ADVERTISEMENT

Ini Waktu Paling Ideal Punya Pacar Baru Setelah Putus Cinta Menurut Survei

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Minggu, 09 Okt 2022 18:30 WIB
Young woman after hard break-up Ilustrasi wanita patah hati. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Lima bulan merupakan waktu yang paling ideal bagi seseorang untuk memulai hubungan asmara lagi setelah putus cinta. Hal itu terungkap lewat survei yang dilakukan baru-baru ini.

Survei yang diadakan OnePoll terhadap 2.000 responden mengungkap ada beberapa cara yang biasa dilakukan para 'korban putus cinta' untuk menyembuhkan patah hatinya. Ada 24 persen responden pria dan wanita memilih untuk menghibur diri di klub atau restoran sampai malam.

Ada pula yang lebih suka menyantap makanan enak, nonton komedi romantis atau film sedih, atau olahraga.

Sementara 4 dari 10 orang curhat ke teman untuk mendapatkan saran maupun nasihat. Sedangkan seperempat responden lebih nyaman membicarakannya dengan keluarga.

Beda generasi, beda pula cara mereka untuk move on. Responden berusia 25 hingga 34 tahun mengaku akan mencari bantuan konsultan atau terapis percintaan untuk mengatasi patah hati. Sementara generasi yang lebih tua, usia 55 hingga 64 tahun, lebih nyaman bercerita pada keluarga.

Dari berbagai cara untuk move on, mendengarkan musik menjadi cara paling populer mengatasi patah hati. Terutama bagi mereka yang sudah membina hubungan jangka panjang.

Lagu-lagu ballad seperti 'Back to Black' milik Amy Winehouse, '"I Will Always Love You' dari Whitney Houston dan 'Someone Like You' milik Adele jadi daftar lagu patah hati terpopuler. Tapi ada pula yang memilih lagu bertempo cepat dan bernada gembira serta bersemangat untuk membantu mereka mengobati patah hati.

Beberapa di antara lagu yang penuh semangat, ada 'I Will Survive' dari Gloria Gaynor, 'We Are Never Getting Back Together' ciptaan Taylor Swift dan 'Survivor' yang dipopulerkan Destiny's Child.



Simak Video "Miss Universe Internasional Beri Lisensi ke Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)
Adu Perspektif
×
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali Selengkapnya