Sering Jerawatan di Kulit Kepala? Ini Cara Mengatasinya
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 29 Agu 2017 13:05 WIB
Jakarta
-
Jerawat bukan hanya bisa tumbuh di wajah. Penyakit kulit tersebut kadang juga didapati di punggung, bokong, vagina hingga kulit kepala. Salah satu penanganan jerawat yang paling sulit karena susah dijangkau adalah di kulit kepala. Meski tidak terlihat, jerawat di kepala ini kerap menimbulkan ketidaknyamanan.
Ketika mengalaminya, mungkin Anda akan berpikir jika jerawat tersebut muncul terkait pemakaian sampo yang kurang tepat, terlalu banyak, atau terlalu jarang. Tapi menurut dokter kulit, penyebab jerawat di kepala bisa bervariasi dan bisa jadi merupakan masalah yang serius.
"Jerawat di kepala bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit kulit. Ada yang jinak dan ada yang lebih serius. Jerawat yang paling umum di kulit kepala yang aku lihat seperti kista di kulit kepala, jerawat kulit kepala, karena dermatitis seboroik, atau ketombe. Kondisi ini sangat mudah diobati baik dengan pengeluaran simpel atau obat anti ketombe dan anti jerawat," ungkap Nava Greenfield, MD, dari Schweiger Dermatology Group kepada Byrdie.
Namun jerawat di kepala juga bisa menjadi pertanda serius sehingga perlu dikonsultasikan ke dokter jika tak kunjung hilang atau memburuk. "Penting untuk meminta dermatologismu mengevaluasi setiap jerawat karena penyakit serius seperti lupus cutaneous dan lichen planopilaris bisa mengakibatkan jerawat di kulit kepala," tambah Nava.
Jika Anda merasa jerawat di kulit kepala sering muncul, ada baiknya untuk melakukan pencegahan. Pertama, gunakan sampo yang tepat. Periksalah apakah kulit kepala Anda tergolong sensitif kemudian pilih pencuci rambut terbaik untuk merawatnya. Pencegahan jerawat di kepala pun tidak berbeda jauh dari jerawat wajah. Jadi, hindari terlalu sering memegang kulit kepala dengan tangan kotor.
Jerawat juga bisa muncul karena kulit kepala sedang sangat berminyak. Untuk itu, hindari makan-makanan berminyak dan rutin keramas. Anda tidak diwajibkan untuk keramas menggunakan sampo setiap hari namun pastikan saja jika rambut dibilas dengan air, apalagi pasca olahraga. Terlalu sering menggunakan sampo memang diketahui kurang baik untuk rambut kehilangan minyak alami.
Disarankan pula untuk melakukan perawatan kulit kepala yang mengeksfoliasi. Selayaknya kulit wajah, eksfoliasi bisa dilakukan untuk membantu membersihkan minyak berlebih dan kulit kepala dengan lebih maksimal.
Hindari pula menggunakan produk rambut yang bertekstur lengket atau berminyak serta perawatan repair damage atau masker deep conditioning. Menurut Nava, itu justru bisa memicu akar rambut jadi berminyak kemudian menimbulkan jerawat. Jika jerawat di kepala sudah sangat mengganggu, Anda bisa mencoba menambahkan satu tetes minyak tea tree di sampo ketika keramas. (ami/ami)
Ketika mengalaminya, mungkin Anda akan berpikir jika jerawat tersebut muncul terkait pemakaian sampo yang kurang tepat, terlalu banyak, atau terlalu jarang. Tapi menurut dokter kulit, penyebab jerawat di kepala bisa bervariasi dan bisa jadi merupakan masalah yang serius.
"Jerawat di kepala bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit kulit. Ada yang jinak dan ada yang lebih serius. Jerawat yang paling umum di kulit kepala yang aku lihat seperti kista di kulit kepala, jerawat kulit kepala, karena dermatitis seboroik, atau ketombe. Kondisi ini sangat mudah diobati baik dengan pengeluaran simpel atau obat anti ketombe dan anti jerawat," ungkap Nava Greenfield, MD, dari Schweiger Dermatology Group kepada Byrdie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Anda merasa jerawat di kulit kepala sering muncul, ada baiknya untuk melakukan pencegahan. Pertama, gunakan sampo yang tepat. Periksalah apakah kulit kepala Anda tergolong sensitif kemudian pilih pencuci rambut terbaik untuk merawatnya. Pencegahan jerawat di kepala pun tidak berbeda jauh dari jerawat wajah. Jadi, hindari terlalu sering memegang kulit kepala dengan tangan kotor.
Jerawat juga bisa muncul karena kulit kepala sedang sangat berminyak. Untuk itu, hindari makan-makanan berminyak dan rutin keramas. Anda tidak diwajibkan untuk keramas menggunakan sampo setiap hari namun pastikan saja jika rambut dibilas dengan air, apalagi pasca olahraga. Terlalu sering menggunakan sampo memang diketahui kurang baik untuk rambut kehilangan minyak alami.
Disarankan pula untuk melakukan perawatan kulit kepala yang mengeksfoliasi. Selayaknya kulit wajah, eksfoliasi bisa dilakukan untuk membantu membersihkan minyak berlebih dan kulit kepala dengan lebih maksimal.
Hindari pula menggunakan produk rambut yang bertekstur lengket atau berminyak serta perawatan repair damage atau masker deep conditioning. Menurut Nava, itu justru bisa memicu akar rambut jadi berminyak kemudian menimbulkan jerawat. Jika jerawat di kepala sudah sangat mengganggu, Anda bisa mencoba menambahkan satu tetes minyak tea tree di sampo ketika keramas. (ami/ami)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Make Up Ringan yang Tetap Bikin Wajah Glowing
Kesehatan
Mau Mulut Tetap Fresh Saat Puasa? 3 Oral Care Ini Bisa Jadi Penyelamat Bau Mulut dan Sariawan
Kesehatan
Kulit Kusam Padahal Sudah Pakai Skincare? Ini Rahasia yang Banyak Orang Lewatkan
Kesehatan
Kenapa Saat Puasa Banyak Orang Butuh Tablet Tambah Darah? Ini Penjelasannya
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Most Pop: Foto Inul Daratista Pakai dan Tanpa Makeup, Kulitnya Jadi Sorotan
Rahasia Parfum Tahan Lama Tasya Farasya, Manfaatkan Golden Period Usai Mandi
Face Oil Lokal dari Buah Merah Papua Ini Fokus Perkuat Skin Barrier
Pilih Gaya Riasan 'No-makeup', Scarlett Johansson Hanya Pakai 3 Produk
Tren Sleepy Girl Makeup, Look Ngantuk yang Lagi Hits
Most Popular
1
Jun Ji Hyun Punya Body Goals di Usia 44, Menu Diet dan Olahraga Terungkap
2
Gaya Abadi Carolyn Bassette-Kennedy Setelah Meninggal Tragis 30 Tahun Lalu
3
Evolusi Tumi Alpha, Tas Travel Standar Militer Kini Desainnya Gen-Z Friendly
4
Most Pop: Foto Inul Daratista Pakai dan Tanpa Makeup, Kulitnya Jadi Sorotan
5
Jangan Baper Dulu! Ini Cara Hadapi Teman Pacar yang Bikin Kesal
MOST COMMENTED











































