Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Make-up Organik Aman Digunakan Semua Jenis Kulit, Tapi...

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Minggu, 05 Jan 2014 14:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Make-up organik umumnya terbuat dari bahan-bahan alami yang aman untuk semua jenis kulit. Kosmetik ini tidak mengandung pengawet, paraben, pewarna juga pengharum kimia dan minyak mineral sehingga bisa digunakan pemilik kulit sensitif sekalipun. Di sisi lain, make-up berbahan dasar organik pun punya kekurangan. Produk make-up organik biasanya tidak memiliki warna seintens produk pada umumnya dan cenderung tidak tahan lama. Ini beberapa fakta yang pelu Anda ketahui tentang make-up organik, baik maupun buruknya seperti yang dikutip dari Beauty High.

1. Daftar Bahan Sedikit dan Dapat Dikenali
Kosmetik berlabel organik menggunakan bahan alami dan sangat sedikit (bahkan tidak sama sekali) menggunakan zat kimia. Jadi daftar bahan yang tertera di kemasan pun umumnya tidak asing dan dikenali konsumen awam. Singkatnya, konsumen bisa lebih mudah dan mengerti saat membaca label sehingga tahu apa yang dia pakaikan ke kulitnya. Jika mendapati banyak istilah asing dan kimia, sertifikat organik tidak bisa dijamin keasliannya.

"Juga lebih mudah tahu konsekuensi dari penggunaan kosmetik tersebut (sebab beberapa bahan bisa jadi memicu reaksi alergi)," ujar Dr. Jessica Krant, MD, MPH, dermatologist dan pendiri Art of Dermatology di New York City.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Mendukung Gerakan Sehat Alami
Membeli make-up atau makanan organik, berarti Anda juga mendukung industri petani kecil menambah penghasilan. Memilih kosmetik organik akan membantu produsen yang ingin mengembangkan dan memasarkan produk-produk alami dan aman. Tapi niat baik ini seringkali disalahgunakan produsen 'nakal' yang asal mencantumkan label organik atau alami, padahal mengandung lebih banyak bahan kimia. Untuk menghindari penipuan tersebut, selalu baca label daftar bahan dengan seksama.

3. Warna Make-up Mungkin Kurang Intens
Make-up organik umumnya menggunakan pewarna yang berasal dari bahan alami seperti buah, dedaunan atau hewan. Maka perlu diketahui bahwa pigmen warna yang berasal dari bahan alami mungkin tak seintens dan tidak sebagus pewarna kimia. Umumnya make-up organik lebih cocok untuk riasan natural atau nude. Jika ingin riasan yang dramatis atau bold, make-up ini mungkin tidak sesuai untuk Anda.

4. Riasan Wajah Tidak Tahan Lama
Bahan alami pada make-up organik umumnya tidak bertahan lama seperti make-up kebanyakan yang menggunakan bahan kimia. Itu karena make-up organik tidak menggunakan banyak bahan kimia untuk membuat tekstur kosmetik jadi lebih halus, tahan air atau tahan minyak. Jadi bersiaplah untuk sering-sering touch-up jika Anda harus pakai make-up seharian.

5. Kedaluwarsa Lebih Cepat
Karena tidak memakai bahan pengawet, make-up organik cenderung bertahan lebih sebentar dibandingkan make-up dengan pengawet kimia. Bahan pengawet ini juga mencegah bakteri dan jamur terbentuk di dalam kosmetik. Make-up organik umumnya juga menggunakan pengawet alami tapi biasanya hanya bertahan tak lebih dari satu tahun. Jadi Anda sebaiknya lebih sering membeli kosmetik baru untuk mencegah kulit teriritasi karena produknya sudah tak layak pakai.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads