Liputan Khusus Tanam Benang
Mengenal Tanam Benang, Metode Kecantikan untuk Wajah Tampak Muda dan Cerah
wolipop
Jumat, 09 Mei 2014 08:39 WIB
Jakarta
-
Memiliki wajah yang sempurna adalah dambaan setiap wanita, karena itu wanita selalu memiliki caranya sendiri untuk tetap terlihat cantik. Salah satu metode kecantikan yang sempat menjadi tren adalah suntik Botox dan filler. Meski metode ini terbilang cukup merogoh kocek, banyak para wanita tetap memilih perawatan tersebut untuk meniruskan pipi, memancungkan hidung atau menghilangkan kerutan pada bagian dahi dan area mata.
Kini hadir lagi satu perawatan yang sedang cukup digandrungi wanita, yakni tanam benang. Banyak wanita beralih pada metode kecantikan yang dinilai lebih aman dan praktis ini. Tanam benang atau yang disebut juga dengan thread lifting merupakan salah satu metode kecantikan yang berasal dari negara Rusia. Perawatan yang sudah ada sejak tahun 1999 ini, mulai dikenal secara mendunia sejak banyaknya orang Eropa dan Amerika Serikat yang mulai melakukan tanam benang.
Tanam benang merupakan metode pengencangan kulit wajah dan tubuh dengan menggunakan benang yang ditanam dalam lapisan kulit. Di awal kemunculannya, metode ini hanya dilakukan oleh dokter bedah dengan menggunakan benang yang biasa dipakai untuk pembedahan dan tidak bisa diserap tubuh.
Seiring dengan perkembangannya, thread lifting kini lebih banyak menggunakan benang yang disebut PDO (Polydioxanone), yaitu benang khusus yang dapat diserap oleh tubuh dalam jangka waktu tertentu. Oleh para pelaku dan praktisi tanam benang, prosedur ini berfungsi untuk merangsang produksi kolagen yang dapat mengencangkan kulit, menghilangkan kerutan secara alami dan dapat mencerahkan kulit.
"Tanam benang tidak meninggalkan bekas dan tidak ada efek sampingnya," ujar dokter estetika kulit dr. Erliswita Reza dari CBC Beauty Center, salah satu klinik yang menawarkan perawatan tanam benang, saat wawancara bersama Wolipop di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (07/05/2014).
Menurut dr. Erliswita, metode ini banyak dipilih klien karena dinilai efektif untuk meniruskan wajah, serta membentuk lekukan tubuh menjadi lebih sempurna. Tanam benang dapat dipasang pada bagian-bagian tubuh seperti wajah, lengan, perut dan payudara. Dijelaskan dr. Erliswita, biasanya tanam benang dilakukan pada wanita yang mulai menua, dengan kondisi tangan dan perut yang bergelambir agar tampil lebih muda.
Seperti apa proses penanaman benang ini pada kulit? Apakah benar tidak ada efek samping yang dihasilkan? Lalu bagaimana jika dilihat dari segi kedokteran? Terus simak liputan khusus Wolipop tentang tanam benang, di ulasan-ulasan selanjutnya!
(mrt/hst)
Kini hadir lagi satu perawatan yang sedang cukup digandrungi wanita, yakni tanam benang. Banyak wanita beralih pada metode kecantikan yang dinilai lebih aman dan praktis ini. Tanam benang atau yang disebut juga dengan thread lifting merupakan salah satu metode kecantikan yang berasal dari negara Rusia. Perawatan yang sudah ada sejak tahun 1999 ini, mulai dikenal secara mendunia sejak banyaknya orang Eropa dan Amerika Serikat yang mulai melakukan tanam benang.
Tanam benang merupakan metode pengencangan kulit wajah dan tubuh dengan menggunakan benang yang ditanam dalam lapisan kulit. Di awal kemunculannya, metode ini hanya dilakukan oleh dokter bedah dengan menggunakan benang yang biasa dipakai untuk pembedahan dan tidak bisa diserap tubuh.
Seiring dengan perkembangannya, thread lifting kini lebih banyak menggunakan benang yang disebut PDO (Polydioxanone), yaitu benang khusus yang dapat diserap oleh tubuh dalam jangka waktu tertentu. Oleh para pelaku dan praktisi tanam benang, prosedur ini berfungsi untuk merangsang produksi kolagen yang dapat mengencangkan kulit, menghilangkan kerutan secara alami dan dapat mencerahkan kulit.
"Tanam benang tidak meninggalkan bekas dan tidak ada efek sampingnya," ujar dokter estetika kulit dr. Erliswita Reza dari CBC Beauty Center, salah satu klinik yang menawarkan perawatan tanam benang, saat wawancara bersama Wolipop di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (07/05/2014).
Menurut dr. Erliswita, metode ini banyak dipilih klien karena dinilai efektif untuk meniruskan wajah, serta membentuk lekukan tubuh menjadi lebih sempurna. Tanam benang dapat dipasang pada bagian-bagian tubuh seperti wajah, lengan, perut dan payudara. Dijelaskan dr. Erliswita, biasanya tanam benang dilakukan pada wanita yang mulai menua, dengan kondisi tangan dan perut yang bergelambir agar tampil lebih muda.
Seperti apa proses penanaman benang ini pada kulit? Apakah benar tidak ada efek samping yang dihasilkan? Lalu bagaimana jika dilihat dari segi kedokteran? Terus simak liputan khusus Wolipop tentang tanam benang, di ulasan-ulasan selanjutnya!
(mrt/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
Era Glitchy Glam 2026, Saat Kecantikan Tidak Sempurna Justru Jadi Tren
Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit
Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
Most Popular
1
Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Bikin Seleb Dunia Terjebak di Karibia
2
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
3
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
4
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
5
Ramalan Zodiak 6 Januari: Capricorn Banyak Uang, Aquarius Tak Perlu Gengsi
MOST COMMENTED











































