ADVERTISEMENT

Perang Pecah, Wanita Ukraina Dibanjiri Chat Tinder Diduga Dari Tentara Rusia

Hestianingsih - wolipop Kamis, 24 Feb 2022 18:33 WIB
Berkencan Lewat Tinder: Kala Perempuan Pakistan Menghalau Tabu Ilustrasi aplikasi kencan Tinder. Foto: DW (SoftNews)
Jakarta -

Perang pecah antara Rusia dan Ukraina. Pada Kamis (24/02/2022), Rusia resmi invasi ke Ukraina yang ditandai dengan terdengarnya rentetan ledakan di Ibu Kota Kiev.

Kala hubungan dua negara yang bertikai tersebut semakin panas, terjadi fenomena unik di aplikasi jodoh Tinder. Dilaporkan bahwa sejumlah pria diduga tentara Rusia bermain Tinder untuk berkencan dengan wanita Ukraina.

Seperti dilaporkan Mirror, para wanita di Kharkiv -kota yang jadi target pertama serangan Rusia- mengaku dibanjiri pesan teks lewat fitur chat Tinder. Rata-rata mereka menerima ajakan chatting dari tentara Rusia.

The Sun melaporkan ada lusinan pria Rusia bernama Andrei, Alexander, Gregory dan Michail menampilkan profil mereka di Tinder. Salah satu pengguna aplikasi tersebut, wanita Ukraina bernama Dasha Synelnikova, mengatakan dapat banyak 'match' dari tentara Rusia begitu mengubah lokasinya ke Kharkiv.

Wanita 33 tahun ini sebenarnya tinggal di Kota Kyiv tapi begitu dia mengganti lokasi ke kota di bagian timur Ukraina tersebut, dia mendapati banyak foto tentara berpose 'tangguh dan kalem'. Salah satunya pria berotot yang berpose di tempat tidur sambil memegang pistol.

"Pria satunya lagi berseragam tempur Rusia lengkap dan sisanya hanya memamerkan foto mengenakan rompi ketat motif garis," tutur Dasha.

"Saya tidak tertarik pada mereka dan tidak pernah berpikir untuk menjalin hubungan dengan pihak musuh. Saya langsung swipe kiri dan menolak mereka, ada banyak juga profil yang bikin penasaran dan akhirnya kami berkirim pesan," tambahnya.

Namun meskipun telah berkirim pesan, niatan Dasha hanyalah untuk mengetahui intensi mereka berhubungan dengannya lewat Tinder.



Simak Video "Presiden Ukraina Dinobatkan Sebagai 'Person of the Year' Versi TIME"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)
Live Breaking News
×
Update Bom Astana Anyar
Update Bom Astana Anyar Selengkapnya