Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Warning! Anda Mungkin Saja Jerawatan Seumur Hidup

wolipop
Jumat, 11 Mei 2012 16:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Jerawat sepertinya jadi problem yang tidak ada habisnya, meski sudah diobati. Malah menurut dokter kulit, ada beberapa orang yang bisa jerawatan seumur hidupnya. Waduh!

"Jarang banget memang, biasanya karena faktor genetik," ujar dr. Gloria Novelita, SpKK, dari Beyoutiful Aesthetic saat berbincang dengan wolipop di kliniknya Jl. Pakubuwono VI no. 5A, Kebayoran, Jakarta Selatan itu, Rabu (9/5/2012).

Faktor genetik ini misalnya, ibu atau ayah orang tersebut memiliki wajah berjerawat yang parah. Hingga usia dewasa, jerawat tersebut masih menghiasi wajah mereka. Jika memang kondisi ini terjadi, kemungkinan besar si anak pun akan mengalaminya dan berpotensi berjerawat seumur hidupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan hanya faktor genetik saja yang bisa membuat orang berjerawat hingga usia dewasa. Ada berbagai sebab kenapa orang yang sudah matang wajahnya masih ditumbuhi jerawat.

"Di usia dewasa ada faktor gaya hidup, make-up. Jadi bisa saja usia dewasa jerawatan. Tapi biasanya jerawatannya usia dewasa nggak terlalu berat, kecuali dia memang jerawatan karena faktor genetik," jelas dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Selain faktor gaya hidup, adanya penyakit juga bisa menyebabkan seseorang memiliki masalah jerawat saat dewasa. Penyakit tersebut adalah polycystic ovary yaitu terbentuknya kista-kista kecil di ovarium. Ketika orang mengalami ini, di tubuhnya terjadi peningkatan hormon androgen yang merangsang pertumbuhan rambut-rambut halus. Rambut-rambut halus ini akan banyak tumbuh di wajah, telinga dan payudara. Mereka yang menderita polycyctic ovary (PCO), haidnya juga jadi tidak teratur dan berat badannya berlebih.

"Orang-orang yang jerawatan pada usia dewasa, kemudian punya gejala-gejala tambahan tadi, ita harus bekerjasama dengan dokter kebidanan untuk mengatasi PCO. Karena selama PCO-nya nggak diobati, jerawatnya nggak akan membaik," jelas dr. Gloria.

Ketika jerawat ini sudah disembuhkan, terkadang masih ada bekas-bekasnya yang mengganggu penampilan. Menurut dr. Gloria, timbulnya flek kecoklatan pada wajah karena jerawat mengenai lapisan kulit yang agak dalam. Sehingga melanin teraktifasi menjadi flek.

Memegang dan mengelepuskan jerawat dengan kuku juga dapat mempengaruhi flek. Kebiasaan buruk itu bisa membuat luka lebih dalam, selain jerawat bisa semakin parah karena masuknya kotoran kuku, bintik merah tersebut bisa semakin teriritasi karena tekanan kuku.

Flek hitam tidak akan membekas seumur hidup, lama-kelamaan juga akan hilang. Jika ingin cepat mengatasi kulit yang bernoda itu adalah dengan menggunakan krim dari dokter.

"Pigmen melanin yang bikin kulit coklat. Nanti dokter akan memberikan cream yang sifatnya whitening. Bahan-bahan yang eksfolian juga memberikan efek kulit yang lebih cerah, karena si pigmen lama-lama akan terangkat," ujar dokter 31 tahun itu.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads