Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ingin Sukses di Karier dan Cinta? Saran Ilmuwan: Rajin Pakai Make-up

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 11 Nov 2013 07:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Penampilan bukanlah segalanya, karena kepribadian seseorang yang lebih utama. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa kesan pertama sangat penting untuk menunjukkan karakter atau sifat kita. Bahkan hanya dengan memakai foundation yang tepat, kita bisa mengubah persepsi orang lain tentang diri kita.

Seorang ahli syaraf Dr Arnaud Aubert mengungkapkan bahwa ketidaksempurnaan bisa mengalihkan perhatian otak dari wajah, khususnya saat berbincang dengan lawan bicara. Hal itu menyebabkan orang-orang yang kulitnya banyak noda berada di tingkat skala sosial yang lebih rendah ketimbang orang dengan wajah mulus dan bersih tanpa noda.

Peran make-up dalam kehidupan sosial pun ternyata tak kalah penting dari wajah mulus. Riasan wajah bisa membantu memperbesar kesempatan seseorang untuk sukses dalam segalanya. Mulai dari karier sampai kehidupan percintaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dr Arnaud yang telah menulis beberapa studi tentang hubungan antara make-up, penampilan dan cara seseorang melihat orang lain menuturkan, manusia memiliki 'segitiga sosial' yang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Area tersebut adalah dari mata hingga mulut.

"Semua informasi sosial berpusat pada wajah. Jika otak terganggu oleh ketidaksempurnaan (misalnya noda hitam atau jerawat pada wajah), dia akan memroses informasi lebih sedikit juga penilaian sosialnya lebih lemah terhadap orang yang sedang dilihatnya," jelas ilmuwan asal Prancis ini, seperti dikutip dari Daily Mail.
 
Pernyataan Dr Arnaud ini didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan perusahaan kecantikan Procter & Gamble. Penelitian tersebut ingin mengetahui bagaimana orang bereaksi terhadap wanita dari berbagai usia dan etnis serta penggunaan make-up.

Menurut Nancy Etcoff, ilmuwan yang meimpin penelitian tersebut, wanita yang memakai make-up terlihat lebih menyenangkan, menarik dan kompeten. Bahkan wanita dengan make-up tebal, meskipun dianggap kurang bisa dipercaya, masih dianggap lebih menarik dan kompeten dibandingkan wanita yang tampil polos tanpa riasan sama sekali.

"Menurut saya make-up adalah sebuah 'kartu panggilan' karena itu (wajah) adalah tempat pertama yang Anda lihat. Jika seseorang memakai terlalu banyak make-up, bisa memengaruhi cara orang berbicara kepadanya, khususnya di tempat kerja," ujar Lisa Eldridge, seorang make-up artist.

Sama dengan tampil tanpa riasan dan wajah bernoda, make-up yang tidak diaplikasikan dengan benar juga bisa menjadi hambatan dalam kesuksesan. Kesalahan make-up paling buruk adalah memakai foundation tidak sesuai warna kulit dan terlalu tebal, juga memakai bulu mata palsu ke kantor.

"Itu dua contohnya yang sangat mengganggu," kata Lisa. Ia menyarankan untuk mengaplikasikan riasan yang ringan dan terlihat natural. Penggunaan BB cream bisa cukup membantu untuk mendapatkan tampilan flawless tanpa terlalu berlebihan. Make-up pun sebaiknya dikenakan setiap hari kerja, kecuali saat weekend ketika Anda hanya bersantai di rumah.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads