Cara Pakai Deodoran Agar Wanginya Tahan Lama Seharian

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 09 Sep 2017 10:03 WIB
Foto: thinkstock Foto: thinkstock

Jakarta - Selain pelembap dan parfum, deodoran juga merupakan salah satu produk wajib pakai sebelum keluar rumah. Deodoran memang penting digunakan untuk menjaga aroma tubuh tetap segar seharian. Biasanya orang juga akan lebih percaya diri untuk beraktivitas jika sudah pakai produk antiperspirant.

Sayangya meski sudah pakai, orang yang banyak berkeringat tetap bermasalah dengan basket (basah ketek) dan bau badan. Jika begitu, apa yang harus dilakukan?

Banyak deodoran atau produk antiperspirant lainnya mengklaim akan tahan seharian. Namun saat produksi keringat sedang banyak, deodoran saja kadang tidak cukup membuat aroma tubuh tahan seharian. Tapi ada cara simpel yang bisa dilakukan untuk menghindari basket dan bau badan. Bukan dengan mengaplikasikan ulang apalagi suntik Botox namun memakainya saat malam.

Cara tersebut diungkap David Bank yang merupakan asisten profesor klinik dermatologis di New York. Menurutnya memakai deodoran saat malam tepatnya sebelum tidur bisa menjaga tubuh tetap wangi dan kering seharian. Disarankan untuk memakainya ketika ketiak kering.

"Kemungkinan besar antiperspirant tidak berhasil masuk kelenjar keringat karena orang-orang menggunakannya di kulit lembap setelah mandi dan air menghalanginya," ungkap David.

Produk deodoran dan antiperspirant diketahui mengandung garam aluminum. Garam tersebut membentuk sumbatan dalam kelenjar keringat yang akan memperlambat dan mencegah produksi keringat di ketiak. Ketika deodoran dipakai setelah mandi dan ketiak lembap, garam tersebut tidak bisa menutup kelenjar keringat sehingga fungsinya kurang maksimal.

Jika Anda mengaplikasikan deodoran pada malam seperti saran David, produk tersebut tak perlu dipakai lagi di pagi harinya. Biasanya ketiak tidak berkeringat ketika malam sehingga deodoran masih ada dan ketiak masih kering. Dengan begitu, waktu bersiap-siap Anda juga jadi lebih singkat, bukan? (ami/ami)