Ini Makanan Sahur & Berbuka untuk Cegah Bau Mulut
wolipop
Senin, 15 Agu 2011 07:36 WIB
Jakarta
-
Pada saat puasa masalah bau mulut sering terjadi. Masalah ini terkadang membuat seseorang menjadi tidak percaya diri bicara dengan orang lain.
Nafas yang kurang sedap terjadi karena dua hal, yakni masalah mulut dan kesehatan pencernaan. Ini berarti bau mulut terjadi tidak hanya kerena masalah mulut tapi juga berasal dari saluran pencernaan Anda.
Situs health.msn menyarankan, pertama-tama Anda harus memperbaiki pola makan. Seimbangkanlah konsumsi protein, karbohidrat. Selain itu perbanyak lah makan buah, sayur dan cairan untuk menjaga saluran cerna yang sehat. Tidak lupa untuk rajin menyikat dan membersihkan sela-sela gigi dengan benang pembersih gigi.
Ingin hasil yang lebih maksimal? Berikut ini tiga referensi makanan sahur dan berbuka puasa untuk mencegah bau mulut!
Yoghurt
Sebuah penelitian terbaru menemukan, makan yoghurt setiap hari dapat mengurangi tingkat penyebab bau mulut. Hal ini karena yoghurt dapat menyingkirkan bakteri. Plak pada mulut serta penyakit gusi juga bisa berkurang. Sebaiknya, pastikan yoghurt yang dikonsumsi tidak memiliki rasa dan tanpa gula (plain yoghurt).
Apel, Wortel & Seledri
Ketiga jenis sayur dan buah ini ampuh melawan bau mulut. Anda bisa menggabungkannya menjadi jus. Pada dasarnya semua jenis buah dan sayur yang akan kaya serat dapat memerangi aroma mulut yang tidak sedap.
Ahli gizi Cynthia Sass mengatakan, plak terus berkembang di dalam mulut yang menimbukan aroma tidak sedap. Maka dari itu ia manyarankan makan lah makanan yang meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap lembab dan membersihkan area mulut.
Cynthia juga memperingatkan agar tidak lupa membersihkan gigi setelah makan ayam dan sereal. Makanan tersebut biasanya akan menyelip di gigi dan sekitar mulut.
Makanan yang kaya Vitamin C
Jeruk, melon dan stroberi merupakan makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C akan membuat bakteri tidak hinggap di mulut. Vitamin ini juga bagus dikonsumsi agar terhindar dari penyakit gusi yang juga menjadi penyebab bau mulut.
Sebaiknya konsumsi vitamin C dari makanan bukan suplemen. Menurut Cynthia, bagi sebagian orang, mengonsumsi suplemen vitamin C dapat menganggu pencernaan. Tentunya ketika pencernaan terganggu maka akan berpengaruh pada aroma mulut yang tidak sedap.
(kik/kik)
Nafas yang kurang sedap terjadi karena dua hal, yakni masalah mulut dan kesehatan pencernaan. Ini berarti bau mulut terjadi tidak hanya kerena masalah mulut tapi juga berasal dari saluran pencernaan Anda.
Situs health.msn menyarankan, pertama-tama Anda harus memperbaiki pola makan. Seimbangkanlah konsumsi protein, karbohidrat. Selain itu perbanyak lah makan buah, sayur dan cairan untuk menjaga saluran cerna yang sehat. Tidak lupa untuk rajin menyikat dan membersihkan sela-sela gigi dengan benang pembersih gigi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoghurt
Sebuah penelitian terbaru menemukan, makan yoghurt setiap hari dapat mengurangi tingkat penyebab bau mulut. Hal ini karena yoghurt dapat menyingkirkan bakteri. Plak pada mulut serta penyakit gusi juga bisa berkurang. Sebaiknya, pastikan yoghurt yang dikonsumsi tidak memiliki rasa dan tanpa gula (plain yoghurt).
Apel, Wortel & Seledri
Ketiga jenis sayur dan buah ini ampuh melawan bau mulut. Anda bisa menggabungkannya menjadi jus. Pada dasarnya semua jenis buah dan sayur yang akan kaya serat dapat memerangi aroma mulut yang tidak sedap.
Ahli gizi Cynthia Sass mengatakan, plak terus berkembang di dalam mulut yang menimbukan aroma tidak sedap. Maka dari itu ia manyarankan makan lah makanan yang meningkatkan produksi air liur untuk menjaga mulut tetap lembab dan membersihkan area mulut.
Cynthia juga memperingatkan agar tidak lupa membersihkan gigi setelah makan ayam dan sereal. Makanan tersebut biasanya akan menyelip di gigi dan sekitar mulut.
Makanan yang kaya Vitamin C
Jeruk, melon dan stroberi merupakan makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C akan membuat bakteri tidak hinggap di mulut. Vitamin ini juga bagus dikonsumsi agar terhindar dari penyakit gusi yang juga menjadi penyebab bau mulut.
Sebaiknya konsumsi vitamin C dari makanan bukan suplemen. Menurut Cynthia, bagi sebagian orang, mengonsumsi suplemen vitamin C dapat menganggu pencernaan. Tentunya ketika pencernaan terganggu maka akan berpengaruh pada aroma mulut yang tidak sedap.
(kik/kik)
Home & Living
3 Perabot Dapur Kecil yang Diam-Diam Bikin Aktivitas Lebih Nyaman
Elektronik & Gadget
Upgrade Audio Kontenmu dengan TNW A37 Wireless Microphone 2-In-1 Bikin Suara Lebih Jernih & Profesional Tanpa Ribet!
Elektronik & Gadget
INBEX Ring Light Tripod Ukuran Besar Andalan Konten Kreator Masa Kini!
Perawatan dan Kecantikan
Bye Noda Hitam & Garis Halus, Pilih Moisturizer SKINTIFIC yang Paling Cocok untuk Kulitmu!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bixie Haircut Jadi Tren! Ini Gaya Rambut Pendek yang Lagi Viral 2026
7 Cushion Terbaik yang Tahan Lama, Bikin Makeup Tetap Fresh Seharian
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
Most Popular
1
Senyum Manis Kamolwan Chanago, Calon Ratu Kecantikan yang Veneer Giginya Lepas
2
Viral Verificator
Cerita Viral Mudik Naik Motor, Istri Diikat Sarung agar Tetap Aman
3
Ramalan Zodiak 28 Maret: Capricorn Rintangan Menghadang, Pisces Hati-hati
4
Foto: Gaya Agnez Mo Pamer Perut Rata di Red Carpet iHeartRadio 2026
5
Potret Terbaru Nikita Willy Tampil Dengan Hijab, Cantiknya Bikin Adem
MOST COMMENTED











































