Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

L'Oreal Berikan Penghargaan Pada 3 Wanita Indonesia Peneliti Sains

wolipop
Selasa, 14 Okt 2014 14:06 WIB
...
Foto: Rahmi/Wolipop
Jakarta -

Brand kecantikan L'Oreal kembali menggelar penganugerahan For Women In Science (FWIS). Pemberian penghargaan untuk para wanita Indonesia yang berprestasi dalam bidang penelitian sains ini digelar untuk ke-11 kalinya. Pada 2014, gelaran yang bekerjasama dengan Komisi Nasional Indonesia (KNI) untuk UNESCO tersebut telah memilih tiga peneliti wanita dengan proposal riset luar biasa berbasis sumber daya alam Indonesia.

"64% orang yang tidak berpendidikan tinggi merupakan wanita. Bayangkan bagaimana bagusnya negara Indonesia jika mereka semua berpendidikan. Dengan adanya penganugerahan ini, L'Oreal ingin berperan dalam mendorong para wanita untuk mengejar edukasi," ujar Vismay Sharma selaku Presiden Direktur L'Oreal Indonesia di Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2014).

Para fellowship L'Oreal-UNESCO FWIS Nasional 2014 ‎ini dipilih oleh tujuh orang juri kompeten di bidang penelitian dan sains. Penjurian tersebut pun diketuai oleh Prof. Dr. Endang Sukara. ‎Selain penghargaan, ketiga pemenang akan menerima bantuan beasiswa sebesar Rp 80 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga peniliti muda berbakat itu, antara lain Drh. Fitriya Nur Annisa, PhD dengan judul riset "Pengaruh Kaempferol dari Daun Katuk untuk Potensi Pencegahan Kanker Pada Sel Epitel Kalenjar Susu" di kategori Life Science. Kemudian Dr. Nanik Puwanti yang mengangkat "Pengembangan Mikrokapsul dengan Protein ‎Nanofibrils Menggunakan Proses Adsorpsi Layer-by-Layer untuk Diterapkan Sebagai Perangkat Pelepasan Terkendali" untuk kategori Material Science. Sementara kategori Material Science lainnya diberikan pada Dr. rer. nat Witri Wahyu Lestari Ssi. Msc, yang mengambil tema "Produksi Green Diesel dari Minyak Kelapa Sawit".

Peanugrahaan ini juga dipandangkan baik oleh Ketua KNI Kemdikbud, Prof. Dr. Arief Rachman Mpd yang mendukung kemajuan bangsa berdasarkan penelitian. Menurut tokoh pendidikan tersebut, rencana tak bisa hanya berdasarkan otak manusia namun harus dibuktikan dengan riset. Ia pun mendukung peran wanita di bidang sains.

"Selamat kepada tiga pemenang‎ yang merupakan bendera dari kesuksesan peneliti perempuan dalam bidangnya masing-masing. Ayo rayakan mereka selayaknya selebriti," ujar Prof. Arief seraya bergurau.

Yang menarik dari penganugrahan tahun ini, ketiga pemenang nasional tersebut ‎akan dipilih untuk mewakilkan Indonesia dalam ajang International Rising Star. Program ini adalah kompetisi skala dunia yang akan memberikan 15 beasiswa di tiga wilayah, Afrika dan Arab, Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Latin. Selanjutnya, para peneliti wanita muda tersebut akan menuangkan proposal dalam penelitian nyata demi mengetahui hasil yang mungkin berguna untuk perkembangan industri masing-masing bidang.

(ami/eny)
...
Hide Ads