Tak Menyerah Meski IVF 10 Kali, Pasutri Samarinda Punya Anak di Usia 64
Suatu perjuangan penuh liku dan air mata akhirnya berbuah manis. Sepasang suami istri dari Samarinda, Kalimantan Timur, yang telah berulang kali berupaya melalui program IVF (In Vitro Fertilization) tanpa hasil, akhirnya berhasil mewujudkan impian mereka di akhir upaya ke-10 di Morula IVF Surabaya, Jawa Timur.
Kisah pasangan suami istri (pasutri) tersebut mulai viral berawal dari postingan akun Instagram Dr. Benediktus Arifin, MPH, Sp.OG(K), yang mendampingi pasangan ini. Dalam unggahannya, ia menuliskan kalimat pembuka yang menyentuh hati.
"TERJAWAB SUDAH : 10 x (45+64)=1 IVF ke-10 (1x di @morulaivfsurabaya). Usia istri 45 tahun @murni_mursyid, Usia suami 64 tahun @desa_pag. Tiba di pangkuan mereka 1 harapan, 1 mimpi, 1 perjuangan tanpa kenal lelah," tulis @drbennyarifin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr. Benny juga mengungkapkan perasaannya saat pertama kali bertemu pasangan ini, yang dengan lirih berkata, "Ini yang terakhir dok, usaha kami". Perkataan ini terus terngiang dalam pikirannya, memicu rasa merinding dan haru setiap kali ia mengingatnya. Ia pun sempat merasa terhentak dan hampir putus asa, namun kemudian ia teringat semangat pasangan tersebut yang tak kenal lelah.
"DOA, USAHA, SYUKUR itu saja yg selalu saya sematkan di setiap pertemuan bersama mereka, hingga akhirnya setengah tidak percaya dan rasa haru luar biasa Yang Maha Kuasa menghadirkan mimpi dan harapan itu JUSTRU DI AKHIR UPAYA dan ASA," tulisnya lebih lanjut.
Dr. Benny mengakhiri unggahannya dengan penegasan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Ia berharap kisah ini dapat membangkitkan harapan dan mengajak semua orang untuk terus bertekun, berdoa, dan berusaha dalam setiap aspek kehidupan.
"Kenangan yg selamanya tidak akan saya lupakan, teladan akan ketekunan dan kepasrahan yg akan selalu diingat, serta LUAR BIASANYA YANG MAHA KUASA. There is Nothing that God Can not Do," tulisnya.
Video tentang kebahagiaan pejuang dua garis dua ini sudah ditonton lebih dari 805 ribu dan banjir dukungan dari warganet.
"Kalo ada netijen nyinyir bilang "kasian ortunya dah berumur nanti anaknya bla bla bla kedepannya bla bla bla" Stop!!! Anak itu kuasa Allah. Rezeki juga kuasa Allah!! Umur juga kuasa Allah. Kalo takdirnya anak itu ada dan dilahirkan berarti insya Allah rezeki dan harapan masa depan anak itu juga ada dan sudah dijamin! ❤️ semoga kebahagiaan dan kesehatan selalu dilimpahkan untuk keluarga ini.. Barakallah.." ucap akun @zeptyana.
"Hampir sama dgn kisah sy.. Udh dititik berserah pada kehendak Tuhan.. Di pernikahan kami yg ke 20 dan di IVF sy yg ke 5, dan di usia sy saat ini 50 th, Tuhan menenun janin dlm rahim saya... Tiada yg mustahil bagi Tuhan... ❤️" saut akun @indriasarisarah.
"MasyaAllah dok ben ikut bahagia terharu... 🥹😍," takjub akun @dessy_prasetiyo.
Wolipop sudah menghubungi dr. Benny dan memberikan izin untuk mengutip postingannya. "Kadang kala Yang Maha Kuasa menghadirkan mimpi dan harapan itu JUSTRU DI AKHIR UPAYA dan ASA....bila kita tidak bisa secara langsung terlibat, setidaknya kita bagikan harapan, doa, dan asa kepada mereka ... bukan sebaliknya," ucap dokter Benny di kolom komentar.
Kemudian pasutri yang berbahagia tersebut ikut memberikan ucapkan rasa syukur atas kelahiran buah hatinya. "Terima kasih yg tak terhingga buat Dokter Benny @drbennyarifin yang memberikan support , semangat, yg sangat luar biasa sehingga kami akhirnya dipercaya oleh Allah SWT untuk mendapatkan putra Muhammad Hafidz ini. Terima kasih buat supportnya juga dari seluruh team & management @morulaivfsurabaya yg profesional dan melayani dengan sepenuh hati... Juga terima kasih buat semuanya yg telah mendoakan kami.... Mohon doanya dari semua, agar putra kami menjadi anak yg Sholeh, sehat jasmani rokhani, panjang umur, bahagia dunia akhirat.. Tiada kata2 yg banyak yg bisa kami ucapkan tentang kebahagian ini... Buat semua sahabat, yg sama sama *PEJUANG DUA GARIS* tetap Semangaaaaat....❤️❤️❤️🙏🙏🙏," ucap @desa_pag.
(gaf/eny)











































