Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tren Minuman Kecantikan

Cantik dan Awet Muda dengan Beauty Drink, Efektifkah?

Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 12 Jun 2014 17:14 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Ada banyak produk yang ditawarkan saat ini, yang diklaim dapat membuat tampilan wanita makin cantik. Mulai dari perawatan kecantikan dengan alat canggih, atau mengemas bahan-bahan alami dalam bentuk makanan dan minuman untuk membuat kulit terlihat sehat dan awet muda.

Baru-baru ini, ada tren perawatan yang nampaknya mulai banyak dikembangkan oleh beberapa produsen di bidang kecantikan, yaitu minuman kecantikan atau beauty drink. Mulai dari pasar Asia, seperti Hong Kong, Jepang dan Korea, kini pasar Amerika dan Eropa juga mulai memproduksi berbagai merek beauty drink.

Produk minuman kecantikan ini disebut-sebut memiliki kandungan kolagen dan hyaluronic acid yang dapat berperan menjaga kekenyalan kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dalam tubuh akan berkurang. Oleh karena itu, beauty drink mulai banyak diminati karena diklaim dapat memberi asupan kolagen untuk mencegah penuaan dini. Namun, apakah beauty drink benar efektif jika dilihat dari kacamata kedokteran?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami pun berbincang dengan dr. Gloria Novelita, SpKK di daerah Jakarta Pusat, menyangkut efektivitas beauty drink ini. Menurutnya, beauty drink memang tidak berbahaya, namun belum tentu efektif untuk membuat kulit wajah tampak cerah atau mencegah penuaan dini.

"Ketika kita menilai apakah suatu bahan itu bermanfaat bagi kulit, kita harus tahu apakah bahan itu dapat diserap lambung. Berapa persen kadar konsentrasinya dalam darah dan berapa persen konsentrasinya dalam kulit. Misalnya vitamin c, sebagian besar akan terbuang lewat urin. Jadi lebih baik langsung ke pembuluh darah atau dioleskan. Kalau kolagen itu kan pertikelnya besar, jadi sebenarnya di kalangan peneliti masih dipertanyakan apakah kolagen yang masuk ke pembuluh darah apakah kemudian bisa sampai di sel kulit," ujar dr. Gloria di The Cone, fX, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/06/2014).

Seperti yang diungkap dr. Gloria, keefektivan beauty drink belum teruji kebenarannya. Daripada meminum kolagen yang belum tentu berpengaruh langsung ke sel kulit, dokter lulusan Universitas Indonesia itu menyarankan untuk meminum vitamin C saja untuk membuat kulit tampak sehat dan segar.

"Jadi untuk kolagen yang tujuannya di wajah, lebih efektif dengan bahan-bahan yang langsung dipakai di permukaan kulit wajah. Misalnya krim, peeling, laser atau alat-alat lain yang memang secara lokal akan merangsang kolagen di bagian tertentu. Jadi kita supply bahan yang mengandung itu, jadi bukan kolagennya yang diminum, " tambahnya lagi.

(asf/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads