Tittooing, Metode Kecantikan Tato Puting yang Digemari Wanita di Inggris
wolipop
Kamis, 18 Apr 2013 12:07 WIB
Jakarta
-
Cara wanita mempercantik diri kini semakin beragam dan aneh. Tidak hanya di bagian tubuh yang terlihat saja, tapi juga area yang tertutup pakaian. Di Inggris, tren kecantikan baru sedang berkembang, yaitu tittooing.
Tittooing adalah perawatan untuk mendapatkan tampilan puting payudara yang lebih 'cantik' dengan cara ditato. Dikutip dari Daily Mail, wanita Inggris khususnya di Liverpool memang sedang menggandrungi tato semi-permanen pada putingnya. Alasannya karena rata-rata dari mereka mendambakan punya warna puting yang lebih gelap dan tegas.
Prosedur ini awalnya diciptakan untuk membantu para wanita yang telah menjalani operasi mastektomi (pengangkatan payudara) agar payudaranya terlihat lebih realistis. Tapi kini tato puting sudah menjadi industri kecantikan yang cukup besar dan kerap digunakan untuk kebutuhan estetika. Memberikan wanita tampilan payudara yang lebih 'sempurna'.
Tato puting ini bisa bertahan sekitar 12-18 bulan. Prosedurnya memakan waktu hingga dua jam dan biaya sekitar 1.200 Poundsterling atau sekitar 17,7 juta sepasang.
"Wanita ingin menato putingnya agar mereka bisa tampil topless tanpa merasa malu, atau ketika mereka ganti baju di fitting room. Mereka bisa lebih percaya diri saat liburan romantis bersama pasangannya, melakukan pijat atau tanning," ujar Gail Proudman, dokter klinis di Merseyside, Inggris.
Dalam istilah klinis, prosedur ini dikenal dengan areola restoration dan biasanya akan terasa lebih sakit pada wanita yang mempunyai puting asli daripada yang payudaranya telah diangkat. Sebab, kulit di area areola (puting) lebih sensitif ketimbang payudara. Umumnya pasien akan diberikan krim anestesi agar kebal terhadap sakit. Selanjutnya, puting diberi teknik micropigment agar warnanya lebih sesuai dengan warna asli kulit.
Graham Offer dari British Association of Aesthetic Plastic Surgeons menyarankan, penting bagi wanita yang ingin melakukan tittooing untuk menggunakan jasa profesional. Sebab prosedur ini sangat vital dan harus dikerjakan oleh penato yang punya latar belakang medis. Perlu disadari juga bahwa bentuk dan warna puting bisa berubah seiring kondisi tubuh.
"Puting akan berubah karena kehamilan dan kondisi lainnya, jadi orang harus memikirkan ke depannya nanti (sebelum tittooing)," jelas Graham.
(hst/hst)
Tittooing adalah perawatan untuk mendapatkan tampilan puting payudara yang lebih 'cantik' dengan cara ditato. Dikutip dari Daily Mail, wanita Inggris khususnya di Liverpool memang sedang menggandrungi tato semi-permanen pada putingnya. Alasannya karena rata-rata dari mereka mendambakan punya warna puting yang lebih gelap dan tegas.
Prosedur ini awalnya diciptakan untuk membantu para wanita yang telah menjalani operasi mastektomi (pengangkatan payudara) agar payudaranya terlihat lebih realistis. Tapi kini tato puting sudah menjadi industri kecantikan yang cukup besar dan kerap digunakan untuk kebutuhan estetika. Memberikan wanita tampilan payudara yang lebih 'sempurna'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wanita ingin menato putingnya agar mereka bisa tampil topless tanpa merasa malu, atau ketika mereka ganti baju di fitting room. Mereka bisa lebih percaya diri saat liburan romantis bersama pasangannya, melakukan pijat atau tanning," ujar Gail Proudman, dokter klinis di Merseyside, Inggris.
Dalam istilah klinis, prosedur ini dikenal dengan areola restoration dan biasanya akan terasa lebih sakit pada wanita yang mempunyai puting asli daripada yang payudaranya telah diangkat. Sebab, kulit di area areola (puting) lebih sensitif ketimbang payudara. Umumnya pasien akan diberikan krim anestesi agar kebal terhadap sakit. Selanjutnya, puting diberi teknik micropigment agar warnanya lebih sesuai dengan warna asli kulit.
Graham Offer dari British Association of Aesthetic Plastic Surgeons menyarankan, penting bagi wanita yang ingin melakukan tittooing untuk menggunakan jasa profesional. Sebab prosedur ini sangat vital dan harus dikerjakan oleh penato yang punya latar belakang medis. Perlu disadari juga bahwa bentuk dan warna puting bisa berubah seiring kondisi tubuh.
"Puting akan berubah karena kehamilan dan kondisi lainnya, jadi orang harus memikirkan ke depannya nanti (sebelum tittooing)," jelas Graham.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Anti Gerah Sepanjang Hari! Gamis Anak Jersey Premium dengan Bahan Lembut dan Adem
Pakaian Pria
Tas Harian Simpel dan Fungsional, Intip Keunggulan Eiger City Rolling 20L
Kesehatan
Mulai Merasa Badan Lemah? Ini Rekomendasi Susu Nutrisi untuk Dewasa Aktif
Elektronik & Gadget
Checkout Sekarang! Peak Day 2 Blibli Ramadhan THR Sale Ada Diskon Rp 1 Juta
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Perbedaan Mineral dan Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Baik untuk Kulit?
10 Cushion yang Bagus untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Nggak Mudah Luntur
Viral Facelift Instan Pakai Karet Gelang di Telinga, Ini Kata Pakar
Tren Makeup Kikay Viral di Medsos, Serba Pink dan Cute
Kulit Kusam Bikin Wajah Lelah? Coba Eksfoliasi Lembut Secara Rutin
Most Popular
1
Direstui Keluarga, Viral Pernikahan Wanita Dengan 2 Pria Sekaligus
2
Viral Wanita Tabrak Anak Kecil di 'Shibuya Crossing', Netizen Ungkap Sosoknya
3
Kabar Zendaya Sudah Menikah dengan Tom Holland Viral, Ini Respons Sang Ibu
4
Sinopsis Colombiana di Bioskop Trans TV Hari Ini
5
CELINE Prince, Paras Tampan V BTS Jadi Sorotan di Pemotretan Terbaru
MOST COMMENTED











































