Orang-orang yang Berisiko Terkena Kanker Kulit Seperti Hugh Jackman
wolipop
Rabu, 14 Mei 2014 18:04 WIB
Jakarta
-
Aktor Hugh Jackman sudah dua kali menjalani operasi untuk mengangkat kanker kulit basal cell carcinoma (BCC) yang menyerang hidungnya. Orang-orang yang sering terkena paparan sinar matahari yang kuat selama bertahun-tahun atau sejak kecil, tanpa menggunakan pelindung berisiko besar terkena kanker kulit ganas tersebut.
Orang-orang yang berkulit putih seperti ras Kaukasian berisiko lebih besar terkena BCC, ketimbang ras-ras lainnya. Lebih sedikitnya pigmen kulit yang dimiliki oleh ras Kaukasian menyebabkan mereka lebih mudah mengalami skin burn, sehingga rentan mengalami BCC.
Anda yang gemar menggelapkan kulit dengan berjemur langsung di bawah sinar matahari atau dengan memakai tanning bed harus lebih berhati-hati. Menurut dr. Nindita, kedua aktivitas tersebut dapat merusak dan membahayakan kesehatan kulit.
Selain itu kanker kulit ganas ini juga bisa terjadi karena faktor genetik. "Misalnya seseorang yang memiliki saudara sedarah yang sakit kanker kulit, maka ia memiliki risiko lebih besar," ujar dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK saat diwawancara Wolipop, Senin
Mereka dengan imunitas yang rendah, contohnya akibat infeksi virus HIV, penerima organ transplantasi, atau yang mengonsumsi jangka panjang obat-obatan yang menurunkan imunitas, atau orang yang kerap terpapar sinar X berisiko lebih besar terhadap penyakit kanker kulit tersebut.
Meskipun bersifat ganas, sebagian besar kanker kulit BCC ini dapat diatasi, terutama bila masih pada fase dini dan segera diterapi. Tujuan terapi adalah kesembuhan dengan hasil kosmetik yang baik, karena BCC sering terjadi pada wajah, dan juga menghindari terjadinya kekambuhan.
Ada beberapa cara penyembuhan BCC, namun pada umumnya, Dokter akan melakukan operasi pengangkatan kanker disertai sedikit kulit normal di sekitarnya, untuk memastikan tidak ada sel kanker yang tertinggal.
Sebaiknya konsultasikan kepasa dokter spesialis kulit dan kelamin, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, jika Anda curiga kulit anda memiliki masalah yang tidak biasa, terutama pada area kulit yang tidak terlindung dari sinar matahari. "Perlu curiga jika terdapat benjolan atau luka yang susah sembuh sampai berminggu-minggu misalnya, lambat laun menjadi besar, dan mudah berdarah." jelas dr. Nindita yang berpraktek di Bintaro Skin House itu saat diwawancara Wolipop, Senin (12/5/2014).
(eny/eny)
Orang-orang yang berkulit putih seperti ras Kaukasian berisiko lebih besar terkena BCC, ketimbang ras-ras lainnya. Lebih sedikitnya pigmen kulit yang dimiliki oleh ras Kaukasian menyebabkan mereka lebih mudah mengalami skin burn, sehingga rentan mengalami BCC.
Anda yang gemar menggelapkan kulit dengan berjemur langsung di bawah sinar matahari atau dengan memakai tanning bed harus lebih berhati-hati. Menurut dr. Nindita, kedua aktivitas tersebut dapat merusak dan membahayakan kesehatan kulit.
Selain itu kanker kulit ganas ini juga bisa terjadi karena faktor genetik. "Misalnya seseorang yang memiliki saudara sedarah yang sakit kanker kulit, maka ia memiliki risiko lebih besar," ujar dr. Nindita Hapsari Susanti, Sp.KK saat diwawancara Wolipop, Senin
Mereka dengan imunitas yang rendah, contohnya akibat infeksi virus HIV, penerima organ transplantasi, atau yang mengonsumsi jangka panjang obat-obatan yang menurunkan imunitas, atau orang yang kerap terpapar sinar X berisiko lebih besar terhadap penyakit kanker kulit tersebut.
Meskipun bersifat ganas, sebagian besar kanker kulit BCC ini dapat diatasi, terutama bila masih pada fase dini dan segera diterapi. Tujuan terapi adalah kesembuhan dengan hasil kosmetik yang baik, karena BCC sering terjadi pada wajah, dan juga menghindari terjadinya kekambuhan.
Ada beberapa cara penyembuhan BCC, namun pada umumnya, Dokter akan melakukan operasi pengangkatan kanker disertai sedikit kulit normal di sekitarnya, untuk memastikan tidak ada sel kanker yang tertinggal.
Sebaiknya konsultasikan kepasa dokter spesialis kulit dan kelamin, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, jika Anda curiga kulit anda memiliki masalah yang tidak biasa, terutama pada area kulit yang tidak terlindung dari sinar matahari. "Perlu curiga jika terdapat benjolan atau luka yang susah sembuh sampai berminggu-minggu misalnya, lambat laun menjadi besar, dan mudah berdarah." jelas dr. Nindita yang berpraktek di Bintaro Skin House itu saat diwawancara Wolipop, Senin (12/5/2014).
(eny/eny)
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
3
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
4
Potret Inka Williams Model Bali Pacar Channing Tatum, Beda Usia Jadi Sorotan
5
Park Min Young & Sungjae BTOB Siap Jadi Visual Couple Drakor Adaptasi Dracin
MOST COMMENTED











































