Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Frustasi Tidak Memiliki Rambut, Pria Ini Mentato Kulit Kepalanya

Kiki Oktaviani - wolipop
Kamis, 13 Feb 2014 12:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta -

Jika wanita khawatir dengan kerutan di wajah, berbeda dengan pria. Mereka khawatir akan kebotakan dini. Masalah kebotakan pada pria memang sulit diatasi. Seperti pengalaman Benedict Garrett, pria yang berjuang untuk mengatasi masalah rambutnya.

Pada awalnya, pria 33 tahun itu memiliki rambut yang cukup lebat. Namun sejak delapan tahun lalu rambutnya mulai menipis dan terjadilah kebotakan. Benedict mencoba berbagai cara untuk menumbuhkan rambutnya.

Pria berkepala plontos itu pernah menggunakan produk penebal rambut. Namun hasilnya malah membuatnya malu, karena produk spray tersebut dapat luntur jika terkena air dan akan menodai bantal jika lupa membersihkan kepala sebelum tidur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Frustasi karena produk tersebut tidak bekerja dengan baik, Benedict terus berusaha mencari alternatif. Dikutip dari Daily Mail, akhirnya ia menemukan perawatan bernama Scalp Micro Pigmentation. Teknik Scalp Micro Pigmentation sama seperti tato.

Perawatan Scalp Micro Pigmentation dikelola oleh HHC (His Hair Clinic). Cara kerjanya adalah dengan mentato kecil-kecil di kulit kepala agar terlihat seperti rambut yang baru tumbuh.

Teknik tersebut dikembangkan oleh Ian Watson, pendiri HHC. Teknik tato kepala tersebut aman karena telah diteliti dan Ian pun telah bekerjasama dengan ahli kerontokan rambut terbaik di dunia.

Teknik pengerjaannya pertama-tama, kepala ditandai terlebih dahulu untuk mengetahui batasan kulit kepala yang akan ditato. Kemudian masuk ke tahap pentatoan. Tahap berikutnya adalah menganalisa kembali apakah ada yang kurang atau terlihat kurang sempurna.

"Aku tidak perlu lagi menyimpan spray kulit kepalaku. Orang ingin tampil baik dan cara ini menambah percaya diriku," ujar pria yang berprofesi sebagai stripper itu.

(kik/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads