Dipanggil Babi, Beauty Vlogger Ini Balas dengan Video Tutorial yang Viral
Agie Prasasti - wolipop
Rabu, 10 Jan 2018 11:59 WIB
Jakarta
-
Wanita bertubuh gemuk kerap menjadi sasaran body shaming. Tidak jarang, ejekan dan bully-an tentang bentuk tubuh menurunkan kepercayaan para korban bully bahkan bisa membuat depresi.
Nabela Noor, vlogger bertubuh plus size pun tak luput dari bullying di media sosial. Nabela bercerita kalau dirinya sering kali diejek dengan kata-kata kasar.
"Babi," "jelek," dan "gendut" adalah kata-kata yang kerap diterimanya sepanjang 2017. Bahkan ia juga menerima pesan agar bunuh diri saja karena penampilannya.
Sempat membuat Nabela sedih dan depresi, ia tak mau ejekan-ejekan itu semakin membuatnya terpuruk. Nabela justru membuatnya sebagai inspirasi untuk video tutorialnya yang kini menjadi viral.
Di dalam video tutorial tersebut, ia mencoret setiap kata ejekan yang sering ia dengarkan dan terima ke wajahnya menggunakan concealer dan foundation. Menggunakan krim contouring ke wajahnya, ia menuliskan kata "pig" di bagian dahi, "fat" di pipi kiri, dan "ugly" di pipi kanan.
Saat menuliskan kata-kata tersebut, mata nabela terlihat berkaca-kaca dan ia sempat menyeka air matanya. Lalu ia mencoret kata-kata tersebut dan menggantinya dengan "XO XO" pada dagunya menggunakan korektor warna merah, dan menuliskan "I Love Me" ke bagian wajahnya.
Lalu Nabela langsung membaurkan tulisan-tulisan tersebut menggunakan spons dan melanjutkan tutorial makeup. Ia merias alis, eye shadow, blush on dan lipstik.
Postingan video Nabela menjadi viral dan dilihat sebanyak 500 ribu kali. Videonya juga diposting kembali oleh blogger ternama Huda Kattan dan brand Too Faced, dan sudah dilihat lebih dari 4 juta kali.
Lewat videonya Nabela ingin menyampaikan pesan bahwa dirinya tidak akan jatuh lagi karena perilaku kejam para netizen yang mengejek fisiknya. Ia lebih memilih terus berkreasi dan menghasilkan karya-karya yang dapat menginspirasi orang lain.
"Aku melupakan semua kata yang pernah menyakitiku. Semua keraguan yang mengontrolku. Kita hebat. Kita cantik. Kita berharga. Video ini adalah kemenangan kecil dalam revolusiku untuk mencintai diri sendiri, dan aku tidak sabar untuk meneruskan perlawananku di 2018. Aku bukan seperti yang mereka bilang. Aku tidak akan terpengaruh kata-kata mereka. Aku berani, aku kuat, aku adalah aku yang seharusnya. Inilah aku," tulisnya di caption video. (hst/hst)
Nabela Noor, vlogger bertubuh plus size pun tak luput dari bullying di media sosial. Nabela bercerita kalau dirinya sering kali diejek dengan kata-kata kasar.
"Babi," "jelek," dan "gendut" adalah kata-kata yang kerap diterimanya sepanjang 2017. Bahkan ia juga menerima pesan agar bunuh diri saja karena penampilannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam video tutorial tersebut, ia mencoret setiap kata ejekan yang sering ia dengarkan dan terima ke wajahnya menggunakan concealer dan foundation. Menggunakan krim contouring ke wajahnya, ia menuliskan kata "pig" di bagian dahi, "fat" di pipi kiri, dan "ugly" di pipi kanan.
Saat menuliskan kata-kata tersebut, mata nabela terlihat berkaca-kaca dan ia sempat menyeka air matanya. Lalu ia mencoret kata-kata tersebut dan menggantinya dengan "XO XO" pada dagunya menggunakan korektor warna merah, dan menuliskan "I Love Me" ke bagian wajahnya.
Lalu Nabela langsung membaurkan tulisan-tulisan tersebut menggunakan spons dan melanjutkan tutorial makeup. Ia merias alis, eye shadow, blush on dan lipstik.
Postingan video Nabela menjadi viral dan dilihat sebanyak 500 ribu kali. Videonya juga diposting kembali oleh blogger ternama Huda Kattan dan brand Too Faced, dan sudah dilihat lebih dari 4 juta kali.
Lewat videonya Nabela ingin menyampaikan pesan bahwa dirinya tidak akan jatuh lagi karena perilaku kejam para netizen yang mengejek fisiknya. Ia lebih memilih terus berkreasi dan menghasilkan karya-karya yang dapat menginspirasi orang lain.
"Aku melupakan semua kata yang pernah menyakitiku. Semua keraguan yang mengontrolku. Kita hebat. Kita cantik. Kita berharga. Video ini adalah kemenangan kecil dalam revolusiku untuk mencintai diri sendiri, dan aku tidak sabar untuk meneruskan perlawananku di 2018. Aku bukan seperti yang mereka bilang. Aku tidak akan terpengaruh kata-kata mereka. Aku berani, aku kuat, aku adalah aku yang seharusnya. Inilah aku," tulisnya di caption video. (hst/hst)











































