Liputan Khusus Mempercantik Gigi
Serba-serbi Metode Membuat Gigi Lebih Putih dengan Bleaching
wolipop
Jumat, 22 Mar 2013 11:56 WIB
Jakarta
-
Merasa tidak percaya diri karena gigi Anda mengalami perubahan warna, sehingga penampilan menjadi tidak sempurna? Melakukan perawatan dengan bleaching gigi, bisa menjadi solusi andalan.
Bleaching gigi adalah proses penggunaan bahan pemutih yang dapat menghilangkan noda dan mencerahkan gigi. Biasanya, gigi perlu dibleaching apabila adanya perubahan warna pada gigi karena merokok, mengonsumsi teh dan kopi, atau bisa juga karena efek samping antibiotik yang membuat gigi menjadi kecoklatan. Untuk melakukan perawatan ini, kondisi gigi dan gusi Anda tentunya harus sehat.
Metode bleaching sebenarnya sudah terkenal sejak tahun 1980'an. Hanya saja, saat itu masih belum ada teknik yang mudah, sehingga syaraf-syaraf gigi harus dimatikan terlebih dahulu. Seiring dengan perkembangan zaman, kini perawatan bleaching lebih mudah dan syaraf gigi tidak perlu lagi dimatikan.
Menurut Prof. drg. Heriandi S. SpKGA., PhD, untuk melakukan perawatan bleaching pada gigi hanya diperbolehkan untuk orang yang berusia 16 tahun ke atas. Sebab, pada usia tersebut gigi dianggap sudah mulai matang.
"Orang yang giginya tidak boleh dibleaching itu yang terlalu muda dalam arti anak-anak dimana giginya belum matang dan sempurna. Biasanya dari umur 16 tahun ke bawah itu sebaiknya tidak. Giginya pun belum lengkap takutnya nanti malah rusak. Kalau 16 tahun ke atas boleh," ungkap Prof. drg. Heriandi saat ditemui Wolipop di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Selasa (19/03/2013).
Jika Anda ingin melakukan perawatan ini, disarankan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter gigi Anda. Sebab, perawatan tersebut ada dua macam yang bisa dipilih, yaitu dilakukan di rumah (home bleaching) atau di klinik (office bleaching).
Apabila Anda memutuskan untuk bleaching gigi di rumah, usahakan untuk tetap sesuai dengan petunjuk dokter. Sebisa mungkin juga hindari penggunaan produk bleaching yang dijual di pasaran.
"Kalau di pasaran karena kan banyak efek sampingnya, jadi biasanya di pasaran nggak terlalu kuat. Sebaiknya ada petunjuk dokter. Karena segala sesuatunya harus sesuai dengan aturan," jelas Dokter Gigi yang gemar traveling itu.
Namun, bleaching yang dilakukan langsung oleh dokter relatif lebih cepat, biasanya satu sampai dua kali perawatan. Sedangkan bleaching di rumah, bisa memakan waktu hingga satu minggu.
"Bleaching di rumah itu dipakainya satu minggu, selama enam jam, tiap malam mau tidur. Tapi itu juga sesuai dengan petunjuk dokter. Biasanya setelah tujuh hari pemakaian, kembali ke dokter, untuk melakukan pemolesan pada gigi, dan diberikan flour agar gigi tidak rusak. Kalau memang sudah putih bagus giginya. Tapi kalau belum cukup, biasanya akan dilihat lagi selama dua atau tiga hari lagi," papar drg. Heriandi.
Pemutihan gigi dengan bleaching ini sifatnya tidak permanen. Gigi akan tetap putih hanya selama tiga sampai lima tahun. Jika tertarik melakukan perawatan tersebut, Anda bisa menyiapkan uang Rp 1 juta sampai dengan Rp 5 juta.
(eny/rma)
Bleaching gigi adalah proses penggunaan bahan pemutih yang dapat menghilangkan noda dan mencerahkan gigi. Biasanya, gigi perlu dibleaching apabila adanya perubahan warna pada gigi karena merokok, mengonsumsi teh dan kopi, atau bisa juga karena efek samping antibiotik yang membuat gigi menjadi kecoklatan. Untuk melakukan perawatan ini, kondisi gigi dan gusi Anda tentunya harus sehat.
Metode bleaching sebenarnya sudah terkenal sejak tahun 1980'an. Hanya saja, saat itu masih belum ada teknik yang mudah, sehingga syaraf-syaraf gigi harus dimatikan terlebih dahulu. Seiring dengan perkembangan zaman, kini perawatan bleaching lebih mudah dan syaraf gigi tidak perlu lagi dimatikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang yang giginya tidak boleh dibleaching itu yang terlalu muda dalam arti anak-anak dimana giginya belum matang dan sempurna. Biasanya dari umur 16 tahun ke bawah itu sebaiknya tidak. Giginya pun belum lengkap takutnya nanti malah rusak. Kalau 16 tahun ke atas boleh," ungkap Prof. drg. Heriandi saat ditemui Wolipop di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Selasa (19/03/2013).
Jika Anda ingin melakukan perawatan ini, disarankan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter gigi Anda. Sebab, perawatan tersebut ada dua macam yang bisa dipilih, yaitu dilakukan di rumah (home bleaching) atau di klinik (office bleaching).
Apabila Anda memutuskan untuk bleaching gigi di rumah, usahakan untuk tetap sesuai dengan petunjuk dokter. Sebisa mungkin juga hindari penggunaan produk bleaching yang dijual di pasaran.
"Kalau di pasaran karena kan banyak efek sampingnya, jadi biasanya di pasaran nggak terlalu kuat. Sebaiknya ada petunjuk dokter. Karena segala sesuatunya harus sesuai dengan aturan," jelas Dokter Gigi yang gemar traveling itu.
Namun, bleaching yang dilakukan langsung oleh dokter relatif lebih cepat, biasanya satu sampai dua kali perawatan. Sedangkan bleaching di rumah, bisa memakan waktu hingga satu minggu.
"Bleaching di rumah itu dipakainya satu minggu, selama enam jam, tiap malam mau tidur. Tapi itu juga sesuai dengan petunjuk dokter. Biasanya setelah tujuh hari pemakaian, kembali ke dokter, untuk melakukan pemolesan pada gigi, dan diberikan flour agar gigi tidak rusak. Kalau memang sudah putih bagus giginya. Tapi kalau belum cukup, biasanya akan dilihat lagi selama dua atau tiga hari lagi," papar drg. Heriandi.
Pemutihan gigi dengan bleaching ini sifatnya tidak permanen. Gigi akan tetap putih hanya selama tiga sampai lima tahun. Jika tertarik melakukan perawatan tersebut, Anda bisa menyiapkan uang Rp 1 juta sampai dengan Rp 5 juta.
(eny/rma)
Pakaian Pria
Review Footstep Footwear Apollo Black Sneakers, Sepatu Pria Hitam yang Simpel, Clean, dan Siap Dipakai ke Mana Saja!
Pakaian Pria
GIO CARDIN Enzo Triple Back, Sandal Santai Pria yang Siap Temani Berburu Takjil Selama Bulan Ramadan!
Hobi dan Mainan
Ide Ngabuburit Kreatif, Tanah Liat Modeling Andalan untuk Anak & Dewasa yang Seru dan Produktif!
Home & Living
Upgrade Sarung Tarawih yang Lebih Rapi & Nyaman! Intip Pilihan Berikut Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Toner Beras Hitam Ini Dirancang untuk Kulit Berminyak, Hasilnya Tetap Glowing
5 Tren Nail Art Korea 2026 Paling Dicari, Dari Blush Nails sampai Hello Kitty
Tren Bebot Makeup Viral di TikTok, Apa Itu?
Atasi Bibir Kering Saat Puasa dengan Lip Peptide, Lebih Ampuh dari Lip Balm!
Ini yang Terjadi pada Kulit Kalau Kamu Kurang Tidur
Most Popular
1
Kontroversi Atlet Ice Skating Pamer Bra Saat Menang Olimpiade Musim Dingin
2
Rahasia Makeup Margot Robbie di Wuthering Heights, Simbol Gairah Tersembunyi
3
Mendekati Usia 40, Wanita Ini Cetak Sejarah di Miss Universe Australia
4
Vetements Jual Kemeja Putih Bekas Setrika Gosong, Harganya Nyaris Rp 20 Juta
5
Foto: Jisoo BLACKPINK Kencan dengan 8 Aktor Ganteng di Boyfriend on Demand
MOST COMMENTED











































