Bottega Veneta Rilis Koleksi Parfum Pertamanya
wolipop
Sabtu, 09 Jul 2011 13:18 WIB
Jakarta
-
Bottega Veneta merupakan rumah mode asal Italia yang terkenal dengan produk berbahan kulitnya. Namun kali ini, Bottega Veneta mencoba memperluas pasarnya dengan merilis koleksi parfum pertamanya.
Menurut fashionetc, koleksi parfum ini digambarkan sebagai 'leathery, floral chypre'. Aroma dan konsep parfum tersebut diciptakan oleh desainer Bottega, Thomas Maier.
Maier menjelaskan bahwa aroma parfum tersebut sebagai keindahan. Ia mengambil inspirasi dari sebuah rumah tua di pedesaan yang indah di wilayah Veneto, Italia dengan bukit-bukit hijau.
"Saya membayangkan sebuah ruangan dengan lantai kayu lama, perpustakaan dengan buku bersampul kulit, jendela rumah terbuka lebar, belaian angin yang membawa aroma rumput, jerami, lumut, bunga taman. Semua menjadi satu," jelas Maier.
Desainer yang bergabung dengan Bottega pada 2001 ini, memilih wangi-wangian seperti lumut dari pohon oak, patchouli dan Italian bergamot untuk parfum tersebut. Ia menugaskan glassmaker ternama, Murano untuk membuat kemasan parfum yang Maier gambarkan sebagai botol yang 'lembut, berpotongan bulat dan besar'.
Koleksi parfum Bottega ini ada yang diproduksi secara terbatas dan masal. Untuk parfum edisi spesial, Extrait de Parfum akan dijual dengan harga US$ 395 atau sekitar Rp 3,6 jutaan dan hanya bisa ditemukan di 165 butik Bottega seluruh dunia. Sedangkan untuk parfum yang diproduksi masal, Bottega menjualnya dengan harga US$ 95 dan US$ 130 atau sekitar Rp 800 ribuan hingga Rp 1,1 jutaan.
(eya/eya)
Menurut fashionetc, koleksi parfum ini digambarkan sebagai 'leathery, floral chypre'. Aroma dan konsep parfum tersebut diciptakan oleh desainer Bottega, Thomas Maier.
Maier menjelaskan bahwa aroma parfum tersebut sebagai keindahan. Ia mengambil inspirasi dari sebuah rumah tua di pedesaan yang indah di wilayah Veneto, Italia dengan bukit-bukit hijau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desainer yang bergabung dengan Bottega pada 2001 ini, memilih wangi-wangian seperti lumut dari pohon oak, patchouli dan Italian bergamot untuk parfum tersebut. Ia menugaskan glassmaker ternama, Murano untuk membuat kemasan parfum yang Maier gambarkan sebagai botol yang 'lembut, berpotongan bulat dan besar'.
Koleksi parfum Bottega ini ada yang diproduksi secara terbatas dan masal. Untuk parfum edisi spesial, Extrait de Parfum akan dijual dengan harga US$ 395 atau sekitar Rp 3,6 jutaan dan hanya bisa ditemukan di 165 butik Bottega seluruh dunia. Sedangkan untuk parfum yang diproduksi masal, Bottega menjualnya dengan harga US$ 95 dan US$ 130 atau sekitar Rp 800 ribuan hingga Rp 1,1 jutaan.
(eya/eya)
Home & Living
3 Perabot Dapur Kecil yang Diam-Diam Bikin Aktivitas Lebih Nyaman
Elektronik & Gadget
Upgrade Audio Kontenmu dengan TNW A37 Wireless Microphone 2-In-1 Bikin Suara Lebih Jernih & Profesional Tanpa Ribet!
Elektronik & Gadget
INBEX Ring Light Tripod Ukuran Besar Andalan Konten Kreator Masa Kini!
Perawatan dan Kecantikan
Bye Noda Hitam & Garis Halus, Pilih Moisturizer SKINTIFIC yang Paling Cocok untuk Kulitmu!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bixie Haircut Jadi Tren! Ini Gaya Rambut Pendek yang Lagi Viral 2026
7 Cushion Terbaik yang Tahan Lama, Bikin Makeup Tetap Fresh Seharian
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
Most Popular
1
Foto: Gaya Agnez Mo Pamer Perut Rata di Red Carpet iHeartRadio 2026
2
Kisah Pria Di-bully di Sekolah Hingga Tempat Kerja, Kini Didekati Banyak Wanita
3
Potret Terbaru Nikita Willy Tampil Dengan Hijab, Cantiknya Bikin Adem
4
Antre Berjam-jam Demi BTS, ARMY Ini Ngaku Dikurung Saat Syuting Jimmy Fallon
5
Gaya Iriana Dampingi Jokowi Silaturahmi Dengan Prabowo, Pakai Tas Rp 182 Juta
MOST COMMENTED











































