Gara-gara Kendall Jenner Jarang Pakai Bra, Operasi Puting Jadi Tren

Hestianingsih - wolipop Selasa, 17 Apr 2018 19:31 WIB
Kendall Jenner. Foto: Getty Images Kendall Jenner. Foto: Getty Images

New York City - Kendall Jenner kerap terlihat tampil tanpa mengenakan bra. Pada beberapa kesempatan saat memakai baju transparan atau berbahan tipis, puting model 22 tahun ini pun terlihat jelas.

Gaya busana Kendall Jenner yang memperlihatkan puting payudara ternyata membuat banyak wanita tergoda melakukan operasi. Prosedur kecantikan apa yang dimaksud? Tidak lain dan tidak bukan, prosedur agar puting payudara lebih menonjol.

Sebuah video yang ditayangkan New York Post memperlihatkan wawancara dengan sejumlah wanita yang menjadi pasien pembesaran puting payudara, di sebuah klinik di New York City. Rata-rata menyukai tampilan puting menonjol di balik baju yang menurutnya seksi.

"Aku suka Kendall Jenner, dan aku suka ketika dia tak pakai bra. Kamu tidak bisa lihat putingnya, tapi bisa lihat tonjolannya. Menurutku itu sangat seksi dan feminin," ujar seorang pasien dalam video wawancara tersebut.
Gara-gara Kendall Jenner Jarang Pakai Bra, Operasi Puting Jadi TrenKendall Jenner. Foto: Getty Images

Pasien wanita berusia 28 tahun itu juga mengatakan, puting yang menonjol akan terlihat keren. Maka dari itu dia ingin melakukan perawatan agar putingnya lebih menonjol.

Seperti dikutip dari Allure, dokter bedah plastik Norman Rowe biasanya akan menggunakan teknik suntik filler untuk membuat puting payudara pasiennya lebih menonjol. Suntik filler berisi hyaluronic acid akan menambah volume pada puting sehingga menciptakan siluet yang lebih jelas ketika seseorang mengenakan pakaian tanpa bra.

"Aku sudah bertahun-tahun melakukan ini pada pasien wanita maupun pria. Baru-baru ini jadi populer di kalanhan pasien yang menginginkan putingnya seperti selebriti favoritnya," kata Norman Rowe.
Gara-gara Kendall Jenner Jarang Pakai Bra, Operasi Puting Jadi TrenKendall Jenner. Foto: Getty Images

Tidak hanya membesarkan puting, dokter Norman juga mengungkapkan kalau dia pernah menangani pasien yang ingin areola (pinggiran puting yang berwarna cokelat) putingnya lebih kecil. Ada pula yang justru ingin mengecilkan putingnya.

"Puting lebih besar, areola lebih besar, mengubah warna dan/atau bentuk areola, atau kombinasi keduanya," jelas Norman.

Biaya untuk suntik filler pada puting mulai dari USD 700 atau Rp 9,6 jutaan, dan biasanya prosedur dilakukan selama 30 menit. Sekali suntik hasilnya bisa bertahan hingga dua tahun.

Peningkatan permintaan prosedur kecantikan untuk mengubah bentuk puting
juga diamini Darren M. Smith, dokter bedah plastik lainnya yang berbasis di New York City. Menurutnya banyak pasien yang menginginkan putingnya terlihat, layaknya sejumlah selebriti.

Berbeda dengan Norman, Darren tidak memilih suntik filler, tapi pemasangan implan. Menurutnya memasang implan untuk membesarkan atau lebih menonjolkan puting lebih aman ketimbang filler.
Gara-gara Kendall Jenner Jarang Pakai Bra, Operasi Puting Jadi TrenKendall Jenner. Foto: Getty Images

"Aku biasanya menyarankan pasang implan karena kita jadi lebih bisa mengontrol prosedur yang dilakukan pada bagian sensitif pada anatomi tubuh manusia ini. Puting merupakan struktur yang sangat sensitif dan memiliki banyak syaraf pusat sebagai stimulasi dan untuk kebutuhan menyusui," kata Darren.

Menurutnya, menyuntikkan filler berisiko merusak struktur jaringan pada puting. Filler bisa saja menyumbat saluran air susu atau menghambat suplai darah ke puting.

"Akibarnya bisa mengganggu proses menyusui, sensasi, atau bahkan merusak puting," pungkasnya.
(hst/hst)