6 Tren Hubungan Percintaan 2025, 'Datecation' hingga 'Growth-Checking'
Memasuki tahun 2025, pola kencan menunjukkan pergeseran signifikan yang mencerminkan perubahan nilai dan prioritas dalam menjalin hubungan. Menurut Jessica Alderson, pakar hubungan sekaligus pendiri alikasi kencan So Syncd, masyarakat kini mulai meninggalkan aplikasi kencan dan memilih kembali ke cara tradisional dengan bertemu tambatan hati secara langsung.
Jessica membagikan prediksinya tentang tren kencan 2025 dan istilah baru dalam dunia kencan. Berikut adalah enam tren utama yang diprediksi akan mendominasi dunia kencan di tahun 2025:
1. Kencan Tradisional
Jessica mengungkapkan bahwa ada peningkatan dalam jumlah orang yang lebih memilih bertemu pasangan secara langsung dibandingkan melalui aplikasi kencan. Acara seperti makan malam bersama orang asing atau klub khusus para lajang mulai populer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aplikasi kencan tetap memiliki tempat di dunia modern, tetapi daya tariknya mulai memudar. Kini, pengguna menemukan keseimbangan untuk memanfaatkan aplikasi tersebut secara efektif bersamaan dengan metode tradisional," ujar Jessica.
2. Kesamaan Pandangan Politik
Kesamaan pandangan politik atau disebut sebagai 'poli-pairing' menjadi salah satu prioritas baru dalam memilih pasangan. Menurut Jessica, ini merupakan dampak dari polarisasi politik yang semakin tajam.
"Di tahun 2025, lebih banyak orang akan mencari pasangan yang sejalan dengan keyakinan politik mereka. Ini membantu mengungkapkan kesesuaian nilai lebih awal dalam proses kencan," jelasnya.
Ilustrasi Kencan Pertama Foto: Dok. Shutterstock |
3. 'Datecation'
Konsep datecation' atau jeda dari aktivitas kencan untuk fokus pada pertumbuhan pribadi semakin diminati. Jessica menjelaskan bahwa kesadaran akan pentingnya mencintai diri sendiri sebelum menemukan cinta dari orang lain menjadi semakin kuat.
"Bahkan para pencari cinta sejati menyadari pentingnya meluangkan waktu untuk diri sendiri. Ini adalah investasi jangka panjang yang signifikan dalam perjalanan mencari pasangan yang tepat," tambah Jessica.
4. Prioritas Kualitas daripada Kuantitas
Tren ini menekankan bahwa kencan bukan sekadar banyaknya waktu untuk kencan, namun mereka kini lebih memilih kualitas kebersamaan.
"Lelah dan kewalahan akibat banyaknya jadwal kencan adalah hal yang biasa, tetapi kini orang mulai mengambil tindakan nyata untuk mengatasinya," kata Jessica.
Ia menambahkan, "Di tahun 2025, semakin banyak lajang yang memprioritaskan kualitas hubungan daripada jumlah pertemuan."
5. Cari Usia yang Seimbang
Perbedaan usia besar kini mulai ditinggalkan, digantikan oleh pasangan yang usianya lebih seimbang. "Pasangan dengan usia seimbang cenderung memiliki tujuan, gaya hidup, nilai, dan pengalaman yang lebih serupa, sehingga menciptakan koneksi yang lebih kuat," ungkap Jessica.
6. 'Growth-Checking'
Tren ini menekankan pentingnya memeriksa kesiapan emosional pasangan di tahap awal kencan.
"Banyak lajang yang belajar dari pengalaman buruk dengan mantan yang tidak siap secara emosional. Kini, mereka lebih terbuka membicarakan hal ini sejak awal," kata Jessica.
Ia menekankan bahwa 'growth-checking' bukan tentang kesempurnaan, melainkan kesiapan untuk membangun hubungan yang sehat.
(kik/kik)
Olahraga
Punya Rutinitas Pergi ke Gym? 2 Barang Simpel Bikin Latihan Lebih Nyaman dan Maksimal
Kesehatan
Sering Kurang Sinar Matahari Saat Puasa? Ini Cara Mudah Penuhi Vitamin D3 Harian
Kesehatan
Jangan Sepelekan Kesehatan Anak! Ini Cara Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Probiotik Setiap Hari
Kesehatan
Menu Ramadan Biar Pencernaan Aman! Tambahkan Chia Seed dan Pumpkin Seed, Serat Harian Lebih Terjaga
Ramalan Zodiak Cinta 4 Maret: Cancer Turunkan Ego, Virgo Lebih Bijak
Setop Insecure, Ini Cara Tingkatkan Percaya Diri Tanpa Validasi Orang
Ramalan Zodiak 4 Maret: Capricorn Pekerjaan Lancar, Pisces Lakukan Terobosan
Ramalan Zodiak 4 Maret: Libra Jangan Menyimpang, Sagitarius Pulihkan Kondisi
Ramalan Zodiak 4 Maret: Cancer Dihantui Trauma, Leo Harus Sabar
Geng Artis Bukber Bareng, Gaya Mulan Jameela dan Yuni Shara Curi Atensi
Potret Shalom Razade Ikuti Jejak Wulan Guritno Oplas di Korea, Ini Alasannya
Prilly Latuconsina Kembali Pamer Rambut Baru, Makin Fresh Dengan Pixie Bob
Gaya Bucin Bumil Shenina Cinnamon Dukung Angga Yunanda di Tokyo Marathon












































