11 Hal Sepele yang Ternyata Bikin Orang IQ Tinggi Cepat Jengkel
Orang-orang yang memiliki nilai Intelligence Quotient (IQ) di atas rata-rata cenderung memiliki cara berpikir yang berbeda. Karena pola pikir yang berbeda itu pula, orang-orang jenius kadang merasa frustrasi ketika harus berhubungan dengan orang yang tingkat kecerdasannya tidak setara dengan mereka. Namun, menjadi cerdas belum tentu menjadi kunci hidup bahagia tanpa masalah.
Berikut 11 hal yang bisa membuat orang dengan IQ tinggi merasa kecewa:
1. Obrolan yang dangkal
Percakapan yang terasa tidak berbobot bisa melelahkan bagi orang dengan IQ tinggi, baik itu pertanyaan ringan tentang cuaca maupun obrolan drama yang sedang viral.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang dengan kemampuan berpikir tinggi membutuhkan stimulasi intelektual. Karena itu, topik yang tidak merangsang otak bisa membuat mereka jengkel. Dikutip dari Your Tango, pelatih karier dan pengembangan diri asal California, Marty Nemko, mengatakan, "Meskipun butuh istirahat, orang dengan kemampuan penalaran tinggi juga membutuhkan stimulasi intelektual di atas rata-rata."
2. Penolakan terhadap ide baru
Theo Tsaousides, ahli neuropsikologi asal Amerika Serikat, menjelaskan bahwa zona nyaman sering membuat seseorang takut menerima hal-hal baru.
"Selama keadaan saat ini memberi kenyamanan dan keamanan, perubahan akan terasa sulit," ujarnya.
Sementara itu, orang dengan IQ tinggi justru mendambakan hal-hal baru sebagai stimulasi otak. Karena itu, penolakan terhadap ide segar dan perubahan bisa terasa sangat menyebalkan bagi mereka.
3. Lebih mengutamakan emosi daripada logika
Pada dasarnya manusia didorong oleh emosi. Karena itu, banyak orang sulit bereaksi secara logis dalam menghadapi sesuatu.
Sebaliknya, orang dengan IQ tinggi cenderung sangat rasional. Mereka sering kecewa ketika melihat orang lain menggunakan emosi sebagai dasar utama dalam berargumen.
4. Terlalu mengikuti lingkungan sekitar
Orang dengan IQ tinggi biasanya tidak terlalu peduli untuk menyesuaikan diri dengan norma lingkungan sekitar. Mereka lebih suka dinilai apa adanya daripada harus mengikuti standar tertentu.
Karena terlalu fokus pada pemikiran dan prinsip pribadi, mereka juga sering merasa sulit memahami orang yang terlalu sibuk mencari validasi sosial.
5. Kemampuan komunikasi yang buruk
Semakin dewasa seseorang, seharusnya semakin bijak pula cara komunikasinya. Namun, tidak sedikit orang yang ternyata masih buruk dalam keterampilan komunikasi dasar sehingga terkesan tidak jujur dan kurang menghargai orang lain.
Bagi orang dengan IQ tinggi, kemampuan komunikasi adalah hal penting. Mereka menganggap orang yang tidak mau mengasah kemampuan berbicara dan mendengarkan sebagai sosok yang mengecewakan.
Hal Sepele yang Ternyata Bikin Orang IQ Tinggi Jengkel
Foto: Getty Images/Rifka Hayati
Menjelajahi literatur, meneliti topik tertentu, menikmati alam, dan memperluas wawasan kini mulai jarang dilakukan banyak orang setelah hadirnya media sosial.
Sebaliknya, orang-orang jenius cenderung suka mengeksplorasi hal baru dan kurang tertarik pada orang yang hanya fokus mengikuti tren media sosial semata.
7. Pola pikir jangka pendek
Menurut penulis asal Amerika Serikat, Nir Eyal, terlalu banyak memikirkan masa depan memang bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental. Namun, bukan berarti pola pikir jangka pendek adalah solusi terbaik.
Dalam urusan hubungan maupun masa depan, orang dengan IQ tinggi biasanya lebih suka membuat rencana jauh-jauh hari. Karena itu, mereka sering kesal dengan orang yang enggan mempersiapkan sesuatu sejak awal.
8. Terlalu banyak drama
Terlibat dalam gosip atau drama memang bisa terasa menyenangkan sesekali. Namun, jika terjadi terus-menerus, hal itu dianggap melelahkan bagi orang dengan IQ tinggi.
Mereka cenderung enggan terlibat dalam drama yang dianggap tidak penting karena hanya membuang waktu dan energi.
Hal Sepele yang Ternyata Bikin Orang IQ Tinggi Jengkel
Foto: iStock
Percaya diri memang berdampak positif bagi kesehatan mental, kesuksesan, dan kebahagiaan seseorang. Hal itu diungkapkan psikoterapis John Tsilimparis.
Namun, orang dengan IQ tinggi biasanya bisa membedakan antara percaya diri dan kesombongan. Mereka cenderung menjauhi orang yang terlalu percaya diri tetapi tidak memiliki kemampuan yang sepadan.
10. Banyak alasan dan kurang tanggung jawab
Tidak semua orang mau bertanggung jawab atas kesalahan yang mereka lakukan. Padahal, sikap terbuka dan kemampuan introspeksi sangat penting dalam kehidupan sosial.
Orang dengan IQ tinggi lebih menghargai mereka yang memiliki kecerdasan emosional baik dan berani bertanggung jawab. Sebaliknya, orang yang terlalu banyak alasan sering membuat mereka jengkel.
11. Perilaku tidak sopan
Orang dengan IQ tinggi biasanya tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan sosial yang baik. Mereka peka terhadap nada bicara dan perilaku tidak sopan.
Karena itu, mereka mudah kesal ketika melihat seseorang bersikap arogan atau tidak menghormati orang lain. Menurut profesor komunikasi Dawn O. Braithwaite, "Komunikasi bukan hanya tentang mengirim dan menerima pesan, tetapi juga fondasi hubungan sosial dan pembentukan identitas."














































