3 Tips Pakai Parfum dengan Tepat dan Tahan Lama
Anggi Mayasari - wolipop
Sabtu, 17 Feb 2018 10:10 WIB
Jakarta
-
Wewangian parfum banyak digunakan oleh sebagian orang untuk tampil menarik dan lebih percaya diri. Tapi, pemakaian yang terlalu berlebihan dan aroma yang sangat kuat justru bisa mengganggu orang lain di sekitar. Lalu, bagaimana penggunaan parfum yang seharusnya?
Ahli parfum dari Firmenich Fragrance House Marina Pryana mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar parfum yang digunakan tak terkesan berlebihan. Berikut hal yang harus dilalukan agar penggunaan parfum juga tak menyebabkan orang lain merasa terganggu.
1. Pemilihan Jenis Aroma
Setiap orang tentu punya selera masing-masing dalam memilih parfum. Tapi, jangan sampai parfum yang kamu pakai itu bisa membuat orang lain di dekatmu merasa terganggu. Untuk itu jenis aroma yang lembut bisa menjadi pilihan karena cenderung memberikan efek kesegaran.
"Berarti harus cari parfumnya yang soft seperti floral dan fruitty. Yang powdery juga atau aroma seperti bedak, kayak white musk dari The Body Shop," ungkap Marina saat ditemui Wolipop usai acara Royale Parfum Collection di Plaza Senayan Arcadia, Jakarta Pusat.
"Kalau yang cowok biasanya yang fresh ya, ada kayu-kayuan aroma woodynya, kalau floral kan biasanya mereka kurang, tapi juga ada yang bisa kombinasi sitrus dengan floral ," tambahnya.
2. Dosis Pemakaian Parfum
Tak perlu terlalu banyak mengenakan parfum. Marina mengungkapkan bahwa dalam hal dosis yang tepat perlu mengetahui jenis parfum yang dipakai.
"Misalnya jenis eau de parfum yang kita pakai, karena itu paling kuat dosisnya bisa sampai 20 persen jadi jangan terlalu banyak mengenakannya. Nah ada juga eau de cologne yang paling ringan. Misalnya sering kita pakai yang ada di supermarket, karena dosisnya kecil jadi semprot di seluruh badan juga enggak apa. Tapi juga jangan terlalu banyak supaya enggak terlalu blenger," jelasnya.
3. Semprot Parfum di Titik Nadi
Penggunaan wewangian yang tepat juga membuat parfum lebih awet. Wanita berusia 33 tahun yang juga merupakan marketing manager di Firmenich Fragrance House ini menambahkan bahwa pemakaian parfum cukup di titik nadi seperti leher, belakang telinga, dan pergelangan tangan.
"Karena kalau di baju itu kan lebih terekspos dengan udara luar, jadi wanginya lebih awet di tubuh, kan bercampur dengan keringat pun akan menimbulkan sensasi yang berbeda juga," imbuhnya (agm/agm)
Ahli parfum dari Firmenich Fragrance House Marina Pryana mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar parfum yang digunakan tak terkesan berlebihan. Berikut hal yang harus dilalukan agar penggunaan parfum juga tak menyebabkan orang lain merasa terganggu.
1. Pemilihan Jenis Aroma
Foto: Cindy Ord/Getty Images |
Setiap orang tentu punya selera masing-masing dalam memilih parfum. Tapi, jangan sampai parfum yang kamu pakai itu bisa membuat orang lain di dekatmu merasa terganggu. Untuk itu jenis aroma yang lembut bisa menjadi pilihan karena cenderung memberikan efek kesegaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang cowok biasanya yang fresh ya, ada kayu-kayuan aroma woodynya, kalau floral kan biasanya mereka kurang, tapi juga ada yang bisa kombinasi sitrus dengan floral ," tambahnya.
2. Dosis Pemakaian Parfum
Foto: Dimitrios Kambouris/Getty Images |
Tak perlu terlalu banyak mengenakan parfum. Marina mengungkapkan bahwa dalam hal dosis yang tepat perlu mengetahui jenis parfum yang dipakai.
"Misalnya jenis eau de parfum yang kita pakai, karena itu paling kuat dosisnya bisa sampai 20 persen jadi jangan terlalu banyak mengenakannya. Nah ada juga eau de cologne yang paling ringan. Misalnya sering kita pakai yang ada di supermarket, karena dosisnya kecil jadi semprot di seluruh badan juga enggak apa. Tapi juga jangan terlalu banyak supaya enggak terlalu blenger," jelasnya.
3. Semprot Parfum di Titik Nadi
Foto: Thinkstock |
Penggunaan wewangian yang tepat juga membuat parfum lebih awet. Wanita berusia 33 tahun yang juga merupakan marketing manager di Firmenich Fragrance House ini menambahkan bahwa pemakaian parfum cukup di titik nadi seperti leher, belakang telinga, dan pergelangan tangan.
"Karena kalau di baju itu kan lebih terekspos dengan udara luar, jadi wanginya lebih awet di tubuh, kan bercampur dengan keringat pun akan menimbulkan sensasi yang berbeda juga," imbuhnya (agm/agm)
Home & Living
5 Rekomendasi Rice Cooker Multifungsi! Masak Nasi, Sup, Hingga Dessert dalam Satu Alat
Home & Living
Cara Menggunakan French Press untuk Membuat Kopi di Rumah Senikmat di Cafe
Elektronik & Gadget
5 Rekomendasi Power Bank PISEN Ini Bikin Mudik Bebas Drama Lowbatt
Olahraga
Dunlop Gecko Tac Overgrip: Grip Anti Licin untuk Tingkatkan Performa
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Jacob Elordi Makeup 400 Jam untuk Frankenstein, Raih Best Makeup di Oscar 2026
Rekomendasi 5 Skincare Praktis untuk Perjalanan Mudik
6 Cara Reapply Sunscreen Saat Mudik, Makeup Tetap Rapi
Serum Microneedling Viral di TikTok, Dokter Ungkap Risikonya
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
Most Popular
1
Foto: Adu Gaya Seksi Para Bintang di Karpet Merah Oscars After Party 2026
2
Makin Panas, Keluarga Kim Sae Ron Diduga Alami Tekanan Akibat Kim Soo Hyun
3
Pesona Son Ye Jin dengan Otot Perut Kencang, Tak Disangka Sudah Jadi Ibu
4
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
5
Terungkap Ucapan Timothee Chalamet ke Kylie Jenner Sebelum Kalah di Oscar 2026
MOST COMMENTED












































Foto: Cindy Ord/Getty Images
Foto: Dimitrios Kambouris/Getty Images
Foto: Thinkstock