Liputan Khusus <i>Animal Beauty</i>
Amankah Melakukan Perawatan Kulit dengan Ekstrak Hewan?
Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 25 Okt 2013 18:09 WIB
Jakarta
-
Belakangan, perawatan kulit hadir dengan terobosan-terobosan terbaru. Jika dulu produk perawatan kulit banyak diambil dari tumbuh-tumbuhan, kini beberapa produk mengambil kandungan dari ekstrak hewan.
Kandungan-kandungan yang bisa dibilang ekstrem pun semakin banyak bermunculan. Contohnya saja bisa ular yang dijadikan sebagai perawatan anti-aging, perawatan sengatan lebah, bahkan ada juga dari kotoran burung bul-bul. Tentu saja produsen atau pelaku perawatan atau produk tersebut mengklaim aman digunakan di kulit.
Namun apa kata ahli mengenai tren kecantikan dengan perawatan hewan tersebut? Menurut dr. Eddy Karta, SpKK, sebelum membeli produk atau mencoba melakukan perawatan dengan ekstrak hewan sebaiknya ketahui dulu apakah sudah melalui uji coba dan penelitian.
"Tidak aman jika belum diuji cobakan melalui penelitian yang benar. Pengobatan ini jika ada termasuk pengobatan alternatif yang belum terstandardisasi," ujar dokter yang praktek di RS Cipto Mangunkusumo itu kepada Wolipop, Kamis (24/10/2013).
Seperti perawatan dengan sengatan lebah yang diklaim dapat melawan kerutan dan mengobati jerawat, bila dari segi kedokteran, prosedur tersebut belum teruji secara klinis. dr. Eddy mengatakan, sengatan lebah adalah racun asam yang dapat menyebabkan reaksi radang dan dapat mebnyebabkan seseorang menderita syok anafilaktik, keadaan alergi berat yang ditandai dengan penurunan tekanan darah.
Meski begitu, bila produk dengan ekstrak hewan tersebut diciptakan berdasarkan literatur kedokteran dan sudah melalui penelitian yang panjang, kemungkinan produk tersebut aman digunakan. "Dengan rekayasa genetika memang bisa dihasilkan produk yang bermanfaat dan kemudian diproduksi dalam jumlah besar. Misalnya racun botulinum dari bakteri yang kemudian dibuat dalam bentuk sediaan yang terstandardisasi sehingga bisa digunakan," urai dr. Eddy.
(kik/hst)
Kandungan-kandungan yang bisa dibilang ekstrem pun semakin banyak bermunculan. Contohnya saja bisa ular yang dijadikan sebagai perawatan anti-aging, perawatan sengatan lebah, bahkan ada juga dari kotoran burung bul-bul. Tentu saja produsen atau pelaku perawatan atau produk tersebut mengklaim aman digunakan di kulit.
Namun apa kata ahli mengenai tren kecantikan dengan perawatan hewan tersebut? Menurut dr. Eddy Karta, SpKK, sebelum membeli produk atau mencoba melakukan perawatan dengan ekstrak hewan sebaiknya ketahui dulu apakah sudah melalui uji coba dan penelitian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti perawatan dengan sengatan lebah yang diklaim dapat melawan kerutan dan mengobati jerawat, bila dari segi kedokteran, prosedur tersebut belum teruji secara klinis. dr. Eddy mengatakan, sengatan lebah adalah racun asam yang dapat menyebabkan reaksi radang dan dapat mebnyebabkan seseorang menderita syok anafilaktik, keadaan alergi berat yang ditandai dengan penurunan tekanan darah.
Meski begitu, bila produk dengan ekstrak hewan tersebut diciptakan berdasarkan literatur kedokteran dan sudah melalui penelitian yang panjang, kemungkinan produk tersebut aman digunakan. "Dengan rekayasa genetika memang bisa dihasilkan produk yang bermanfaat dan kemudian diproduksi dalam jumlah besar. Misalnya racun botulinum dari bakteri yang kemudian dibuat dalam bentuk sediaan yang terstandardisasi sehingga bisa digunakan," urai dr. Eddy.
(kik/hst)
Home & Living
Upgrade Lampu Rumah! Rekomendasi Bohlam Lampu LED untuk Sambut Lebaran 2026
Home & Living
Siap Open House Lebaran? Upgrade Ruang Tamu dengan Sarung Bantal Sofa Estetik Ini!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Tetap Bersih Setelah Seharian Silaturahmi, Andalkan Cleansing Foam dari Korea yang Lembut di Kulit!
Elektronik & Gadget
Mudik Tanpa Drama Baterai Habis, Ini 2 Powerbank Mini Praktis yang Wajib Dibawa!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
Pori-Pori Wajah Terlihat Besar? Ini Cara Menyamakannya Menurut Ahli Kulit
Kulit Sering Kusam Saat Puasa? Ini Penjelasan Dermatolog & Cara Mengatasinya
Rangkaian Produk Kecantikan 'Glowing' Selama Puasa, Skincare Hingga Makeup
Most Popular
1
Detik-detik Shalom Razade Operasi Plastik, Hidung Dicoret-coret Dokter
2
Ramalan Zodiak 11 Maret: Keuangan Capricorn Meningkat, Pisces Terancam
3
Makna Negatif di Balik Nama Gamis Bini Orang yang Jadi Tren Baju Lebaran 2026
4
7 Brand yang Rilis Baju Lebaran Couple Keluarga, Modelnya Sesuai Tren 2026
5
Gaya Para Bintang One Piece Season 2 di Red Carpet, Pemeran Nami Seksi-Elegan
MOST COMMENTED











































