Liputan Khusus
Harus Bayar Berapa untuk Operasi Perbesar Payudara?
wolipop
Jumat, 20 Apr 2012 14:18 WIB
Jakarta
-
Pembesaran payudara menjadi salah satu prosedur bedah plastik yang menjadi incaran banyak wanita. Biaya untuk memperindah bentuk payudara pun terbilang cukup mahal, hingga mencapai Rp 96 juta.
Biaya sebesar itu bisa dikeluarkan jika pasien memilih teknik stem cell breast augmentation. Sebuah prosedur operasi dengan menanamkan stem cell ke dalam payudara. Prosedur ini lebih mahal daripada penggunaan implan karena menggunakan lemak dari bagian tubuh pasien sendiri sehingga dianggap lebih aman dan natural.
"Lemak perut diambil dicampur dengan stem cell. Prosedurnya dibuat sayatan 4 mm di bawah payudara, lalu stem cell dimasukkan ke payudara," jelas Dr. Enrina Diah SpBP dari Ultimo Aesthetic & Dental Center Jakarta, saat berbincang dengan wolipop lewat telepon, Kamis (19/04/2012).
Sesuai penjelasan dr. Enrina, lemak perut tersebut kemudian dipindahkan ke bagian payudara. Namun tidak hanya pemindahan lemak saja, prosedur ini juga disertai dengan pemberian stem cell pada lemak yang akan disuntikkan.
Tujuan dari pemberian stem cell ini tidak lain agar lemak yang disuntikkan dapat tumbuh dengan baik, sehingga payudara tidak mengecil kembali. Menurut dr. Enrina hampir 100% lemak yang disuntikkan akan terus hidup dalam prosedur ini. Dengan adanya stem cell tersebut, diharapkan akan terjadi regenerasi sel-sel sehingga kualitas kulit payudara menjadi lebih baik lagi.
Risiko operasi payudara menjadi lebih kecil ketika pasien memilih teknik stem cell breast augmentation. Pasca operasi stem cell breast augmentation ini, risiko terjadinya infeksi seperti berdarah juga tetap mungkin terjadi. Hanya saja lebih kecil ketimbang breast augmentation dengan implan silikon. Operasi stem cell breast augmentation ini biasanya tidak membuat pasien perlu rawat inap. Pasca penyuntikkan pasien dapat langsung pulang dan tidak memerlukan recovery khusus.
Meski risikonya lebih kecil, operasi stem cell breast augmentation tidak bisa dilakukan semua wanita. Menurut dr. Enrina wanita yang terlalu kurus atau tidak memiliki jumlah lemak yang cukup pada salah satu bagian tubuhnya, tidak dapat melakukan operasi ini.
(hst/hst)
Biaya sebesar itu bisa dikeluarkan jika pasien memilih teknik stem cell breast augmentation. Sebuah prosedur operasi dengan menanamkan stem cell ke dalam payudara. Prosedur ini lebih mahal daripada penggunaan implan karena menggunakan lemak dari bagian tubuh pasien sendiri sehingga dianggap lebih aman dan natural.
"Lemak perut diambil dicampur dengan stem cell. Prosedurnya dibuat sayatan 4 mm di bawah payudara, lalu stem cell dimasukkan ke payudara," jelas Dr. Enrina Diah SpBP dari Ultimo Aesthetic & Dental Center Jakarta, saat berbincang dengan wolipop lewat telepon, Kamis (19/04/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuan dari pemberian stem cell ini tidak lain agar lemak yang disuntikkan dapat tumbuh dengan baik, sehingga payudara tidak mengecil kembali. Menurut dr. Enrina hampir 100% lemak yang disuntikkan akan terus hidup dalam prosedur ini. Dengan adanya stem cell tersebut, diharapkan akan terjadi regenerasi sel-sel sehingga kualitas kulit payudara menjadi lebih baik lagi.
Risiko operasi payudara menjadi lebih kecil ketika pasien memilih teknik stem cell breast augmentation. Pasca operasi stem cell breast augmentation ini, risiko terjadinya infeksi seperti berdarah juga tetap mungkin terjadi. Hanya saja lebih kecil ketimbang breast augmentation dengan implan silikon. Operasi stem cell breast augmentation ini biasanya tidak membuat pasien perlu rawat inap. Pasca penyuntikkan pasien dapat langsung pulang dan tidak memerlukan recovery khusus.
Meski risikonya lebih kecil, operasi stem cell breast augmentation tidak bisa dilakukan semua wanita. Menurut dr. Enrina wanita yang terlalu kurus atau tidak memiliki jumlah lemak yang cukup pada salah satu bagian tubuhnya, tidak dapat melakukan operasi ini.
(hst/hst)
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Kesehatan
Punya Luka Susah Kering? Ini Gel Andalan untuk Bantu Percepat Penyembuhan Luka Ringan hingga Kronis!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Hanya 23% Orang Indonesia Pakai Sunscreen, Ini Fakta yang Bikin Menyesal
Diskon hingga 90% di Central Park, Bazaar Sociolla Diserbu Jelang Lebaran
Gen Z Kuasai 59% Pasar Beauty, Mulai Cari Skincare Anti-Aging di Usia 20-an
7 Rekomendasi Sunscreen Multifungsi yang Bisa Mencerahkan
Sering Tertukar! Perbedaan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat Ini Wajib Tahu
Most Popular
1
60 Tahun di Dunia Model, Begini Cara Twiggy Awet Muda di Usia 76
2
Foto Pernikahan Virgoun & Lindi Fitriyana, Kompak Pamer Cincin di Jari Manis
3
Hanya 23% Orang Indonesia Pakai Sunscreen, Ini Fakta yang Bikin Menyesal
4
Anak Justin Trudeau Sudah Jumpa Katy Perry, Beri Pujian 'Keren dan Baik'
5
Diskon hingga 90% di Central Park, Bazaar Sociolla Diserbu Jelang Lebaran
MOST COMMENTED











































