Hati-hati Kulit Berkerut Karena Permen Karet
wolipop
Selasa, 02 Nov 2010 09:07 WIB
Jakarta
-
Efek permen karet ternyata tak semua semanis rasanya. Permen yang juga digemari orang dewasa ini ternyata bisa membuat kulit keriput.
Menguyah permen karet sering dijadikan solusi untuk menyegarkan nafas. Tetapi beberapa ahli bedah plastik kini melarang pasiennya untuk mengunyah permen karet.
Permen karet memang enak dikunyah dalam waktu yang relatif lama. Mulut pun bergerak-gerak secara konstan untuk melakukan aktivitas ini.
"Banyak pasien saya yang suka mengunyah permen karet, mereka memiliki pola keriput di sekitar mulut mereka," ungkap Dr. Joel Schlesinger, pakar dermatologi dan bedah plastik dari Omaha, Nebraska, seperti dikutip dari girls on body image.
Kebiasaan tersebut menurut Dr Joel bisa berisiko. Gerakan yang konstan dan sering pada mulut bisa mengakibatkan keriput.
Namun dugaan tersebut belum sepenuhnya terbukti. Sejauh ini asumsi Dr Joel belum dibuktikan dalam penelitian yang valid.
Walaupun demikian Dr Joel bukan satu-satunya yang beranggapan tersebut. Dr. Hema Sundaram, seorang ahli bedah plastik dari Washington, DC memberikan pejelasan hubungan antara mengunyah permen karet dan keriput.
Dr Hema menerangkan, ketika kita mengunyah permen karet ada gerakan yang dilakukan berulang-ulang. Gerakan konstan tersebut bisa menimbulkan garis-garis halus di sekitar mulut.
"Konstruksi yang timbul karena adanya pergerakan otot berulang-ulang sehingga dapat merusak beberapa jaringan kulit yang kemudian berkontribusi pada penurunan elastisitas kulit," terang Dr. Hema. (kik/kik)
Menguyah permen karet sering dijadikan solusi untuk menyegarkan nafas. Tetapi beberapa ahli bedah plastik kini melarang pasiennya untuk mengunyah permen karet.
Permen karet memang enak dikunyah dalam waktu yang relatif lama. Mulut pun bergerak-gerak secara konstan untuk melakukan aktivitas ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan tersebut menurut Dr Joel bisa berisiko. Gerakan yang konstan dan sering pada mulut bisa mengakibatkan keriput.
Namun dugaan tersebut belum sepenuhnya terbukti. Sejauh ini asumsi Dr Joel belum dibuktikan dalam penelitian yang valid.
Walaupun demikian Dr Joel bukan satu-satunya yang beranggapan tersebut. Dr. Hema Sundaram, seorang ahli bedah plastik dari Washington, DC memberikan pejelasan hubungan antara mengunyah permen karet dan keriput.
Dr Hema menerangkan, ketika kita mengunyah permen karet ada gerakan yang dilakukan berulang-ulang. Gerakan konstan tersebut bisa menimbulkan garis-garis halus di sekitar mulut.
"Konstruksi yang timbul karena adanya pergerakan otot berulang-ulang sehingga dapat merusak beberapa jaringan kulit yang kemudian berkontribusi pada penurunan elastisitas kulit," terang Dr. Hema. (kik/kik)
Pakaian Wanita
Jaket Boxy untuk Looks Minimalis! Newburry Jacket yang Nyaman di Cuaca Tropis
Kesehatan
Bye Kusam! Suplemen Harian yang Bikin Kulit Tetap Sehat dan Lembap Saat Ramadan
Kesehatan
Anti Lemas Saat Puasa! Ini Rekomendasi Suplemen Tambah Darah yang Bikin Ramadan Lebih Fit
Kesehatan
Stop Andalkan Sikat Gigi! Ini Cara Biar Napas Tetap Fresh Saat Puasa
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tren Skincare 2026: PDRN hingga Ectoin Geser Snail Mucin dan Hyaluronic Acid
Blurred Lips Jadi Tren 2026, 3CE Rilis Lip Velvet Baru dengan Efek Smooth
Toner Pad Lagi Viral, Dokter Kulit Ungkap Cara Pakai yang Benar
7 Rekomendasi Parfum Cowok Tahan Lama, dari Jutaan hingga di Bawah Rp 100 Ribu
Sheet Mask Naik Level, Saat Rose PDRN Bikin Kulit Jadi Auto Glowing
Most Popular
1
Daftar Artis Korea yang Tak Ingin Dinikahi Jadi Kontroversi, Ada Han So Hee
2
Para Jastip! Wajib ke Bazar Klamby hingga Kami. Diskon 50% di PIK 2
3
Heboh Drama Cinta Segitiga, Ini 5 Pasangan Final Single's Inferno 5
4
7 Drama Korea Terbaru Februari 2026 yang Raih Rating Tinggi dan Viral
5
Sinopsis District 13: Ultimatum, Aksi Parkour dan Konspirasi yang Menegangkan
MOST COMMENTED











































