Tren Kecantikan: Kosmetik yang Bisa Dimakan
wolipop
Selasa, 20 Des 2011 07:51 WIB
Jakarta
-
Mungkin beberapa tahun ke depan wanita tidak lagi repot-repot mengoleskan serum wajah, body lotion atau menyemprotkan parfum. Untuk mempercantik kulit, wanita bisa dengan mudah mendapatkannya hanya dengan memakan produk kosmetiknya.
Belakangan mulai banyak bermunculan produk-produk kosmetik yang bisa dikonsumsi. Seperti dilansir Daily Mail, produk kosmetik yang terbuat dari bahan makanan tersebut disebut 'nutrikosmetik'. Menurut ahli kecantikan, kosmetik nutrisi itu lebih menjanjikan hasil yang lebih efektif.
'Nutrikosmetik' kini sudah banyak dijual di pasaran. Seperti produk yang baru-baru ini dirilis bernama 'io Beauty Booster', suplemen tersebut diklaim bisa membuat kulit awet muda, lembab dan halus.
'io Beauty Booster' terbuat dari bahan alami seperti acai, goji berry, manggis dan blackberry Australia. Serum yang berbentuk cairan berwarna ungu itu bisa dicampurkan di minuman Anda setiap pagi. Hasilnya sungguh luar biasa, sebanyak 97% wanita yang telah mencoba 'io Beauty Booster' mengaku, kulit mereka lebih kencang, berkilau dan lembab.
Pencipta produk super tersebut adalah Tanya Zuckerbrot. Ahli diet itu mengatakan, produknya sangat aman dan tidak berpengaruh pada peningkatan berat badan karena tidak mengandung gula.
Sebelumnya, produk kecantikan yang bisa dikonsumsi adalah 'Borba'. Minuman kecantikan itu telah dirilis sekitar empat tahun yang lalu dan booming di kalangan selebriti dunia. 'Borba' mengklaim dapat meremajakan dan menghaluskan kulit, serta berfungsi untuk membuat kulit bercahaya.
Nutrikosmetik juga datang dari dunia parfum. Beberapa bulan lalu di Amerika dirilis 'Deo Perfume Candy', sebuah permen yang bisa membuat pemakannya beraroma seperti bunga mawar.
Selain mengharumkan tubuh, permen ini juga konon memiliki beberapa manfaat dalam kecantikan. Dilansir beautyhigh, permen dalam kemasan berwarna ungu ini diklaim bisa melawan penuaan karena kandungan vitamin C dan hyaluronic acid.
Tidak hanya permen, seniman Australia, bernama Lucy Mcrea menciptakan pil parfum. Dia mengklaim, parfumnya tersebut dapat mengekspresikan aroma tubuh yang unik dari setiap individu.
Pil wangi yang belum dirilis itu akan mengeluarkan aroma wangi lewat permukaan kulit melalui keringat. Kekuatan aroma yang dihasilkan, ditentukan oleh tingkat suhu tubuh, stres, olahraga dan gairah seksual.
(kik/eny)
Belakangan mulai banyak bermunculan produk-produk kosmetik yang bisa dikonsumsi. Seperti dilansir Daily Mail, produk kosmetik yang terbuat dari bahan makanan tersebut disebut 'nutrikosmetik'. Menurut ahli kecantikan, kosmetik nutrisi itu lebih menjanjikan hasil yang lebih efektif.
'Nutrikosmetik' kini sudah banyak dijual di pasaran. Seperti produk yang baru-baru ini dirilis bernama 'io Beauty Booster', suplemen tersebut diklaim bisa membuat kulit awet muda, lembab dan halus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencipta produk super tersebut adalah Tanya Zuckerbrot. Ahli diet itu mengatakan, produknya sangat aman dan tidak berpengaruh pada peningkatan berat badan karena tidak mengandung gula.
Sebelumnya, produk kecantikan yang bisa dikonsumsi adalah 'Borba'. Minuman kecantikan itu telah dirilis sekitar empat tahun yang lalu dan booming di kalangan selebriti dunia. 'Borba' mengklaim dapat meremajakan dan menghaluskan kulit, serta berfungsi untuk membuat kulit bercahaya.
Nutrikosmetik juga datang dari dunia parfum. Beberapa bulan lalu di Amerika dirilis 'Deo Perfume Candy', sebuah permen yang bisa membuat pemakannya beraroma seperti bunga mawar.
Selain mengharumkan tubuh, permen ini juga konon memiliki beberapa manfaat dalam kecantikan. Dilansir beautyhigh, permen dalam kemasan berwarna ungu ini diklaim bisa melawan penuaan karena kandungan vitamin C dan hyaluronic acid.
Tidak hanya permen, seniman Australia, bernama Lucy Mcrea menciptakan pil parfum. Dia mengklaim, parfumnya tersebut dapat mengekspresikan aroma tubuh yang unik dari setiap individu.
Pil wangi yang belum dirilis itu akan mengeluarkan aroma wangi lewat permukaan kulit melalui keringat. Kekuatan aroma yang dihasilkan, ditentukan oleh tingkat suhu tubuh, stres, olahraga dan gairah seksual.
(kik/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Blush On yang Bikin Wajah Auto Fresh, 3CE vs MOP untuk Look Natural yang Lebih Hidup!
Elektronik & Gadget
Smart Band Tipis Tapi Powerful, Xiaomi Smart Band 9 Active untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Mulus dan Calm Sekaligus dengan Duel Serum Innisfree Retinol Cica vs MIXSOON Bean Essence!
Elektronik & Gadget
Baseus TWS Bass 15 Clip Open-Ear, TWS Open-Ear yang Nyaman Dipakai Seharian untuk Sport dan Kerja!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
D&G Rilis Ulang Parfum The One Setelah 20 Tahun, Hadirkan Aroma Intens
6 Tips Makeup Lebaran Praktis yang Tahan Lama saat Silaturahmi
Tren Pearly Lips untuk Lebaran, Bikin Bibir Glowing Natural & Lebih Plumpy
9 Parfum Tahan Lama Terbaik untuk Lebaran, Wanginya Awet Tanpa Semprot Ulang
Most Popular
1
Gaya Zayyan XODIAC, Idol KPop asal Indonesia Rayakan Idulfitri di Korea
2
TikTok Viral Verificator
Viral 2,5 Juta Views! Wanita Curhat Hidup di Keluarga Hoarding, Bikin Stres
3
Fenomena Penyihir Modern Viral di TikTok, Ini Fakta di Baliknya
4
Most Pop: Ratu Yordania Mohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Raja
5
Kisah Yao Anna Putri CEO Huawei Tinggalkan Hidup 'Princess' Demi Jadi Aktris
MOST COMMENTED











































