Tanam Benang untuk Kecantikan, Amankah?
Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 15 Jun 2016 18:41 WIB
Jakarta
-
Bicara soal kecantikan, inovasi selalu hadir dengan menjanjikan penampilan sempurna. Beberapa tahun terakhir tanam benang atau thread lift cukup populer sebagai perawatan kecantikan untuk memudakan dan menyempurnakan bentuk wajah.
Meski begitu, tanam benang masih jadi kontroversi. Ada yang mengatakan aman, tapi banyak juga yang menyebut bahwa tanam benang penuh dengan risiko.
Ahli bedah plastik, dr. Enrina Diah, SpBP-RE tidak merekomendasikan tindakan tanam benang. Menurut pendiri klinik Ultimo Aesthetic itu, tanam benang memiliki risiko yang tinggi.
"Risikonya wajah tidak simetris. Hal itu karena wajah penuh dengan ekspresi sehingga benang benang yang sudah dimasukkan bisa kendur. Benang juga bisa terlihat ngebayang, tekstur wajah jadi bergelombang dan terbentuknya jaringan parut," ujar dr. Enrina saat presentasi tentang Tanam Benang di kliniknya, Rabu (15/6/2016).
Enrina menyebut bahwa prosedur tanam benang banyak diminati karena prosesnya non-bedah yang menjanjikan minim down-time atau tidak perlu waktu penyembuhan. Dibandingkan bedah plastik, harganya pun lebih murah.
Prosesnya adalah dengan memasukkan benang yang bisa diserap atau tidak diserap dengan tubuh. Benang yang sudah dipasang di bawah kulit tadi lalu bekerja mengangkat jaringan lunak sehingga terbentuk kolagen. Ketika kulit memproduksi kolagen maka diharapkan wajah menjadi lebih kencang dan juga ada efek meniruskan.
Namun, Enrina menyebut bahwa risiko dan hasilnya tidak sebanding. "Kegagalan bisa sampai 20%. Ketika gagal, maka pasien perlu face lift (bedah wajah) dan umumnya tidak bisa sekali rekonstruksi," ucapnya.
Di Amerika prosedur tanam benang bahkan sudah dilarang. Selain memiliki risiko yang tinggi, hasilnya pun dinilai tidak efektif.
"Proses penuaan terjadi sampai otot, sementara tanam benang hanya bekerja pada kulit," ungkap Enrina yang menjelaskan bahwa hasil tanam benang tidak terlihat begitu signifikan. (kik/hst)
Meski begitu, tanam benang masih jadi kontroversi. Ada yang mengatakan aman, tapi banyak juga yang menyebut bahwa tanam benang penuh dengan risiko.
Ahli bedah plastik, dr. Enrina Diah, SpBP-RE tidak merekomendasikan tindakan tanam benang. Menurut pendiri klinik Ultimo Aesthetic itu, tanam benang memiliki risiko yang tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enrina menyebut bahwa prosedur tanam benang banyak diminati karena prosesnya non-bedah yang menjanjikan minim down-time atau tidak perlu waktu penyembuhan. Dibandingkan bedah plastik, harganya pun lebih murah.
Prosesnya adalah dengan memasukkan benang yang bisa diserap atau tidak diserap dengan tubuh. Benang yang sudah dipasang di bawah kulit tadi lalu bekerja mengangkat jaringan lunak sehingga terbentuk kolagen. Ketika kulit memproduksi kolagen maka diharapkan wajah menjadi lebih kencang dan juga ada efek meniruskan.
Namun, Enrina menyebut bahwa risiko dan hasilnya tidak sebanding. "Kegagalan bisa sampai 20%. Ketika gagal, maka pasien perlu face lift (bedah wajah) dan umumnya tidak bisa sekali rekonstruksi," ucapnya.
Di Amerika prosedur tanam benang bahkan sudah dilarang. Selain memiliki risiko yang tinggi, hasilnya pun dinilai tidak efektif.
"Proses penuaan terjadi sampai otot, sementara tanam benang hanya bekerja pada kulit," ungkap Enrina yang menjelaskan bahwa hasil tanam benang tidak terlihat begitu signifikan. (kik/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Halus & Sehat, Duel Hair Mask Favorit dari Jepang Tsubaki vs Fino!
Elektronik & Gadget
SKMEI B58 Smartwatch, Jam Keren Serba Bisa dengan Layar AMOLED Super Jernih!
Kesehatan
3 Pilihan Madu Murni Terbaik, Sehat Alami, Manisnya Bikin Nagih!
Perawatan dan Kecantikan
Ketiak Bau & Basah Seharian? Ini Solusi Deodorant Tahan hingga 72 Jam
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Fenty Beauty Kolaborasi dengan WhatsApp, Bisa Konsul Kecantikan via Chat
Viral Tren Makeup Blush Putih yang Bikin Wajah Glowing, Begini Cara Pakainya
Gaya Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Dilarang untuk Ditiru
Rekomendasi Parfum Sesuai Zodiak, Wanginya Tahan Lama dari Mewah hingga Unik
Skincare Routine Alyssa Daguise Saat Hamil 8 Bulan, Baby Bump Ikut Glowing
Most Popular
1
Cemburu Buta, Suami Ngamuk Tahu Istri yang Hamil Diperiksa Dokter Pria
2
Tampil Glamour di Pemakaman Anak Sendiri, Influencer Ini Dikecam Netizen
3
Potret Romantis Anniversary Pernikahan Aurel-Atta, Dapat Hadiah Emas Batangan
4
Potret Tampilan Natural Annisa Pohan Setelah Melahirkan, Dipuji Awet Muda
5
Beda Banget! Transformasi Shindy Samuel Usai Turun BB 104 Kg, Banjir Pujian
MOST COMMENTED











































