Menurut Survei, Pria Lebih Mudah Memaafkan Pacar Selingkuh Ketimbang Wanita

Hestianingsih - wolipop Senin, 12 Apr 2021 21:45 WIB
ilustrasi pasangan selingkuh Ilustrasi pasangan selingkuh. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Pria dan wanita punya cara berbeda dalam menyikapi perselingkuhan. Sebuah survei menunjukkan bahwa pria lebih bisa memaafkan pasangannya yang selingkuh ketimbang wanita.

Survei yang dilakukan Ashley Madison, sebuah situs kencan online, terhadap 3.000 anggotanya menemukan 85 persen wanita dimaafkan kekasihnya setelah berselingkuh. Sedangkan pria hanya 80 persen.

Ketika mendapat kuesioner yang menanyakan apakah responden akan memaafkan kekasihnya yang selingkuh, 86 persen persen menjawab 'ya'. Sementara jawaban 'ya' hanya datang dari 82 persen wanita.

Psikoterapis Lucy Beresford mengatakan hal ini terjadi karena ada perbedaan persepsi antara pria dan wanita tentang perselingkuhan. Saat pasangannya selingkuh, pria lebih fokus pada aspek fisik, sementara wanita cenderung ke sisi emosional.

"Ketika dihadapkan dengan ide tentang selingkuh, pria lebih concern pada apa yang terjadi secara fisik. Di sisi lain, wanita lebih mementingkan efeknya pada hati atau perasaan," jelas Lucy seperti dikutip dari Daily Star.

Lucy kembali menerangkan bahwa pria cenderung lebih bisa memaafkan kekasihnya yang selingkuh selama tidak ada hubungan seksual.

Wanita sebaliknya, akan lebih sulit menerima, jika tahu pasangannya menyukai atau mencintai wanita lain bahkan ketika belum melibatkan kontak fisik. Istilah populernya, selingkuh hati.

(hst/hst)