ADVERTISEMENT

TikTok Viral Verificator

Kisah Wanita di Sulawesi Viral Gagal Nikah karena Adat Padahal Sudah Tunangan

Gresnia Arela Febriani - wolipop Selasa, 10 Jan 2023 11:30 WIB
Kisah viral di media sosial, gagal menikah karena adat. Foto: Dok. TikTok @me.awa. Kisah viral di media sosial, gagal menikah karena adat. Foto: Dok. TikTok @me.awa.
Mamuju -

Viral di media sosial tentang kisah wanita yang gagal menikah padahal sudah mengadakan acara tunangan, foto prewedding dan melakukan persiapan pernikahan lainnya. Dia tidak bisa lanjut ke pelaminan dengan calon suaminya bukan karena terhalang restu atau kehadiran orang ketiga, melainkan karena adat.

Kisah tersebut viral setelah diunggah oleh Marwana Nareswari, lewat akun TikTok @me.awa. Ia mengunggah momen foto prewedding dengan calon suami dan memperlihatkan persiapan menuju hari-H pernikahan.

"Gagal nikah karena orang ketiga ❌
karena orang tua ❌
karena adat ✅💯," tulis Marwana Nareswari.

Dalam unggahannya Marwana Nareswaris mengaku sudah menggelar pertunangan, prewedding, menyiapkan berkas-berkas untuk mendaftar ke KUA hingga memesan fotografer dan makeup artist. Namun takdir berkata lain, dia dan calon suaminya mengaku mendapat ujian berat menjelang pernikahan mereka.

"Ketika adat mengalahkan agama❗️ #fyp #sulawesi," tulis keterangan video Marwana.

@me.awa Ketika adat mengalahkan agama❗️ #fyp #sulawesi ♬ suara asli - Titomunandar

Konfirmasi Wolipop

Wolipop sudah mewawancarai Marwana Nareswari atau akrab disapa Awa, yang mengunggah video ke TikTok soal kisahnya gagal menikah. Wanita yang tinggal di Mamuju, Sulawesi Barat ini menceritakan kisah di balik unggahannya.

"Saya menceritakan tentang pernikahan yang tertunda karena adat. Yaitu adat sulawesi. Awal ceritanya, kita berdua kenal awal April 2021, saat saya pelatihan sepakbola di kota Kediri, lalu memutuskan untuk menuju ke jenjang lebih serius," ungkap Awa kepada Wolipop lewat pesan singkat.

Awa menuturkan pada Mei 2022, ia dan pasangannya memutuskan untuk bertunangan. Setelah pertunangan itu lah drama terjadi dalam kehidupan percintaannya dengan sang calon suami.

"Di sini lah awal cerita, adat istiadat itu di mulai. Cowok ku datang ke Sulawesi didampingi ayahnya dan menentukan tanggal dan bulan pernikahan, tapi karena aku darah Sulawesi, keluargaku memberikan mahar Rp 75 juta untuk pernikahan kami di bulan 9 September nanti," kata Awa.

Rupanya angka mahar Rp 75 juta itu membuat keluarga calon suami Awa terkejut. Sebab keluarga calon suami Awa berasal dari Jawa, dan angka mahar tersebut dianggap sangat besar. Calon mertuanya menganggap mahar RP 5 juta sudah cukup untuk acara pernikahan. Namun tidak di Sulawesi.

"Adat lebih di junjung tinggi. Akhirnya keluarga calonku mengiyakan mahar Rp 75 juta yang disebut panaik. Kita paten nikahnya bulan 9 September 2022. Setelah acara tunangan calonku dan ayahnya pulang ke Jawa, aku nyusul ke Jawa. Mendekati bulan September tidak juga ada kabar baik tentang pernikahan kami, sampai bulan November 2022 aku duluan balik ke Sulawesi," ucapnya sedih.


Awa mengungkapkan kisahnya gagal nikah karena adat. Klik halaman selanjutnya!

Selanjutnya
Halaman
1 2