5 Mitos Seputar Valentine's Day, Benar Atau Salah?
Valentine's Day menjadi momen yang ditunggu banyak pasangan. Tak sedikit yang memanfaatkannya untuk saling menunjukkan kasih sayang sekaligus meluangkan waktu berkualitas. Meski dirayakan sebagai hari yang romantis, banyak mitos seputar hari kasih sayang yang bikin orang jadi anti. Pakar cinta Louane Ward pun mengungkap fakta di balik mitos-mitos itu sekaligus hasil survei terkait Valentine's Day.
1. Banyak Pasangan Putus di Hari Valentine - BENAR
Beberapa orang memilih untuk tidak merayakan Valentine's Day karena takut justru bikin putus. Banyak pasangan berpisah di sebelum, saat, atau setelah Hari Valentine memang menjadi salah satu mitos yang ternyata dibenarkan pakar. Apa alasannya?
"Berpindah dari musim liburan (Natal dan tahun baru) bisa membawa ketegangan dan masalah, ketika dibiarkan tidak terselesaikan saat tahun baru, itu bisa meningkatkan keinginan untuk putus sebelum musim cinta (Valentine) memuncak," kata Louane Ward dilansir Dailymail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain karena pertengkaran yang memuncak, beberapa orang juga menjadikan bulan cinta tersebut sebagai momen untuk merefleksikan hubungan. Berdasarkan hasil survei, 50% wanita berpikir untuk putus ketika menyadari pasangannya kurang romantis karena gagal mengekspresikan cinta di Valentine's Day.
2. Pria Tidak Lebih Romantis dari Wanita - SALAH
Banyak wanita kecewa ketika pria kurang bisa mengekspresikan rasa cinta baik di Hari Valentine atau bukan. Karena itu, menurut survei kebanyakan wanita merasa diri mereka lebih romantis dari pria. Tapi jika dibilang pria memang kurang romantis dari wanita hal itu juga belum tentu benar.
Hal tersebut dikarenakan pria dan wanita memandang cinta dengan cara yang berbeda dan pria bisa jadi lebih romantis dalam beberapa hal. Misalnya saat mereka lebih sering mengatakan 'I Love You' terlebih dahulu. Itu terjadi karena pria lebih menggunakan visual dan lebih cepat jatuh cinta sedangkan wanita lebih memilih dalam mencari pasangan.
3. Pria Hanya Ingin Bermesraan - SALAH
Saat Valentine's Day, kemesraan menjadi salah satu bagian yang dinanti. Tapi jika dibilang pria hanya mengincarnya di hari kasih sayang, itu juga tidak sepenuhnya benar. Menurut survei, kedua belah pihak setuju bahwa kasih sayang dan seks penting dirayakan dalam momen itu.
4. Beli Kado Valentine untuk Menunjukkan Cinta - SALAH
Mitos Valentine's Day lain yang juga tidak benar adalah kamu harus beli kado untuk menunjukkan kasih sayang. Berdasarkan survei, 63% pria dan wanita sebenarnya lebih senang dihujani dengan kata-kata cinta dari pada hadiah. Tapi tentunya sebuah pemberian apalagi yang berkesan dan spesial akan diapresiasi. Menghabiskan waktu bersama, saling menolong, dan membuatkan makanan dinilai lebih romantis daripada kado berbungkus.
5. Mawar Merah Bunga Paling Romantis- SALAH
Mawar merah menjadi salah satu simbol cinta yang sering diandalkan saat Valentine's Day. Meski memang pilihan yang aman, mawar merah bukan pilihan pertama bagi banyak wanita. Menurut survei, empat dari lima wanita lebih memilih bunga favorit mereka daripada mawar merah untuk dihadiahkan di Hari Valentine.
Perawatan dan Kecantikan
Solusi Rambut Rusak Akibat Styling? Andalkan Duo Haircare Jepang Ini!
Home & Living
Ibadah di Tengah Hari yang Sibuk? Mukena & Sajadah Nyaman Itu Penting
Pakaian Wanita
Datang Ke Kondangan Jadi Pusat Perhatian! Cukup Kebaya Mewah & Tas Kecil Ini
Elektronik & Gadget
Basesus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade 2025, Headphone Serba Bisa dengan Bass Nendang & Baterai Tahan Lama!
Ramalan Shio 2026
Ramalan Shio Ular 2026: Rezeki Melimpah, Asmara Kurang Stabil
Ramalan Zodiak Cinta 21 Januari: Pisces Minim Cekcok, Leo Ekstra Sabar
Tren Kencan di 2026, Muncul Istilah Clear Coding hingga Friendfluence
Ramalan Zodiak 21 Januari: Cancer Hemat, Leo Jangan Boros
Ramalan Zodiak 21 Januari: Aries Jangan Putus Asa, Taurus Cegah Pemborosan
Gaya Aghniny Haque Liburan ke Semarang, Pamer Punggung Pakai Dress Kuning
Gaya Couple Irish Bella & Haldy Sabri di Lamaran Adik, Kompak Bareng 4 Anak
7 Potret Lamaran El Rumi dan Syifa Hadju, Kental Nuansa Romantis dan Hangat
Hadiri Lamaran Syifa Hadju & El Rumi, Geng Mamayu Kompak Berbusana Senada











































