Makanan dan Minuman Berkolagen, Benarkah Bisa Atasi Kerutan?

Rista Adityaputry - wolipop Rabu, 24 Mei 2017 09:15 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Sudah bukan rahasia lagi bahwa kolagen merupakan kunci untuk mendapatkan kulit kencang dan wajah yang awet muda. Kolagen sendiri diproduksi oleh tubuh manusia, namun semakin bertambahnya usia produksinya akan menurun,

Menurut dr. Indrawati Wijaya, SpKK, kolagen dalam tubuh ikut berperan penting dalam gerak tubuh termasuk berpengaruh dalam kecantikan. Pasalnya, kekurangan kolagen bisa membuat kulit jadi mudah keriput, kering dan tidak glowy.

Tanda awal Anda kekurangan kolagen adalah munculnya garis-garis di wajah dan tubuh kita dan elastisitas yang berkurang. Setelah itu, kerutan mulai muncul. Jika tanpa pengangan, lama kelamaan kerutan akan semakin dalam dan berubah menjadi keriput.

Salah satu perawatan kolagen yang cukup menjadi tren adalah makanan dan minuman yang mengandung kolagen. Tapi apakah asupan kolagen tersebut efektif meningkatkan produksinya dari dalam tubuh?

"Dari makanan, selama dia diolah dengan baik, kita akan mendapatkan asam amino yang cukup, yaitu bahan pembentuk kolagen. Disertai dengan asupan nutrisi yang lain, seperti vitamin dan mineral, itu akan membentuk struktur protein di dalam tubuh kita, salah satunya kolagen tersebut," tutur dr. Indrawati saat ditemui media dalam pembukaan Restoran Bijin Nabe, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Kolagen memang terbentuk dari beberapa unsur penting, yaitu vitamin, protein asam amino, dan mineral. Vitamin yang diperlukan adalah vitamin A dan C, protein asam amino terdiri dari proline, glycine, dan hydroxyproline sebagai pro-collagen, dan mineral, yaitu zat besi, magnesium, seng, dan tembaga. Kesemua itu bisa didapat dari makanan dan minuman berkolagen yang lengkap nutrisinya. Namun, bukan berarti setelah mengonsumsi, kulit dan wajah seseorang langsung mendapatkan efek yang ditargetkan.

"Protein itu punya struktur yang besar. Dan itu jika ditelan, tidak akan langsung membentuk kolagen dalam tubuh. Dia perlu proses pencernaan. Jadi, kulit yang awet muda tidak hanya dari satu hal saja. Banyak hal yang saling berkait. Tapi setidaknya, apa yang kita makan di dalam tubuh yang sehat bisa mengolah bahan-bahan asupan yang bervariasi dan dibutuhkan untuk membentuk struktur kolagen yang memang diperlukan," jelas dr. Indrawati.

Salah satu perawatan yang cukup efektif untuk menambah kolagen adalah dengan suntik kolagen. Meski begitu, suntik kolagen bisa memicu efek samping seperti alergi jika prosedur dan dosis yang tidak tepat.

"Tidak semua orang ingin disuntik kolagen karena kolagen yang banyak mengandung protein bisa menyebabkan alergi jika dilakukan dengan prosedur dan dosis yang tidak tepat," ungkap pakar kecantikan itu. (kik/kik)