Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jangan Salah Kaprah! Ternyata Ada 4 Tipe Introvert, Kamu yang Mana?

Shandrina Shira - wolipop
Selasa, 27 Jan 2026 05:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Evil bookworm hiding behind a top of books - ilustrasi introvert
Foto: Getty Images/iStockphoto/Kosamtu
Jakarta -

Kepribadian introvert kerap disederhanakan sebagai sosok pendiam, pemalu, dan lebih nyaman menyendiri. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Setiap introvert memiliki cara berbeda dalam berinteraksi, berpikir, serta mengelola energi sosialnya.

Mengutip Verywell Mind, kepribadian introvert terbagi menjadi empat tipe. Meski seseorang bisa memiliki beberapa ciri sekaligus, tipe introvert ditentukan oleh karakter yang paling dominan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut empat tipe introvert yang perlu kamu ketahui:

1. Introvert Sosial

ADVERTISEMENT

Introvert sosial lebih menyukai waktu sendiri, tetapi tidak sepenuhnya menolak pertemuan besar. Individu dengan kepribadian ini merasa lebih nyaman dalam kelompok kecil dan membutuhkan waktu tambahan untuk memulihkan energi setelah berada di lingkungan ramai.

"Orang yang cenderung introvert sosial biasanya berkomunikasi dengan gaya yang halus, tenang, dan langsung," ujar terapis holistik Jenny Flora Wells, MSW, LSW, dikutip dari Verywell Mind.

Ciri introvert sosial antara lain:

- Menyukai kelompok kecil

- Selektif dalam bersosialisasi

- Membutuhkan waktu sendiri setelah berinteraksi

- Lebih memilih percakapan bermakna dibanding basa-basi.

Mereka cenderung reflektif, empatik, dan menjadi pendengar yang baik. Tak jarang, introvert sosial justru mampu menjadi pemimpin yang dapat diandalkan, meski sering disalahpahami sebagai pemalu atau antisosial.

Introvert Cemas

Wanita Introvert

Foto: Getty Images/iStockphoto/Anastasiia Makarevich

Apakah kamu sering merasa lelah dan cemas saat berada di lingkungan sosial? Bisa jadi ini tipe introvert yang kamu miliki. Introvert cemas umumnya merasa tidak nyaman dan kurang percaya diri dalam interaksi sosial karena takut melakukan kesalahan atau dinilai orang lain.

Tipe ini ditandai dengan rasa gugup saat bersosialisasi, kecenderungan merenungkan percakapan yang telah berlalu, kekhawatiran berlebih terhadap interaksi mendatang, serta kesulitan memulai percakapan.

Meski kerap menghindari situasi sosial, introvert cemas bukan berarti tidak mampu bersosialisasi. Psikolog klinis Lilit Ayrapetyan, PsyD, menyarankan agar mereka berlatih dan mempersiapkan diri.

"Ini bisa mencakup berlatih percakapan, merencanakan topik obrolan, atau menetapkan batasan pribadi terkait durasi kehadiran di acara sosial," ujarnya.

Fokus pada kemampuan mendengarkan, menerapkan teknik relaksasi, serta meluangkan waktu untuk diri sendiri setelah bersosialisasi juga dapat membantu mengurangi tekanan tipe introvert ini.

Introvert Berpikir

depressed Asian woman in deep many thoughts, having problem with over thinking

Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

Introvert berpikir memiliki imajinasi tinggi dan kerap tenggelam dalam pikirannya sendiri. Mereka cenderung introspektif, kreatif, dan analitis.

"Introvert berpikir adalah individu analitis dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta empati terhadap orang lain," jelas Jenny Flora Wells, MSW, LSW, ACSW.

Tipe ini juga dikaitkan dengan struktur otak. Penelitian dari Journal of Neuroscience menemukan bahwa introvert memiliki materi abu-abu yang lebih besar dan tebal di korteks prefrontal. Hal ini membuat mereka cenderung mempertimbangkan banyak aspek sebelum mengambil keputusan.

Ciri khas introvert berpikir meliputi kemampuan analisis mendalam, pemecahan masalah yang baik, serta perhatian tinggi terhadap detail. Namun, kecenderungan berpikir berlebihan terkadang dapat memicu keraguan dan kecemasan. Dalam situasi sosial, mereka biasanya terlihat pendiam di awal, tetapi akan lebih terbuka setelah merasa nyaman.

Introvert Terkendali

chinese female students in the library, reading a person alone

Foto: Getty Images/visionchina

Introvert terkendali dikenal sebagai tipe yang paling berhati-hati dan pendiam. Mereka cenderung menahan diri dalam situasi sosial dan baru berinteraksi setelah merasa aman. Meski demikian, mereka tetap bersikap ramah ketika sudah mengenal orang lain.

Dalam lingkungan sosial, introvert terkendali biasanya mengamati situasi terlebih dahulu sebelum ikut berpartisipasi. Ciri khas tipe ini meliputi:

- Kehati-hatian dalam mengambil keputusan

- Kebiasaan berpikir sebelum bertindak

- Kesulitan beradaptasi dengan cepat

- Cenderung menghindari kegiatan mendadak.

Karena sifat tersebut, mereka kerap disalahartikan sebagai pribadi yang tidak ramah atau tidak tertarik.

Meski seseorang dapat memiliki seluruh ciri di atas, penentuan tipe introvert didasarkan pada karakter yang paling dominan. Menjadi introvert bukanlah sebuah kelemahan, selama mampu memahami dan mengelola kepribadian dengan tepat.

Lalu, kamu termasuk tipe introvert yang mana?

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads