Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Terlihat Romantis Tapi Manipulatif, Begini Ciri-Ciri Pasangan Love Bombing

Shandrina Shira - wolipop
Selasa, 11 Nov 2025 10:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Drama Korea Would You Marry Me
Foto: dok. SBS
Jakarta -

Banyak orang berusaha keras untuk mendapatkan hati orang yang mereka sukai. Di awal pendekatan atau masa pacaran, biasanya seseorang akan melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian gebetannya.

Rasanya sangat menyenangkan jika calon pasangan terlihat dermawan, selalu memberi kabar, dan menunjukkan perhatian penuh. Namun, jangan mudah terpengaruh oleh sikap manis tersebut, karena bisa jadi itu merupakan tanda awal dari love bombing. Lalu, apa sebenarnya love bombing itu dan bagaimana cara mengenalinya?

Love bombing adalah cara seseorang menunjukkan perhatian dan kasih sayang yang berlebihan dengan tujuan membuat pasangannya bergantung secara emosional dan sosial. Dikutip dari Verywell Health, istilah ini muncul pada tahun 1970-an untuk menggambarkan teknik manipulatif yang digunakan oleh anggota sekte dalam merekrut anggota baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Issues in Mental Health Nursing, perilaku love bombing umumnya dilakukan oleh seseorang dengan NPD (Narcissistic Personality Disorder) atau sosiopat sebagai cara untuk mengendalikan orang lain.

Walaupun di awal hubungan perhatian dan usaha pasangan sering kali dianggap sebagai bukti cinta dan keseriusan, jika dilakukan secara berlebihan, hal itu bisa menjadi tanda bahwa pasanganmu hanya melakukan love bombing. Semua perhatian tersebut mungkin hanya sementara untuk membuatmu bergantung padanya. Maka dari itu, kenali tanda-tandanya sejak awal.

Tanda Pasangan atau Calon Pasanganmu Melakukan Love Bombing

Ciri-Ciri Pasangan Love Bombing

cinta dari drama korea

Foto: dok. SBS

1. Memberi Banyak Hadiah
Ia tidak melakukan sesuatu setengah-setengah. Di awal hubungan, ia suka memberi hadiah berlebihan, bahkan barang yang harganya sangat mahal sekalipun. Jika seseorang yang baru kamu kenal menawarkan untuk membelikan ponsel atau membayar apartemenmu, sebaiknya berhati-hati. Ini biasanya bukan bentuk kasih sayang yang tulus, melainkan cara untuk membuatmu terpikat. Di akhir nanti, ia mungkin akan mengungkit semua pemberian dan perjuangan yang telah dilakukan untukmu.

2. Memuji Kapan Pun dan di Mana Pun
Ia terus-menerus memujimu, meyakinkanmu dengan segala cara, dan mencoba meluluhkan hatimu, padahal kalian belum lama mengenal. Ucapannya seperti "hidupku tak berarti tanpamu" atau "kamu segalanya bagiku" memang terdengar romantis, tetapi bisa menjadi bentuk manipulasi untuk membuatmu bergantung padanya.

3. Selalu Setuju dengan Ucapanmu
Ia berusaha menunjukkan bahwa dirinya pasangan yang sempurna. Ia selalu setuju denganmu, entah kamu benar atau salah. Hati-hati jika calon pasanganmu seperti ini. Sekilas terlihat mendukungmu sepenuhnya, padahal bisa jadi ini hanya cara untuk membangun citra dirinya agar kamu semakin bergantung padanya.

Ciri-Ciri Pasangan Love Bombing

Asian couple are quarreling at home

Foto: Getty Images/iStockphoto/xijian

4. Menunjukkan Kasih Sayang Berlebihan
Ia terlalu cepat menunjukkan cinta dan kasih sayang di awal hubungan. Biasanya ia memanggilmu dengan sebutan seperti "belahan jiwaku", "duniaku", atau "hidup dan matiku". Kata-kata romantis tersebut mungkin terdengar manis, tetapi jika diucapkan ketika kalian baru saling mengenal, besar kemungkinan itu hanyalah rayuan manipulatif.

5. Menuntut Perhatian Sepenuhnya
Wajar jika di awal pacaran ingin menghabiskan banyak waktu bersama. Namun, jika ia terus menuntut perhatian hingga kamu kehilangan waktu untuk diri sendiri, teman, atau keluarga, itu tanda hubunganmu tidak sehat. Ia mungkin ingin menjauhkanmu dari orang-orang terdekat agar bisa mengendalikanmu sepenuhnya.

6. Terlalu Sering Menghubungi Tanpa Batas Waktu
Komunikasi memang kunci utama dalam hubungan, tetapi komunikasi yang baik bukanlah yang paling sering, melainkan yang efektif dan nyaman bagi kedua belah pihak. Jika ia terus menghubungimu lewat pesan atau telepon hingga mengganggu fokus dan kenyamananmu, itu bisa menjadi tanda hubungan yang tidak sehat.

Ciri-Ciri Pasangan Love Bombing

Loving young husband hold crying wife hand showing empathy and support, millennial couple sit on couch at home reconcile after fight, caring man making peace with beloved woman. Relationships concept

Foto: dok. SBS

7. Kesal Saat Kamu Menetapkan Batasan
Dalam hubungan yang sehat, setiap orang berhak memiliki waktu untuk diri sendiri. Namun, jika kamu ingin melakukan hobimu atau fokus pada cita-cita tapi pasangan justru bersikap sensitif dan menuduhmu egois, itu pertanda ia ingin mengontrolmu. Ia bahkan bisa berpura-pura menjadi korban agar kamu merasa bersalah.

8. Berwajah Dua
Ia mudah berubah sikap-baik di depan orang lain, tapi bisa kasar saat hanya berdua denganmu. Ketika keinginannya tidak terpenuhi, ia akan marah dan menjadi sensitif, bahkan memarahi balik.

Hati-hati jika calon pasanganmu menunjukkan tanda-tanda di atas. Bisa jadi semua perhatian dan perjuangan yang terlihat tulus di awal hanyalah bentuk manipulasi untuk mengendalikan dan membuatmu bergantung secara emosional.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads