Mitos Makanan Penyebab Jerawat yang Salah & Benar
wolipop
Selasa, 18 Okt 2011 07:07 WIB
Jakarta
-
Banyak mitos berkembang di masyarakat tentang makanan yang dapat menimbulkan jerawat. Cerita nenek moyang yang turun-temurun itu ada benarnya, namun ada juga yang salah.
Jadi jika Anda selama ini berpikir makanan berminyak dapat menimbulkan jerawat, Anda salah. Untuk memberikan pengetahuan yang lebih banyak tentang makanan yang berpengaruh dan tidak berpengaruh pada jerawat, simak mitos-mitos berikut ini, seperti dilansir dari Devine Caroline.
Makanan Berminyak Tidak Menyebabkan Jerawat
Kentang goreng dan keripik tidak berkontribusi pada timbulnya jerawat. Namun menurut mitos yang Anda dengar selama ini makanan berlemak pasti menyebabkan jerawat karena mengandung minyak.
Memang benar jika sebum--minyak alami-- kulit dapat menyebabkan jerawat. Tapi, minyak dalam makanan sama sekali tidak terkait dengan sebum pada kulit. Kulit berminyak bisa desebabkan karena faktor genetik dan hormonal. Misalnya pada masa kehamilan, masa sebelum datang bulan atau pada masa puber.
Karbohidrat Bisa Menyebabkan Jerawat
Beberapa studi menyatakan bahwa karbohidrat dapat meningkatkan insulin dalam darah. Peningkatan insulin ini dapat mengganggu fungsi hormon sehingga menyebabkan jerawat. Dr Alan Shalita dari SUNY Downstate Medical Center di New York mengatakan, "Saya akan menyuruh pasien yang berjerawat untuk mengurangi asupan karbohidrat."
Cokelat Tidak Menyebabkan Jerawat
Selama ini yang banyak orang ketahui makan cokelat dapat menyababkan jerawat, padahal mitos tersebut salah. Diana McShane, seorang dokter kulit di Duke University, Amerika juga setuju jika cokelat tidak memiliki pengaruh dengan timbulnya jerawat.
"Cokelat disebut berperan dalam timbulnya jerawat selama beberapa dekade tanpa ada data yang meyakinkan," ujar McShane.
Beberapa studi tidak menemukan hubungan antara cokelat dan jerawat, tapi belum ada satupun data yang dibukukan. Walau begitu, sebagian besar profesional medis setuju jika cokelat penyebab jerawat hanyalah mitos yang salah.
Produk Olahan Susu Bisa Timbulkan Jerawat
Studi kesehatan yang dilakukan oleh Harvard University menemukan, remaja yang sering minum susu cenderung memiliki jerawat lebih banyak dibanding mereka yang mengonsumsi susu lebih sedikit. Dokter menyatakan, susu dapat menganggu fungsi hormon. Kemungkinan lain adalah gula dalam susu dapat meningkatkan kadar insulin yang sama efeknya dengan makan karbohidrat. Produk olahan susu antara lain keju dan yoghurt.
(kik/kik)
Jadi jika Anda selama ini berpikir makanan berminyak dapat menimbulkan jerawat, Anda salah. Untuk memberikan pengetahuan yang lebih banyak tentang makanan yang berpengaruh dan tidak berpengaruh pada jerawat, simak mitos-mitos berikut ini, seperti dilansir dari Devine Caroline.
Makanan Berminyak Tidak Menyebabkan Jerawat
Kentang goreng dan keripik tidak berkontribusi pada timbulnya jerawat. Namun menurut mitos yang Anda dengar selama ini makanan berlemak pasti menyebabkan jerawat karena mengandung minyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karbohidrat Bisa Menyebabkan Jerawat
Beberapa studi menyatakan bahwa karbohidrat dapat meningkatkan insulin dalam darah. Peningkatan insulin ini dapat mengganggu fungsi hormon sehingga menyebabkan jerawat. Dr Alan Shalita dari SUNY Downstate Medical Center di New York mengatakan, "Saya akan menyuruh pasien yang berjerawat untuk mengurangi asupan karbohidrat."
Cokelat Tidak Menyebabkan Jerawat
Selama ini yang banyak orang ketahui makan cokelat dapat menyababkan jerawat, padahal mitos tersebut salah. Diana McShane, seorang dokter kulit di Duke University, Amerika juga setuju jika cokelat tidak memiliki pengaruh dengan timbulnya jerawat.
"Cokelat disebut berperan dalam timbulnya jerawat selama beberapa dekade tanpa ada data yang meyakinkan," ujar McShane.
Beberapa studi tidak menemukan hubungan antara cokelat dan jerawat, tapi belum ada satupun data yang dibukukan. Walau begitu, sebagian besar profesional medis setuju jika cokelat penyebab jerawat hanyalah mitos yang salah.
Produk Olahan Susu Bisa Timbulkan Jerawat
Studi kesehatan yang dilakukan oleh Harvard University menemukan, remaja yang sering minum susu cenderung memiliki jerawat lebih banyak dibanding mereka yang mengonsumsi susu lebih sedikit. Dokter menyatakan, susu dapat menganggu fungsi hormon. Kemungkinan lain adalah gula dalam susu dapat meningkatkan kadar insulin yang sama efeknya dengan makan karbohidrat. Produk olahan susu antara lain keju dan yoghurt.
(kik/kik)
Home & Living
Bersihin Rumah Jadi Lebih Praktis dengan Vacuum Cordless Ringan & Kuat dari Dyson V12 Origin
Home & Living
Ingin Cucian di Rumah Sewangi dan Serapi Laundry? Coba 3 Produk Ini
Home & Living
Masak Yakiniku dan Bulgogi di Rumah Lebih Praktis dengan 3 Grill Pan Anti Lengket Ini
Perawatan dan Kecantikan
Mau Make Up Lebaran Natural? Skin Tint Jadi Solusi Lebih Ringan dan Tetap Flawless!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Primer atau Moisturizer Dulu? Ini Kunci Makeup Tahan Lama
Skincare Produksi Korea Ini Tak Janjikan Hasil Instan, Apa Kelebihannya?
Rambut Rontok Jadi Masalah Nomor Satu Wanita, Apa Penyebab dan Solusinya?
Putri Gwyneth Paltrow Blak-blakan Soal Suntik Filler dan Skincare Jerawat
7 Ciri-Ciri Skincare Mengandung Merkuri yang Perlu Dihindari
Most Popular
1
Menikah Diam-diam, Ini Gaya Ayushita Jadi Pengantin Bohemian
2
Sinopsis 1911 Revolution di Bioskop Trans TV Hari Ini
3
Primer atau Moisturizer Dulu? Ini Kunci Makeup Tahan Lama
4
Usia 12 Tahun, North West Dikabarkan Siap Bangun Bisnis Dibantu Kim Kardashian
5
Angelina Jolie Siap Tinggalkan AS Tahun Ini, Hengkang Demi Privasi Anak
MOST COMMENTED











































