Keringkan Rambut dengan Kaus Agar Tidak Bercabang, Begini Caranya
Keramas dilakukan setiap orang dengan tujuan membersihkan rambut dari debu dan kotoran serta menyehatkan. Setelah keramas, rambut tentu dikeringkan agar tidak membasahi busana. Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam melakukannya, mulai dari menggunakan hairdryer, kipas angin, atau dengan handuk saja.
Jika Anda lebih suka mengeringkan dengan handuk, berhati-hatilah. Hal tersebut bisa menjadi salah satu kesalahan dalam merawat rambut. Tekstur kasar pada handuk yang berbahan katun dan terry dapat menyebabkan kerusakan. Hal itu pun diutarakan penulis dan penata rambut ternama Monae Everett. Menurutnya, batang rambut bisa menjadi rapuh kemudian bercabang dan rusak jika Anda menggosoknya terlalu kasar dengan handuk.
"Tanda-tanda rusaknya rambut adalah rambut kering dan kusut. Rambut kusut merupakan indikasi besar rusaknya rambut, rambut kering pun butuh dilembabkan kembali," ujar Morae kepada Huffington Post.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dengan mengganti alat pengering rambut, untuk memperbaiki mahkota Anda yang sudah rusak, gunakan pula sampo dan kondisioner yang tepat. Jika rambut diwarnai, pilih sampo dan kondisioner yang diformulakan untuk rambut berwarna. Jika rambut Anda tipis, gunakan shampoo dan kondisioner yang dapat memberikan volume pada rambut. Aplikasikan pula masker rambut setiap tiga sampai empat kali keramas.
Yang terakhir, Morae menganjurkan untuk menggunakan leave in conditioner atau produk yang dapat melembabkan rambut saat tidur. Aplikasikan produk itu sebelum tidur untuk didiamkan semalaman. Kemudian tutup rambut Anda menggunakan kaos dengan gaya turban dan tinggal tidur "Ini akan membuat proses pengeringan terasa lebih cepat dan dapat membuat rambut, terutama batangnya menjadi lebih lembab." ujar Morae.
(ami/ami)











































