Petaka Permak Payudara
3 Masalah Mengerikan yang Bisa Terjadi Pasca Operasi Implan Payudara
Wanita selalu ingin tampil sempurna, tak hanya bicara soal wajah namun juga tubuhnya. Perawatan di meja bedah pun tak jarang menjadi pilihan untuk tampil 'sempurna' secara instan. Salah satu yang paling banyak dilakukan adalah operasi pembesaran payudara.
Persentase pembedahan payudara pun semakin populer di tahun kemarin. Data yang diungkapkan organisasi operasi plastik di Amerika Serikat, terjadi peningkatan sekitar 12% terhadap prosedur kecantikan ini. Masih menurut data yang dirilis oleh American Society for Aesthetic Plastic Surgery (ASAPS), lebih dari 11 juta operasi plastik dan prosedur kecantikan non operasi dilakukan oleh para ahli bedah plastik dan dokter kulit di Amerika Serikat pada 2013.
Meski populer, tak ada jaminan atas keberhasilan operasi implan payudara. Risiko besar tetap saja ada, walau sudah mengeluarkan jutaan rupiah. Dari studi lainnya yang dilakukan oleh National Institute of Medicine, 25 dari 40 persen wanita yang melakukan implan, memerlukan operasi lainnya lagi untuk membenahi estetika dari payudaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegagalan operasi plastik bisa juga terjadi ketika tubuh pasien memberikan reaksi yang tidak diduga sebelumnya. Reaksi penolakan yang dapat terjadi adalah granuloma silikon pada wanita dengan implan payudara yaitu kondisi kulit yang memburuk akibat reaksi terhadap cairan silikon. Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan operasi pembesaran payudara, pahami dulu risiko terburuk yang mungkin terjadi pada tubuh Anda, apa saja?
1. Payudara Berubah Bentuk
Tidak semua operasi plastik memberi hasil memuaskan dalam jangka panjang. Mungkin awalnya sesuai keinginan, namun lama-kelamaan jadi berubah bentuk dan terlihat menyeramkan. Ada wanita yang payudaranya bergeser karena implan, turun, sampai berubah bentuk menjadi kotak tak beraturan. Kasus seperti ini umumnya terjadi karena salah prosedur dan bahan implan yang ditanam tidak dengan mutu terjamin. Perubahan bentuk tubuh, seperti naik berat badan pun dapat memengaruhi perubahan payudara pasca operasi.
"Jika pengerjaan awal dilakukan oleh orang yang tidak kompeten maka tindakan koreksi akan sangat sulit. Umumnya dalam operasi kosmetik yang gagal, koreksi lebih sulit, lama dan biaya lebih besar dibanding pengerjaan awal," ujar Dr Eddy Karta, SpKK, ketika diwawancara Wolipop melalui email, Kamis (20/2/2014).
2. Payudara Mengecil Atau Membesar dengan Sendirinya
Kesalahan dalam prosedur pengerjaan juga dapat menyebabkan payudara berubah ukuran, bisa membesar atau mengecil dengan sendirinya. Tentu tak ada yang mengharapkan payudara bisa tiba-tiba membesar dan bengkak. Tak hanya menyebabkan sakit pinggang karena beban berlebihan di dada, namun juga berisiko mengalami implan meledak. Menurut pandangan dari beberapa dokter operasi plastik, risiko ini sangat minim terjadi jika dikerjakan oleh orang yang kompeten dengan bahan berkualitas tinggi.
"Implan tidak akan berubah dalam ukuran. Sayangnya beberapa ahli bedah payudara memang belum terlatih sepenuhnya dan tidak mendapatkan sertifikat dari Dewan Bedah Plastik. Mereka kurang teliti dengan pendarahan pada pembuluh yang membuat payudara pasien mereka mengalami pembengkakan dan terlihat memar," tutur Richard H. Tholen, MD, FACS., dokter bedah dari Minneapolis, Amerika.
3. Implan Payudara Meledak
Tak jarang wanita yang mengalami pengalaman buruk dengan implan bocor atau meledak setelah melakukan operasi plastik. Hal itu pun bisa disebabkan oleh banyak hal seperti pemasangan implan yang tidak berkualitas dan belum memiliki garansi internasional. Dokter Enrina Diah, Sp.BP-RE, menegaskan bahwa implan payudara yang bagus tidak akan pecah bahkan garansi seumur hidup. "Ibaratnya dilindas truk saja nggak pecah. Sekarang implan sudah generasi kelima, generasi awal mungkin cell life-nya belum sempurna tapi sekarang sudah kuat. Garansinya lifetime, kalau implan nggak ada keluhan ya nggak perlu diganti," jelas dr. Enrina kepada Wolipop melalui telepon, Kamis (20/2/2014).
Dilanjutkan oleh Enrina, implan payudara pecah juga bisa terjadi karena banyak melakukan aktivitas berat pasca operasi. Oleh karena itu, umumnya dokter akan menyarankan untuk beristirahat total selama seminggu sampai sebulan untuk menghindari risiko pendarahan. (asf/fer)
Fashion
On Cloud 6 Coast Men, Sneakers Ringan dan Empuk untuk Harian-Traveling
Home & Living
Philips Handheld Steamer STH3010/70, Solusi Setrika Cepat & Tanpa Ribet
Perawatan dan Kecantikan
Atasi Luka Pakai Betadine Clear Antiseptic Spray, Cocok buat Semua Usia
Home & Living
2 Rekomendasi Teko Air Minum untuk Kumpul Keluarga, Praktis dan Tetap Estetik di Meja
Bixie Haircut Jadi Tren! Ini Gaya Rambut Pendek yang Lagi Viral 2026
7 Cushion Terbaik yang Tahan Lama, Bikin Makeup Tetap Fresh Seharian
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
Kim Bum vs Ahn Hyo Seop, Kisah Cinta Drakor Sold Out on You Bikin Greget
Anne Hathaway Pastikan Tidak Ada Model Kurus di The Devil Wears Prada 2
Bongkar Sifat Asli Wanita dari Zodiaknya, Kamu Termasuk yang Mana?
Ramalan Zodiak 27 Maret: Libra Lebih Sabar, Sagitarius Banyak Masalah











































