4 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Memakai Parfum
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 13 Sep 2016 13:53 WIB
Jakarta
-
Parfum yang disemprotkan ke tubuh memang tak kasat mata. Tapi merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang penampilan seseorang. Aroma parfum, menjadi satu kesatuan dalam busana yang menambah rasa percaya diri juga mencerminkan kepribadian dari pemakainya.
Maka tak heran jika parfum berkualitas tinggi akan membuat seseorang terlihat lebih menarik, bukan dalam pendekatan visual melainkan penciuman. Oleh sebab itu pemakaian parfum juga perlu diperhatikan, layaknya ketika memulas eyeshadow, menggariskan eyeliner atau memulas lipstik. Sembarang menyemprotkan parfum, akan membuat aroma parfum tidak maksimal. Ini tips memakai parfum yang benar seperti dikutip dari Luxury Insider.
1. Pakai Parfum di Titik-titik Tertentu
Pergelangan tangan bagian dalam, belakang telinga dan tengkuk leher merupakan area terbaik untuk mengaplikasikan parfum. Sebab area tersebut merupakan titik-titik nadi di mana pembuluh darah berada paling dekat di permukaan kulit. Dengan begitu aroma parfum akan lebih terpancar dan semerbak dengan bantuan panas tubuh.
2. Jangan Digosok
Sebagian dari Anda mungkin terbiasa menggosokkan kedua pergelangan tangan setelah menyemprotkan parfum. Cara ini ternyata salah. Parfum, diciptakan dengan tiga lapisan keharuman. Aroma paling atas atau top notes, yang paling pertama tercium begitu parfum dipakai dan akan langsung menguap.
Begitu top notes menguap, muncullah middle note atau aroma utamanya yang akan bertahan beberapa lama sebelum base notes tercium. Base notes atau aroma dasar inilah yang akan bertahan di tubuh seharian. Menggosok-gosokkan tubuh setelah pakai parfum akan mengganggu dan mengubah 'urutan' aromanya sehingga keharumannya tidak maksimal.
3. Aroma Parfum Bisa Berbeda Pada Tiap Orang
Masing-masing orang memiliki aroma tubuh alami yang unik dan berbeda. Aroma parfum yang terhirup dari tubuh Anda, merupakan campuran dari aroma tubuh, keringat dan faktor lingkungan, misalnya udara. Oleh karena itu tak perlu heran jika aroma parfum yang Anda kenakan, bisa berbeda dengan orang lain meskipun produknya sama.
4. Tak Perlu Menyemprotkan Parfum Berkali-kali
Parfum berkualitas baik tidak perlu disemprotkan berkali-kali agar aromanya selalu tercium. Anda mungkin merasa aroma parfum sudah hilang setelah seharian dipakai. Tapi sebenarnya tubuh Anda masih menebarkan aroma parfum yang tadi pagi dipakai. Anda tidak bisa menghirup aromanya karena indra penciuman yang sudah terbiasa dengan parfum tersebut. Jika ingin mendapatkan aroma yang itens, cukup semprotkan ulang di sore atau malam hari. Tak perlu terlalu sering. (hst/itn)
Maka tak heran jika parfum berkualitas tinggi akan membuat seseorang terlihat lebih menarik, bukan dalam pendekatan visual melainkan penciuman. Oleh sebab itu pemakaian parfum juga perlu diperhatikan, layaknya ketika memulas eyeshadow, menggariskan eyeliner atau memulas lipstik. Sembarang menyemprotkan parfum, akan membuat aroma parfum tidak maksimal. Ini tips memakai parfum yang benar seperti dikutip dari Luxury Insider.
1. Pakai Parfum di Titik-titik Tertentu
Pergelangan tangan bagian dalam, belakang telinga dan tengkuk leher merupakan area terbaik untuk mengaplikasikan parfum. Sebab area tersebut merupakan titik-titik nadi di mana pembuluh darah berada paling dekat di permukaan kulit. Dengan begitu aroma parfum akan lebih terpancar dan semerbak dengan bantuan panas tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian dari Anda mungkin terbiasa menggosokkan kedua pergelangan tangan setelah menyemprotkan parfum. Cara ini ternyata salah. Parfum, diciptakan dengan tiga lapisan keharuman. Aroma paling atas atau top notes, yang paling pertama tercium begitu parfum dipakai dan akan langsung menguap.
Begitu top notes menguap, muncullah middle note atau aroma utamanya yang akan bertahan beberapa lama sebelum base notes tercium. Base notes atau aroma dasar inilah yang akan bertahan di tubuh seharian. Menggosok-gosokkan tubuh setelah pakai parfum akan mengganggu dan mengubah 'urutan' aromanya sehingga keharumannya tidak maksimal.
3. Aroma Parfum Bisa Berbeda Pada Tiap Orang
Masing-masing orang memiliki aroma tubuh alami yang unik dan berbeda. Aroma parfum yang terhirup dari tubuh Anda, merupakan campuran dari aroma tubuh, keringat dan faktor lingkungan, misalnya udara. Oleh karena itu tak perlu heran jika aroma parfum yang Anda kenakan, bisa berbeda dengan orang lain meskipun produknya sama.
4. Tak Perlu Menyemprotkan Parfum Berkali-kali
Parfum berkualitas baik tidak perlu disemprotkan berkali-kali agar aromanya selalu tercium. Anda mungkin merasa aroma parfum sudah hilang setelah seharian dipakai. Tapi sebenarnya tubuh Anda masih menebarkan aroma parfum yang tadi pagi dipakai. Anda tidak bisa menghirup aromanya karena indra penciuman yang sudah terbiasa dengan parfum tersebut. Jika ingin mendapatkan aroma yang itens, cukup semprotkan ulang di sore atau malam hari. Tak perlu terlalu sering. (hst/itn)
Pakaian Wanita
Jepit Rambut Anti Geser Seharian! Jedai Haircules Declip untuk Daily Hair Styling Praktis
Pakaian Wanita
High Waist Loose Pants Wanita dengan Bahan Flowy yang Cocok untuk Formal dan Casual Look
Olahraga
Olahraga di Rumah Tapi Cepat Bosan? Coba Setup Mini Gym dengan Budget 1 Jutaan
Pakaian Wanita
Mix and Match Outfit Satin Clean Look, 4 Item Simpel yang Bikin Tampil Elegan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
8 Skincare untuk Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya
Hanya 23% Orang Indonesia Pakai Sunscreen, Ini Fakta yang Bikin Menyesal
Diskon hingga 90% di Central Park, Bazaar Sociolla Diserbu Jelang Lebaran
Gen Z Kuasai 59% Pasar Beauty, Mulai Cari Skincare Anti-Aging di Usia 20-an
7 Rekomendasi Sunscreen Multifungsi yang Bisa Mencerahkan
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 1 Maret: Libra Pemasukan Lancar, Sagitarius di Atas Angin
2
Ramalan Zodiak Cinta 1 Maret: Aries Lagi Bahagia, Leo Kesabaran Diuji
3
Serbu Bazar Locapop di AEON Tanjung Barat, Baju Lebaran Diskon 75%
4
Sering Gelisah Saat Mau Tidur? Kenali Sleep Anxiety dan Cara Mengatasinya
5
Viral Verificator
Viral Souvenir Pernikahan 'Kalcer' Pakai Sayur Hidroponik Tanam Sendiri
MOST COMMENTED











































