Liputan Khusus Bekas Jerawat
Laser Hingga Filler, 6 Metode Hilangkan Bekas Jerawat
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 11 Mar 2016 11:35 WIB
Jakarta
-
Memiliki wajah bebas jerawat adalah damban setiap wanita. Meski jika wajah sudah terbebas dari jerawat, sayangnya bekas jerawat sulit untuk dihilangkan dan akan menganggu riasan serta penampilan.
Jika hal seperti ini terjadi pada Anda, sebaiknya jangan cepat putus asa. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat. Seperti apa?
1. Dermaroller
Dijelaskan oleh dr. Holly Banerjee, dermaroller menjadi salah satu metode penghilangan bekas jerawat yang paling simpel dan banyak klinik kecantikan yang menawarkan prosedur ini. Kini dermaroller hadir dalam bentuk digital sehingga lebih mempermudah pengaplikasikan.
"Kalau yang manual dioperasikan oleh dokternya. Tapi kalau digital bentuknya seperti pulpen dan bisa diatur tingkat kedalaman jarumnya dan mau berapa kali 'menusuk' kulitnya," jelas dr. Holly saat berbincang dengan Wolipop di 8th Clinic Avenue Jakarta beberapa waktu lalu.
Dalam satu area bekas jerawat, biasanya akan ada lima jarum dermaroller yang menusuknya. Dokter Holly mengatakan dermaroller digital lebih terasa sakit daripada yang manual karena cara kerjanya yang benar-benar diperuntukkan untuk menghilangkan bekas jerawat.
2. Laser
, laser menjadi salah satu metode yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat. Ada berbagai jenis laser yang ada, misalnya saja laser fraksional yang juga bisa dipakai untuk menghilangkan tahi lalat atau kutil. Cara kerja laser fraksional adalah memecah energi panas untuk merangsang kolagen.
Namun kin ada cara terbaru untuk memudarkan bekas jerawat, yakni laser erbium YAG. Secara umum, metode pengerjaan yang dilakukan kurang lebih sama dengan laser fraksional, namun sinar yang digunakan berbeda.
"Kalau laser fraksional dia panjang gelombangnya tinggi, bisa sampai 10.500 nano meter (nm) dan panasnya sangat luar biasa. Kalau satu lubang dikasih sinar itu, efek lukanya bisa meluas ke bagian lain. Tapi kalau erbium YAG hanya 2.940 nm dan memperbaiki bagian itu saja," kata dokter lulusan Universitas Tarumanagara Jakarta itu.
3. Chemical Peeling
peeling jaman dulu bisa. chemical peeling. tp kt gak terlalu pro sm c,p krn punya teknologi lebih aman. c.p klo kit telat dikit angkatnya bisa burn bisa lukaa bakar. klo di sini laser smuanya andalkan teknologi.
Lebih lanjut ia mengatakan, chemical peeling bisa menjadi opsi lain untuk menghilangkan bekas jerawat. Cara kerjanya bervariasi tergantung dari bahan kimia yang digunakan. Tuujuannya adalah untuk 'merusak' bagian kulit tertentu agar regenerasi kulit bisa terjadi.
Namun dokter berambut pendek itu menuturkan bahwa dirinya tidak terlalu menggunakan prosedur ini untuk menghilangkan bekas jerawat pada pasiennya karena ada cara lain yang lebih aman digunakan. "Chemical peeling itu kalau kita telat sedikit mengangkatnya bisa terjadi luka bakar pada pasien. Jadi saya lebih mengandalkan teknologi laser," ujarnya.
Baca Juga: 50 Inspirasi Baju Kondangan
4. Krim
Ditambahkan oleh Dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK, ada banyak metode untuk menghilangkan bekas jerawat. Tetapi hal iu tergantung dari jenis kulit dan jerawatnya. Namun ia melanjutkan untuk menggunakan krim saja untuk menghilangkan bekas jerawat.
"Saya anjurkan cukup dengan krim malam saja untuk memudarkan bekas jerawat. Kalau memang tidak mempan baru beralih ke perawatan lain misalnya peeling," jelasnya saat dijumpai Wolipop beberapa waktu lalu.
5. Mikrodermabrasi
Mikrodermabrasi adalah prosedur perawatan wajah yang bisa dilakukan di klinik kecantikan atau dengan dokter kulit. Selama proses mikrodermabrasi, terdapat suatu mesin yang digunakan untuk melepaskan kristal aluminium oksida yang sangat halus. Mikrodermabrasi bekerja baik untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi.
6. Dermal Fillers
Metode lain untuk menghilangkan bekas jerawat adalah dermal fillers. Cara kerjanya adalah dengan menyuntikkan cairan ke bekas jerawat yang berlubang sehingga permukaannya sama rata dengan permukaan kulit lainnya.
Cairan yang disuntikkan pun umumnya aman digunakan, yakni asam hialuronat atau kolagen. Tetapi metode ini memiliki hasil akhir yang tidak permanen sehingga prosedur tersebut harus diulang setelah beberapa bulan. (itn/itn)
Jika hal seperti ini terjadi pada Anda, sebaiknya jangan cepat putus asa. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat. Seperti apa?
1. Dermaroller
Dijelaskan oleh dr. Holly Banerjee, dermaroller menjadi salah satu metode penghilangan bekas jerawat yang paling simpel dan banyak klinik kecantikan yang menawarkan prosedur ini. Kini dermaroller hadir dalam bentuk digital sehingga lebih mempermudah pengaplikasikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam satu area bekas jerawat, biasanya akan ada lima jarum dermaroller yang menusuknya. Dokter Holly mengatakan dermaroller digital lebih terasa sakit daripada yang manual karena cara kerjanya yang benar-benar diperuntukkan untuk menghilangkan bekas jerawat.
2. Laser
, laser menjadi salah satu metode yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat. Ada berbagai jenis laser yang ada, misalnya saja laser fraksional yang juga bisa dipakai untuk menghilangkan tahi lalat atau kutil. Cara kerja laser fraksional adalah memecah energi panas untuk merangsang kolagen.
Namun kin ada cara terbaru untuk memudarkan bekas jerawat, yakni laser erbium YAG. Secara umum, metode pengerjaan yang dilakukan kurang lebih sama dengan laser fraksional, namun sinar yang digunakan berbeda.
"Kalau laser fraksional dia panjang gelombangnya tinggi, bisa sampai 10.500 nano meter (nm) dan panasnya sangat luar biasa. Kalau satu lubang dikasih sinar itu, efek lukanya bisa meluas ke bagian lain. Tapi kalau erbium YAG hanya 2.940 nm dan memperbaiki bagian itu saja," kata dokter lulusan Universitas Tarumanagara Jakarta itu.
3. Chemical Peeling
peeling jaman dulu bisa. chemical peeling. tp kt gak terlalu pro sm c,p krn punya teknologi lebih aman. c.p klo kit telat dikit angkatnya bisa burn bisa lukaa bakar. klo di sini laser smuanya andalkan teknologi.
Lebih lanjut ia mengatakan, chemical peeling bisa menjadi opsi lain untuk menghilangkan bekas jerawat. Cara kerjanya bervariasi tergantung dari bahan kimia yang digunakan. Tuujuannya adalah untuk 'merusak' bagian kulit tertentu agar regenerasi kulit bisa terjadi.
Namun dokter berambut pendek itu menuturkan bahwa dirinya tidak terlalu menggunakan prosedur ini untuk menghilangkan bekas jerawat pada pasiennya karena ada cara lain yang lebih aman digunakan. "Chemical peeling itu kalau kita telat sedikit mengangkatnya bisa terjadi luka bakar pada pasien. Jadi saya lebih mengandalkan teknologi laser," ujarnya.
Baca Juga: 50 Inspirasi Baju Kondangan
4. Krim
Ditambahkan oleh Dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK, ada banyak metode untuk menghilangkan bekas jerawat. Tetapi hal iu tergantung dari jenis kulit dan jerawatnya. Namun ia melanjutkan untuk menggunakan krim saja untuk menghilangkan bekas jerawat.
"Saya anjurkan cukup dengan krim malam saja untuk memudarkan bekas jerawat. Kalau memang tidak mempan baru beralih ke perawatan lain misalnya peeling," jelasnya saat dijumpai Wolipop beberapa waktu lalu.
5. Mikrodermabrasi
Mikrodermabrasi adalah prosedur perawatan wajah yang bisa dilakukan di klinik kecantikan atau dengan dokter kulit. Selama proses mikrodermabrasi, terdapat suatu mesin yang digunakan untuk melepaskan kristal aluminium oksida yang sangat halus. Mikrodermabrasi bekerja baik untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi.
6. Dermal Fillers
Metode lain untuk menghilangkan bekas jerawat adalah dermal fillers. Cara kerjanya adalah dengan menyuntikkan cairan ke bekas jerawat yang berlubang sehingga permukaannya sama rata dengan permukaan kulit lainnya.
Cairan yang disuntikkan pun umumnya aman digunakan, yakni asam hialuronat atau kolagen. Tetapi metode ini memiliki hasil akhir yang tidak permanen sehingga prosedur tersebut harus diulang setelah beberapa bulan. (itn/itn)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit
Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
Ini Tren Lipstik 2026 yang Patut Dicoba, Smoky Rose hingga Cherry Red
Putus dari Chris Martin, Dakota Johnson Disebut Kencan dengan Musisi Lebih Muda
Awal Tahun, Saatnya Berubah: 7 Resolusi Skincare 2026 yang Bikin Glowing
Most Popular
1
Gantengnya Park Bo Gum Pakai Hanbok, Cetak Rekor Dilihat 22 Juta Kali
2
Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit
3
Ramalan Zodiak 4 Januari: Cancer Lebih Selektif, Leo Waspada Pihak Ketiga
4
6 Fakta Ibu Negara Venezuela Cilia Flores yang Ditangkap Presiden Trump
5
Ramalan Zodiak Cinta 4 Januari: Gemini Menggebu-gebu, Libra Jangan Egois
MOST COMMENTED











































