Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kepopuleran Kim Kardashian Buat Prosedur Pembesaran Bokong Meningkat 252%

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 08 Mar 2016 10:42 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: getty Images
Jakarta - Dari laporan organisasi operasi plastik di Amerika, American Society of Plastic Surgeons (ASPS) memaparkan bahwa prosedur kecantikan meliputi bedah, botok dan filler setiap tahunnya semakin meningkat. Baru-baru ini, (ASPS) merilis prosedur kecantikan yang paling digemari di tahun 2015.

"Pasien lebih banyak permintaan dibanding terdahulu. Mereka sudah memahami bagian tubuh yang ingin diubah," ujar Dr. David H. Song, MD, MBA, FACS, prisiden dari ASPS.

Dr. Song menyebut bahwa pasien wanitanya kebanyakan meminta bokong yang besar. Pengencangan dan pembesaran bokong menjadi prosedur yang melonjak tajam. Permintaannya meningkat hingga 252% dari tahun 2000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak kemunculan keluarga Kardashian, mulai dari Kim hingga Khloe yang kerap pamer bokong bervolume, permintaan pengubahan bentuk bokong pun semakin meningkat. Menurut laporan Dr. Song, jika dirata-rata permintaan prosedur pengencangan dan pembesaran bokong bisa 30 menit sekali setiap harinya selama 2015.

Sementara, filler bibir seperti Kylie Jenner hanya meningkat 6% dari tahun 2014. Bisa dikatakan, bokong yang besar lebih dianggap seksi dibanding dengan bibir tebal.  

Jika di Amerika banyak wanita yang ingin bokong besar seperti Kim Kardashian. Di Indonesia, prosedur kecantikan yang digemari adalah pemancungan hidung dan pelancipan dagu.

Menurut Dr. Adri D. Prasetyo, SpKK, ahli botoks dan filler memaparkan bahwa, wanita di Indonesia menyukai hidung mancung seperti Astrid Tiar dan dagu lancip seperti Sandra Dewi. (kik/ays)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads