Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Bisnis Makeup Bekas

Brand Kecantikan yang Jadi Incaran Para Pembeli Makeup Second

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 04 Sep 2015 11:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Preloved makeup atau menjual kembali makeup yang telah digunakan menjadi suatu fenomena yang kini marak dilakukan oleh para pelaku kecantikan. Alasannya, selain mengurangi jumlah koleksi makeup yang tidak terpakai, menjual kembali kosmetik 'bekas' juga bisa menambah penghasilan.

Biasanya, ada beberapa item kecantikan yang bisa dijual kembali. Mulai dari foundation atau alas bedak yang kemasannya pump, eyeshadow, blush on, hingga lipstik dari berbagai brand-brand kosmetik tertentu. Namun ada juga skincare atau perawatan wajah yang juga ikut dijual.

Menurut Ririe Prameswari, wanita yang sudah 1,5 tahun berkarier sebagai blogger kecantikan, ada beberapa brand skincare yang sering dijual kembali dengan alasan-asalan tertentu. Salah satunya adalah brand perawatan wajah asal Jepang, SK-II.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita kelahiran 6 Juni itu mengatakan, ia pernah melihat ada beberapa rekannya sesama blogger yang menjual SK-II. "Kalau skincare mungkin karena si pemakainya kurang cocok, jadinya dia jual kembali kepada pembeli yang pastinya merasa lebih cocok dan nyaman menggunakan produk tersebut," ujar Ririe saat dihubungi Wolipop, Senin, (31/8/2015).

Baca Juga : 50 Inspirasi Model Kebaya

Selain itu, brand kosmetik asal Korea seperti Too Cool From School atau Etude House dan brand asal Amerika, NYX yang terkenal dengan rangkaian warna lipstiknya itu juga seringkali dijual oleh preloved seller, termasuk juga beberapa blogger kecantikan. Ia berpendapat, ada beberapa blogger yang menjual kembali barang yang dimilikinya lantaran koleksi makeup-nya yang terlalu banyak.

"Tapi ada juga blogger yang jual makeup second seperti lipstik, karena warnanya kurang cocok di wajah," lanjutnya.

Lantas mengapa mereka membeli kosmetik tersebut jika tidak cocok dengan tone dan jenis kulit? Lulusan London School of Public Relation itu memaparkan, ada beberapa tipe wanita yang terkadang bersikap impulsif atau tergesa-gesa dalam membeli makeup.

Ada yang membelinya karena warnanya terlihat bagus saat dipakai oleh model. Ada pula yang termakan rayuan dari iklan dan review dari para blogger lainnya yang mengatakan produk tersebut memiliki keunggulan yang tidak didapatkan oleh brand lainnya.

Ditambahkan oleh blogger kecantikan lainnya, Angela Devina, ia tidak bisa menyebutkan brand-brand kecantikan apa saja yang banyak diburu oleh pecinta makeup second. Namun biasanya brand kosmetik yang banyak dicari adalah kosmetik high-end yang harganya lumayan mahal dan harus pre order lama untuk mendapatkannya.

"Biasanya kalau niat awal hanya mau coba-coba saja atau kita orangnya bosenan, kan itu bisa dijual lagi dengan harga murah. Jadi nanti yang beli tidak terasa kalau barang itu mahal," tuturnya pada Wolipop, Kamis, (3/9/2015).

(itn/itn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads