Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

5 Kebiasaan Saat Mandi yang Bisa Merusak Kulit

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 22 Jan 2016 07:26 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Kulit yang sehat bermula dari kebersihan. Semua orang pun paham bahwa mandi adalah salah satu cara untuk membersihkan tubuh, termasuk kulit, dari kotoran dan kuman penyebab penyakit. Namun tanpa disadari, kita acap kali melakukan kesalahan saat mandi yang berpotensi merusak kulit. Apa sajakah itu?

1. Air Terlalu Panas
Mandi dengan air panas memang membuat tubuh relaks. Tapi lain cerita jika air mandi Anda terlalu panas. Dijelaskan dr. Melissa Piliang, dermatologist dari Cleveland Clinic kepada Huffington Post, mandi dengan air yang terlalu panas berisiko menimbulkan rasa gatal berlebih dan permukaan kulit yang kering. Bahkan tidak menutup kemungkinan pula gejala awal eksim.

Tapi bukan berarti Anda tidak boleh mandi dengan air panas. Ada cara agar Anda tetap merasakan khasiat mandi dengan air panas tanpa merusak kulit. Bagi Anda yang menggunakan pancuran, saran Melissa, sebelum mandi biarkan air panas mengalir beberapa saat agar kamar mandi dipenuhi uap. "Jika sudah cukup beruap, kecilkan air panas agar terasa hangat, baru mandi," katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Memakai Sabun Antibakteri
Sabun antibakteri tidak selamanya aman bagi kulit. Melissa menjelaskan, ada sensasi kulit kesat setelah menggunakan sabun antibakteri. Ini karena bahan kimiawi yang keras dalam sabun mengikis minyak alami pada kulit.   

"Minyak ini berperan sebagai pelumas yang membuat kulit terasa lembut," kata Melissa. Tanpa minyak tersebut, kulit kehilangan perlindungan sehingga rentan terhadap segala elemen yang membahayakan kulit.

Oleh karena itu, ia menyarankan, hindari penggunaan sabun antibakteri saat mandi. Sebagai penggantinya, gunakan sabun yang tidak mengandung wewangian (fragrance free) dengan kandungan pelembab yang tinggi.

Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama

3. Menggosok Berlebihan
Selain minyak alami, kulit juga menyimpan bakteri baik yang sangat krusial bagi kesehatan kulit. Menggosok kulit secara berlebihan berisiko melenyapkan bakteri yang bisa melindungi Anda dari masalah jerawat, kulit kering bahkan gejala eksim. Gosok kulit secara intens bila tubuh Anda benar-benar kotor.

4. Pencukur yang Kotor
Rutin mencukur? pastikan kebersihan pencukur Anda tetap terjaga. Perlu diketahui, kuman akan menempel pada pisau cukur pada saat pencukuran. Oleh karena itu, bilaslah pencukur dengan air hangat untuk membunuh kuman setiap kali usai memakainya. Jika tidak, kuman akan bersarang dan berpotensi berkembang biak apalagi jika pencukur disimpan di tempat yang gelap dan berlembap.

Dr. Sanford Vieder dari Lakes Urgent Care mengatakan, proses pencukuran berisiko melukai kulit. "Luka itulah yang akan menjadi pintu masuk kuman ke dalam tubuh," kata Sanford.

Selain rutin membilas, ia menganjurkan untuk rutin mengganti pisau cukur setidaknya seminggu sekali. Pasalnya, pisau yang tumpul lebih mudah melukai kulit.

5. Tidak Memakai Sandal
Mandi tanpa alas kaki juga berisiko mengganggu kesehatan kulit Anda. Lantai kamar merupakan tempat bersarangnya kuman. Nah, jika Anda mandi di kamar mandi, jangan lupa gunakan sandal. Dengan begitu Anda melindungi kaki dari kuman dan virus penyebab kutil dan kapalan yang bersarang di lantai. (dng/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads