Duh, Jerawat Bisa Menurun ke Anak dan Bisa Menetap Sampai Tua
Setiap wanita pasti menginginkan kulit wajah yang mulus dan bersih tanpa jerawat. Berbagai perawatan mulai dari masker sampai laser pun kerap dilakukan sebagai tindak pencegahan maupun pengobatan.
Namun ternyata jerawat tidak hanya disebabkan karena kulit wajah yang kotor, kurang terawat atau ketidakstabilan hormon. Seperti halnya diabetes, jerawat merupakan penyakit kulit yang juga bisa diturunkan orangtua kepada anaknya.
Menurut dokter dr. Lewie Suryaatmadja, SpKK, besar kemungkinan untuk wanita menurunkan 'bakat' jerawat pada anak-anaknya. Dokter yang telah melakukan praktik penanganan jerawat selama 20 tahun tersebut mengatakan, ia menemukan banyak kasus pasien bersaudara yang ternyata memiliki ibu dengan masalah yang sama saat muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya saya sering bercanda pada pasien gadis. Kalau cari pasangan jangan yang jerawatan juga, supaya memperbaiki keturunan," canda sang dokter asal Semarang tersebut, saat berbincang dengan Wolipop di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Selain bisa menurunkan bakat, kondisi paling serius, wanita juga bisa berjerawat sampai usia tua. Salah satu penyebabnya adalah karena faktor genetik seperti yang telah diuraikan sebelumnya. Hal ini kerap terjadi jika perempuan tersebut memiliki orangtua yang keduanya berjerawat.
Untuk menangkal penyakit kulit ini, gaya hidup sehat tentu saja harus dilakukan. Dokter Lewie memberikan saran agar para wanita tidak sering coba-coba produk perawatan kulit yang kurang terpercaya. Sebagai suplemen tambahan, perempuan bisa mengonsumsi Astaxanthin atau vitamin C. Selain itu, hindari pula paparan langsung sinar matahari untuk menjauhkan wajah dari penyakit kulit di usia tua nanti. Perbanyak juga konsumsi sayur dan buah, serta kurangi makanan berlemak dan yang bisa memicu alergi penyebab jerawat.
(ami/hst)










































