Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Creambath

Jangan Asal Datang ke Salon, Pahami Do's & Don'ts Sebelum Creambath

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 12 Apr 2013 11:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Creambath jadi kegiatan favorit wanita saat datang ke salon. Apakah Anda termasuk? Mulai sekarang sebelum creambath sebaiknya pahami dulu apa yang harus diperhatikan.

Hair Stylist ternama Rudi Hadisuwarno yang dikenal sebagai penemu perawatan creambath memberikan beberapa tipsnya. Ada juga saran dari dr. Hanny Nilasari, Sp.KK soal hal-hal yang sebaiknya diketahui sebelum creambath. Berikut penjelasan keduanya.

1. Do's: Ketahui Apakah Punya Hipersensitifitas Pada Sesuatu atau Tidak
dr. Hanny menjelaskan hal pertama yang harus diperhatikan saat mau creambath adalah ketahui apakah Anda memiliki hipersensitifitas terhadap sesuatu atau tidak, misalnya zat kimia tertentu. Jika Anda memiliki alergi tertentu, dan itu terjadi pada bahan kandungan krim creambath, bisa muncul reaksi iritasi yang hebat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Do's: Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa Krim Creambath
Kalau melakukan creambath di salon memang Anda tidak mungkin mengecek langsung. Tapi tidak ada salahnya menanyakan pada terapis jika Anda merasa krim creambath aroma, warna dan teksturnya sudah berbeda. Jika creambath di rumah, selalu perhatikan tanggal kedaluwarsa yang tercantum di kemasan. Produk yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala.

3. Don'ts: Creambath Saat Rambut Rontok
Rudy menyarankan periksa dulu kondisi kulit kepala sebelum creambath. Apakah rambut tengah mengalami kerontokan atau tidak. Creambath saat rambut rontok bisa menyebabkan kerontokan semakin parah. "Sembuhkan dulu masalahnya baru baru boleh crembath lagi," ujar pria yang membuka salon sejak 1968 itu.

4. Don'ts: Creambath Ketika Rambut Berketombe
Rudy menjelaskan creambath saat rambut terlalu berminyak atau tengah berketombe juga sebaiknya tidak dilakukan. Jika creambath dilakukan saat rambut sangat berminyak bisa menyebabkan ketombe yang parah. "Kalau ketombean pakai obat anti ketombe dulu baik shampoo atau serumnya, kalau sudah hilang silakan creambath lagi," ujarnya.

5. Do's: Ketahui Jenis Kulit Kepala atau Rambut
Mengetahui jenis kulit kepala sebelum creambath penting dilakukan agar Anda tidak salah pilih krim perawatan. Untuk yang memiliki rambut berminyak, jangan pilih krim creambath yang terlalu banyak memiliki kandungan melembabkan seperti alpukat. Klik di sini untuk mengetahui krim creambath sesuai jenis rambut Anda.

6. Don'ts: Jangan Terlalu Sering
Menurut Rudy dan dr. Hanny, frekuensi creambath yang ideal adalah dua minggu sekali. Creambath yang berlebihan sebenarnya tidak ada efek terlalu buruk. Namun pada beberapa orang, terlalu sering creambath bisa menyebabkan rambut mudah rontok atau berminyak.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads