Jakarta
-
Marc Jacobs bukan satu-satunya desainer yang menghias para model di panggung runway dengan sentuhan tahun '70-an. Pada parade New York Fashion Week 2010 yang lalu, Marc Jacobs membuat ciri pada modelnya dengan kesan Vintage.
Kini, pagelaran fashion show Topshop di London Fashion Week 2010 memberi sentuhan unik. Paul Hanlon seorang stylist Topshop mendeskripsikan gaya para model sebagai "saturday night hair" dengan memberikan sedikit kesan disko.
Paul mencampur warna rambut model dengan warna lavender dan peach. Rambut dibuat mengembang hampir menyerupai kribo.
Untuk riasan, Paul, menitikberatkan pada warna lipstik yang berkilau sehingga memberikan titik fokus make-up pada area bibir. Bibir dihias dengan mengisinya dengan tiga lapisan lipgloss, sehingga memberikan sentuhan warna yang dramatis. (kik/kik)
Kini, pagelaran fashion show Topshop di London Fashion Week 2010 memberi sentuhan unik. Paul Hanlon seorang stylist Topshop mendeskripsikan gaya para model sebagai "saturday night hair" dengan memberikan sedikit kesan disko.
Paul mencampur warna rambut model dengan warna lavender dan peach. Rambut dibuat mengembang hampir menyerupai kribo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































