Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dipaksa Suntik Filler, Mata Mantan Model Ini Malah Bengkak dan Luka

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 28 Jul 2015 17:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Channel 5
Jakarta - Dalam masa kejayaannya sebagai model, Sarai Mohammad harus menyudahi kariernya tersebut karena bencana yang ia alami pasca melakukan prosedur kecantikan. Memang tak selamanya menyuntik filler di bagian wajah bisa mempercantik. Salah prosedur, maka nasib Anda bisa sama dengan mantan model asal London tersebut.

Tragedi tersebut bermula dari tawaran pekerjaan untuk membintangi iklan klinik kecantikan di Filipina. Awalnya, pemotretan berjalan sempurna. Namun, salah satu dokter di sana mengatakan bahwa Sarai memiliki lingkar hitam pada matanya.

"Dokter tersebut mengatakan bahwa dia memiliki prosedur terbaru dengan menyuntikkan cairan hyaluronic acid di bawah matanya untuk mencerahkan kulit mata bagian atas dan bawah dan setelah itu tidak akan ada lagi lingkar hitam mata," ujar Sarai dalam reality TV 'Botched Up Bodies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat ragu, namun dokter memberikan janji-janji 'surga' untuk meyakinkan Sarai. Akhirnya, Sarai pun termakan dengan rayuan dokter kecantikan tersebut. Setelah terbangun dari operasi singkatnya tersebut, Sarai merasakan sakit di bagian matanya. Ternyata matanya mengalami pembengkakan.

"Aku benar-benar tahu bahwa telah terjadi sesutu yang salah hingga mataku menjadi bengkak bahkan aku sempat mengalami masalah pernapasan. Saat itu seperti tubuhku melawan reaksi filler yang telah disuntikkan," kenang Sarai.

Wanita yang kini lebih sering berpenampilan dengan turban itu akhirnya kembali ke Inggris dengan membawa kekecewaan yang besar. Dia mencari pendapat kedua tentang pembengkakan dan luka di sekitar matanya. Sarai mendapatkan informasi bahwa bukan hyaluronic acid yang disuntikkan pada matanya, melainkan filler permanen.

Setelah enam bulan tidak ada perubahan, Sarai kembali ke Filipina untuk menuntut ahli bedah plastik dan meminta tanggung jawab klinik kecantikan tersebut. Sekali lagi, bedah plastik kedua yang dijalaninya berakhir mengecewakan.

"Dia (dokter kecantikan) membuat sayatan di bawah mata untuk mencoba mengeluarkan filler dan dia juga memotong bagian atas dari alisku," ungkap Sarai.

Tidak hanya bengkak, kini bagian matanya pun memiliki luka yang terlihat. Sarai mengaku, kariernya hancur karena dokter kecantikan yang salah melakukan prosedur filler. Kepercayaan dirinya pun hilang karena luka tersebut.

Sarai kini mencoba memperbaiki penampilannya dengan melakukan facelift untuk memperbaiki tampilan otot yang rusak akibat injeksi filler. Ia pun berharap bisa meraih kehidupannya kembali, setidaknya kepercayaan dirinya bisa pulih lagi.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads