Wanita Ini Ajukan Gugatan karena Bibir Berdarah Pasca Pakai Lipbalm EOS
Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 14 Jan 2016 17:04 WIB
Jakarta
-
Pelembab bibir berbentuk seperti telur yang bernama EOS Lipbalm cukup populer di industri kecantikan. Lipbalm tersebut semakin terkenal setelah beberapa selebriti seperti Kim Kardashian hingga Miley Cyrus menggunakan produk tersebut.
Lipbalm dengan kepanjangan Evolution of Smoothness itu dipercaya dapat melembabkan dan menghaluskan bibir. Namun keeksisan EOS Lipbalm tampaknya akan menurun setelah pengaduan dari wanita bernama Rachael Cronin yang bermasalah dengan bibirnya setelah menggunakan lipbalm tersebut.
Cronin mengadukan bahwa setelah menggunakan EOS Lipbalm, bibirnya menjadi ruam, pendarahan dan pecah-pecah. Wanita tersebut mengaku reaksi produk lipbalm tersebut sangat buruk hingga membutuhkan tindakan medis.
Dikutip dari US Magazine, Cronin mengatakan setelah beberapa jam mengaplikasikan lipbalm, bibir terasa kasar. Cronin kemudian memulaskan kembali lipbalm EOS. Bukannya menjadi halus, bibirnya malah pecah-pecah dan berdarah karena pengelupasan bibir.
Dari laporan yang diajukan ke pengadilan, keesokan hari setelah menggunakan EOS kondisi bibir Cronin semakin parah. Kulit disekitar bibirnya terasa melepuh dan beruntusan hingga membutuhkan perawatan medis.
Kondisi tersebut berlangsung selama 10 hari. Keadaan tersebut sangat membuat Cronin terkejut dan panik karena tidak menyangka bahwa lipbalm yang sudah terkenal tersebut merusak kulit bibirnya.
Rupanya pengalam buruk tersebut tidak hanya dialami Cronin. Setelah wanita berambut pirang itu mem-posting fotonya di Facebook dengan kondisi bibir yang ruam karena pemakaian EOS, banyak komentar yang mengatakan bahwa mereka juga mengalami hal yang sama.
Secara resmi pihak EOS telah mengkonfirmas terkait dengan laporan Cronin tersebut. Dalam Facebooknya, pihak EOS membantah bahwa lipbalm mereka berbahaya.
"Beberapa dari kalian mungkin sudah melihat laporan gugatan untuk kami. Kami memastikan bahwa kesehatan konsumen adalah prioritas kami. Produk kami aman, terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas dan sesuai standar," tulis pihak EOS.
"Kami sangat yakin aduan tersebut tidak memiliki dasar dan kami akan terus menciptakan produk-produk baru yang menarik untuk pelanggan kami. Terima kasih. EOS," begitu kalimat penutupnya. (kik/eny)
Lipbalm dengan kepanjangan Evolution of Smoothness itu dipercaya dapat melembabkan dan menghaluskan bibir. Namun keeksisan EOS Lipbalm tampaknya akan menurun setelah pengaduan dari wanita bernama Rachael Cronin yang bermasalah dengan bibirnya setelah menggunakan lipbalm tersebut.
Cronin mengadukan bahwa setelah menggunakan EOS Lipbalm, bibirnya menjadi ruam, pendarahan dan pecah-pecah. Wanita tersebut mengaku reaksi produk lipbalm tersebut sangat buruk hingga membutuhkan tindakan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Dikutip dari US Magazine, Cronin mengatakan setelah beberapa jam mengaplikasikan lipbalm, bibir terasa kasar. Cronin kemudian memulaskan kembali lipbalm EOS. Bukannya menjadi halus, bibirnya malah pecah-pecah dan berdarah karena pengelupasan bibir.
Dari laporan yang diajukan ke pengadilan, keesokan hari setelah menggunakan EOS kondisi bibir Cronin semakin parah. Kulit disekitar bibirnya terasa melepuh dan beruntusan hingga membutuhkan perawatan medis.
Kondisi tersebut berlangsung selama 10 hari. Keadaan tersebut sangat membuat Cronin terkejut dan panik karena tidak menyangka bahwa lipbalm yang sudah terkenal tersebut merusak kulit bibirnya.
Rupanya pengalam buruk tersebut tidak hanya dialami Cronin. Setelah wanita berambut pirang itu mem-posting fotonya di Facebook dengan kondisi bibir yang ruam karena pemakaian EOS, banyak komentar yang mengatakan bahwa mereka juga mengalami hal yang sama.
Secara resmi pihak EOS telah mengkonfirmas terkait dengan laporan Cronin tersebut. Dalam Facebooknya, pihak EOS membantah bahwa lipbalm mereka berbahaya.
"Beberapa dari kalian mungkin sudah melihat laporan gugatan untuk kami. Kami memastikan bahwa kesehatan konsumen adalah prioritas kami. Produk kami aman, terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas dan sesuai standar," tulis pihak EOS.
"Kami sangat yakin aduan tersebut tidak memiliki dasar dan kami akan terus menciptakan produk-produk baru yang menarik untuk pelanggan kami. Terima kasih. EOS," begitu kalimat penutupnya. (kik/eny)











































