah, sampai lipstik. Lalu di Inggris, radium dipakai untuk membuat krim malam, bedak padat, talk, tonik rambut dan sabun mandi.

Radium awalnya diandalkan untuk mempercantik kulit manusia. Tapi karena kandungan radioaktif yang tinggi, pemakaian kosmetik mengandung radium menyebabkan muntah-muntah, anemia, pendarahan dalam bahkan kanker.
(hst/hst)