Cerita 5 Wanita yang Gagal Tato & Sulam Alis Hingga Hasilnya Tak Keruan
Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 28 Mar 2018 19:32 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Foto: dok. Facebook
Jakarta -
Alis yang 'on fleek' sangat didambakan wanita hingga tak jarang mereka menempuh jalan dengan melakukan tato dan sulam alis. Tak ada yang salah dengan perawatan ini, namun beberapa kasus setelah melakukan prosedur kecantikan alis tersebut malah berdampak fatal. Kegagalan tersebut biasanya terjadi karena dilakukan di salon atau klinik kecantikan yang murah.
Salon atau klinik kecantikan alis yang menawarkan harga miring memang perlu dipertimbangkan lagi, dari segi keamaan maupun kehigienisan produk. Tak jarang mereka menggunakan tinta yang entah aman atau tidak untuk kulit di sekitar alis, belum lagi tahapan prosedur yang belum tentu tepat. Seperti pengalaman empat wanita ini yang mengalami kegagalan tato dan sulam alis hingga hasilnya jadi tak keruan.
1. Alis Lebih dari Dua
Foto: Istimewa
Tengok penampilan Tyne, perawat asal Inggris yang sangat tidak percaya diri dengan bentuk alisnya. Salah satu alisnya ada bentuk yang menumpuk. Hal tersebut hasil dari gagal tato alis. Cerita berawal dari kebiasaannya mencabut alis sejak ia usia 10 tahun hingga alisnya botak. Di usia 15, Tyne melakukan tato alis. Awalnya ia sangat bahagia dengan hasilnya karena akhirnya dia memiliki alis.
Namun, ketika usia 17 tahun ketika rambut-rambut alis naturalnya sudah kembali tumbuh, Tyne syok dengan bentuk alisnya. Ternyata tato alisnya yang dilakukannya dulu salah tempat. Hingga alisnya tampak bertumpuk. Kini ia tengah melakukan perawatan laser untuk menghilangkan tato alisnya.
2. Kulit Alis Berdarah-darah
Foto: Istimewa
Bosan tiap hari harus berdandan dengan pensil alis, wanita ini mencari voucher online untuk dapatkan harga diskon di salon tato alis. Wanita bernama Katharine McPhee asal Australia itu mengaku saat proses tato alis sangat menyakitkan padahal sebelumnya ia pernah melakukan tato di tubuhnya namun tidak sesakit ini.
Katharine menyadari saat prosesnya, kulit di sekitar alisnya digunting untuk memasukkan tinta tato dan rasanya super sakit. Darah sampai mengalir ke telinga dan lehernya. Hasilnya pun tidak memuaskan bahkan ada bekas luka di sekitar alisnya.
3. Bentuk Alis Seperti Siput
Foto: dok. Facebook
Cerita tato alis gagal lainnya adalah Wanita Thailand bernama Kanyarat Dew Chaichan. Baru-baru ini, ia jadi viral karena bentuk alisnya yang tak keruan hingga mirip siput. Kanyarat pun harus menanggung malu karena alis super tebalnya itu. Untungnya, ada ahli alis yang mau memperbaiki alis Kanyarat secara gratis. Namun perawatan penghilangan tato alis tersebut tak bisa sekali butuh waktu berkali-kali agar tinta tato benar-benar hilang.
4. Infeksi Parah Setelah Sulam Alis
Foto: Istimewa
Amanda Coats asal Australia berbagi cerita mengenai infeksi parah yang dideritanya setelah microblading atau sulam alis. Berniat untuk mempercantik wajah dengan bentuk alis yang lebih cantik, hal yang mengerikan malah terjadi. Karena prosedur yang tidak tepat, alis Amanda jadi botak. Parahnya lagi hingga merontokkan kulit alisnya. Amanda juga mengalami migrain parah, pembengkakan, dan kebas di daerah alis.
5. Alis Bernanah
Foto: ist.
Polly Smith ingin tampil dengan alis yang lebih tebal. Ia melakukan perrawatan HD treatment yakni perawatan alis waxing dan sulam. Setelah beberapa jam melakukan perawatan, ia merasa gatal pada alisnya yang langsung berubah menjadi merah. Pada keesokan harinya, kondisinya semakin parah. Alis gadis asal Inggris itu menjadi bengkak dan bernanah akibat infeksi yang parah. Setelah dicek ke dokter, ternyata Smith mengalami alergi parah karena tidak cocok dengan cat pewarnaan yang digunakan. Efeknya, ia bisa memiliki bekas luka seumur hidup.